«

»

Pungutan Liar Saat Perpanjang KTP


Share on Twitter

Untuk perpanjangan kartu tanda penduduk (KTP) di Salo, Jakarta Barat, diinfokan tidak ada pembayaran yang artinya gratis. Tapi kenyataanya, oknum-oknum atau petugas pemerintah disana meminta bayaran sebesar Rp. 10 ribu kepada saya. Alasannya, uang itu digunakan agar bisa diurus dan dipercepat pembuatan KTP-nya.

Penarikan uang tersebut membuat saya kecewa. Meski tidak dalam jumlah yang besar, ini sama saja membohongi masyarakat dan bisa saja mengurangi minat masyarakat untuk memperpanjang masa KTP mereka. Saya mohon agar benar-benar diterapkan sesuai dengan peraturan yang ada agar tidak meresahkan berbagai pihak khususnya masyarakat itu sendiri.

*[Sudah dilaporkan ke pihak terkait pada 7 Februari 2012]

Share on Twitter

Pengaduan Terkait:

  1. Pungutan Liar Polisi Lalu Lintas

2 comments

  1. Salim Tora Megananda says:

    Pada tanggal 5 November 2012 saya mengurus kepindahan KTP & KK dari Bekasi ke Kebon Bawang Tanjung Priok Jakarta Utara bersama putra saya karena dia sdh berusia 17 thn, setelah melengkapi persyaratan yang ada saya mendatangi kelurahan Kebon Bawang setempat setelah menunggu proses yg cukup lama lebih kurang 2 jam saya di suruh ke kecamatan setempat bagian kependudukan disana setelah di buatkan surat pendaftaran calon penduduk di kenakan biaya sukarela kata petugas terkait tanpa menyebutkan biaya resminya saya berikan biaya saat itu sebesar Rp. 10.000,- setelah itu saya kembali lagi ke Kelurahan.
    Dari kelurahan saya menunggu proses lagi sekitar 1,5 jam setelah itu keluar surat calon penduduk dan saya diminta kembali paling cepat setelah satu bulan sejak tanggal 5 November 2012 untuk foto, sidik jari dan lainnya.
    Satu bulan lebih kemudian pada tanggal 10 Desember 2012 saya kembali ke kelurahan kebon bawang tanjung priok bersama anak saya oleh petugas disana katanya saya harus daftar dulu untuk di proses dan disuruh kembali lagi hari senin berikutnya pada tgl 17 Desember 2012 untuk foto, sidik jari dan lainnya.
    Pada hari senin tgl 17 Desember 2012 saya kembali bersama anak saya dan disana kami di foto dan diambil sidik jari saja setelah itu saya diminta biaya administrasinya katanya biayanya sebesar Rp. 15.000,- dan ikhlas saya berikan Rp. 50.000,- katanya besok saya tinggal mengambil KTP nya saja tanpa membayar lagi.
    Sempat saya tanyakan bagaimana mengenai kartu keluarga (KK) dan e-ktp nya apakah itu sudah sekalian di proses tapi rupanya belum menurut petugas terkait KK nya di urus lagi setelah KTPnya jadi dan untuk e-ktpnya juga begitu lebih kurang setelah lewat satu bulan e-ktp nya baru bisa di buat.
    Besoknya pada tanggal 18 Desember 2012 saya suruh anak saya karena saya tidak bisa banyak minta izin dari tempat saya bekerja untuk mengambil KTPnya yang sudah jadi ternyata menurut anak saya dia dikenakan biaya lagi sebesar Rp. 35.000,-
    Saya dan anak saya terpaksa banyak izin dan mengeluarkan biaya yg tidak jelas untuk mengurus KTP ini belum lagi nanti untuk mengurus KK dan E-KTP nya.
    Apakah memang butuh waktu yg lama dan sesulit itu serta biaya yg tidak jelas sementara saya hanya pegawai swasta biasa yang tidak dapat izin sesukanya ………..????????

  2. Salim Tora Megananda says:

    Nama : Salim Tora Megananda
    Alamat : Swasembada Barat XIV no.65 Rt.007/014 Kel. Kebon Bawang Kec. Tanjung Priok Jakarta Utara

    Pada tanggal 5 November 2012 saya mengurus kepindahan KTP & KK dari Bekasi ke Kebon Bawang Tanjung Priok Jakarta Utara bersama putra saya karena dia sdh berusia 17 thn, setelah melengkapi persyaratan yang ada saya mendatangi kelurahan Kebon Bawang setempat setelah menunggu proses yg cukup lama lebih kurang 2 jam saya di suruh ke kecamatan setempat bagian kependudukan disana setelah di buatkan surat pendaftaran calon penduduk di kenakan biaya sukarela kata petugas terkait tanpa menyebutkan biaya resminya saya berikan biaya saat itu sebesar Rp. 10.000,- setelah itu saya kembali lagi ke Kelurahan.
    Dari kelurahan saya menunggu proses lagi sekitar 1,5 jam setelah itu keluar surat calon penduduk dan saya diminta kembali paling cepat setelah satu bulan sejak tanggal 5 November 2012 untuk foto, sidik jari dan lainnya.
    Satu bulan lebih kemudian pada tanggal 10 Desember 2012 saya kembali ke kelurahan kebon bawang tanjung priok bersama anak saya oleh petugas disana katanya saya harus daftar dulu untuk di proses dan disuruh kembali lagi hari senin berikutnya pada tgl 17 Desember 2012 untuk foto, sidik jari dan lainnya.
    Pada hari senin tgl 17 Desember 2012 saya kembali bersama anak saya dan disana kami di foto dan diambil sidik jari saja setelah itu saya diminta biaya administrasinya katanya biayanya sebesar Rp. 15.000,- dan ikhlas saya berikan Rp. 50.000,- katanya besok saya tinggal mengambil KTP nya saja tanpa membayar lagi.
    Sempat saya tanyakan bagaimana mengenai kartu keluarga (KK) dan e-ktp nya apakah itu sudah sekalian di proses tapi rupanya belum menurut petugas terkait KK nya di urus lagi setelah KTPnya jadi dan untuk e-ktpnya juga begitu lebih kurang setelah lewat satu bulan e-ktp nya baru bisa di buat.
    Besoknya pada tanggal 18 Desember 2012 saya suruh anak saya karena saya tidak bisa banyak minta izin dari tempat saya bekerja untuk mengambil KTPnya yang sudah jadi ternyata menurut anak saya dia dikenakan biaya lagi sebesar Rp. 35.000,-
    Saya dan anak saya terpaksa banyak izin dan mengeluarkan biaya yg tidak jelas untuk mengurus KTP ini belum lagi nanti untuk mengurus KK dan E-KTP nya.
    Apakah memang butuh waktu yg lama dan sesulit itu serta biaya yg tidak jelas sementara saya hanya pegawai swasta biasa yang tidak dapat izin sesukanya ………..????????

    Terimakasih Atas Perhatian & Kerjasamanya

Leave a Reply