«

»

Diskriminasi Tingkat RT (Rukun Tetangga)


Share on Twitter

Saat diadakanya program E-KTP di Solo, ada satu keluarga atau lebih tepatnya keluarga dari istri saya tidak dapat undangan dari pemerintah untuk ikut melaksanakan program E-KTP.┬áSetelah saya kroscek ke kelurahannya dan saya tanyakan, pihak kelurahan mengatakan demikian “Mungkin keluarga ini tidak tinggal menetap, jadi tidak tercatat oleh ketua RT anda” lalu istri saya menjawab. “Kami sudah tinggal di situ 25 tahun Pak dan rumah Ketua RT saya bersebelahan dengan rumah kami.” Ada keganjilan di tingkat RT. soalnya yg tidak dapat undangan di daerah (di wilayah RT tsb) hanya keluarga dari istri saya.Meskipun hanya tingkat RT. tetapi ini sangat meresahkan. Saya kira ada permasalahan pribadi antara ketua RT tersebut dengan keluarga istri saya. Dan ini SANGAT TIDAK BENAR…!!

*[Sudah dilaporkan ke pihak terkait pada (03-02-2012)]

*[Sudah ditanggapi oleh pihak terkait pada (3-02-2012)]

Share on Twitter

No related posts.

5 comments

  1. Fahruddin Eka Cahyana, S.Sos says:

    Terima kasih atas masukan..akan kami teruskan keluhan ini akan lebih baik jika dilengkap dengan rt, rw dan kelurahan mana, dan ada masalah seperti cukup datang kecematan dan membuat pernyatakan bukti domosili dengan diketahui saksi.. terima kasih.

    Fahruddin Eka Cahyana S,Sos.
    Kasi sistem TI Dispendukcapi Kota Surakarta

  2. ewin says:

    hal yang mengkecewakan bagi warga 8 ilir lrng bintara kelurahana 8 ilir palembang 30114 , warga di paksa membayar dlm pengambilan E-ktp oleh RT mereka ,padahal.. gratis…

    kronologi nya : ketika papn pengumumn d pasang, bahwa warga nya di suruh mngambil e-ktp..berbondong bondong kmai mau menuju kesana …anehnya ?? semua e-ktp warga bintara rt.16 palembang, sudah ada d tangan bu RT/pak rt …dgn mewajibkan membayar uang ,krn lewat jalur belakang ada juga yang mau dgn mmbayar supya tdk antri…itupula yg mjd alasan bagi RT.. ada juga yg tidak mau/keberatan, karna Ragu dan ketakutan krn dlm pengambilan E-ktp HARUS CAP JARI lagi…waraga tkut jika d salah kan Arti ,,takutnya bgtu mgambil warga akan d suruh mengecap JARI kembali….??? ….kan itu SUATU AKAL AKAL an ­čÖé …. yang lucunya lagi KOK BISA BAGIAN LURAH MMBERIKAN SEMBARANGAN E_KTP TANPA CAP JARI LAGI…E-ktp Indonesia ,d jakarta laku loh d jual … 1 smpai dengan 2 juta dn bisa d bawa luar ngeri…MOHON DI USUT TUNTAS !!!!!….

  3. nani says:

    hal yang mengkecewakan bagi warga 8 ilir lrng bintara kelurahana 8 ilir palembang 30114 , warga di paksa membayar dlm pengambilan E-ktp oleh RT mereka ,padahal.. gratis…

  4. Busron Musthofa says:

    Wah, sy ketinggalan buat e-ktp, ditolak pula repooot. Maslahnya begini:
    Datangi tempat e-ktp di data (kecamatan) ternyata tidak dilayani.
    (Selasa, 14 Agustus 2012).
    wah, pemerintah (Kecamatan) Gunungjati Kabupaten Cirebon pelayanannya tidak beres, pasalnya saya sudah sungguh-sungguh ingin buat ktp tidak bisa dilayani dengan baik, yang katanya tidak mempersulit warga, ternyata masih dipersulit juga, padahal saya sudah bawa kartu keluarga (KK). KK saya tidak ada batas berlakunya, (di keluarkan tahun 2007) yang artinya masa berlaku KK masih bisa digunakan. Tetapi pihak kantor kecamatan menolak untuk mendata ktp saya, alasannya KK nya harus diperbarui. Hal ini akan menjadi lama lagi untuk membuat e-ktp, karena harus buat dulu KK yang baru.
    Saya mengadukan kepada pemerintah agar :
    1. Jangan mempersulit warga/masyarakat agar e-ktp berjalan lancar dan cepat.
    2. Mohon masalah ini ditanggapi dengan sungguh-sungguh, karena pemerintah harusnya melayani masyarakat, bukan untuk dilayani.
    3. Terima kasih atas tanggapannya.

  5. meidy marwan says:

    kami atas nama masyarakat khususnya wilayah desa karang manik kecamatan belitang II, oku timur, sumsel, mengadukan bahwa pada e-ktp kami banyak terjadi kesalahan cetak antara lain : kesalahan ejaan/ penulisan nama, kesalahan penulisan tgl lahir ataupun tempat lahir, padahal awal pendataannya menyalin/berdasarkan ktp/kk yang terdahulu.
    tentunya dengan adanya kesalahan-kesalahan itu akan menggangu untuk digunakan sebagai identitas resmi kami. karena begitu banyak e-ktp yang penulisan salah sepertinya ( asumsi ) ada unsur kesengajaan, sebab jika ada warga yang mau merubah dikenakan biaya yang tidak sedikit ( baru sekedar rumor/infomasi ). mohon kepada pihak yang berwenang dalam hal ini menyelidiki dan memberi solusi tentang banyaknya cetakan identitas yang salah. di wilayah kami, kemungkinan dan dikwatirkan adanya konspirasi non legal dimulai dengan di adakan e-ktp tersebut. untuk membuktikan pengaduan ini silakan di tinjau langsung door to door khususnya di wilayah kami…

Leave a Reply