«

»

Jan
13

Bagasi Hilang Sudah Menjadi Kebiasaan Lion Air


Share on Twitter

Pada tanggal 3 Januari 2012, saya bersama istri terbang dari Surabaya kembali menuju Mataram/Lombok menggunakan Lion Air/Wings Air dengan nomor penerbangan IW 1870 terjadwal pukul 14:45. Saya sudah tiba di airport Surabaya sekitar pukul 13 lebih dan langsung melakukan check-in. Saya membawa dua koper (identik hanya beda warna) dan satu dus. Penerbangan kemudian di-delay dan akhirnya dipanggil boarding pada pukul 13:50 dan pesawat lepas landas hampir pukul 16:00. Setelah tiba sekitar pukul 18:20 waktu setempat ternyata koper di bagasi saya hilang satu. Saya langsung melaporkan ke bagian kehilangan dan langsung dibuatkan laporannya dengan janji akan segera dikabari setelah ditemukan.

Setelah menunggu dua hari tanpa kabar, pada tanggal 5 Januari saya menelepon bagian kehilangan di bandara Lombok dan dijawab sedang diusahakan dan belum ditemukan, bahkan petugas mengatakan mereka masih kesulitan menghubungi pusat Jakarta. Saya langsung berpikiran buruk, apabila mereka kesulitan menghubungi pusat berarti laporan kehilangan saya belum diproses sama sekali.

Keesokan harinya pada tanggal 6 Januari setelah menghubungi kembali bagian kehilangan bandara Lombok tanpa hasil, saya berinisiatif sendiri menelpon ke customer care Lion Air di Jakarta pada nomor (+6221) 633 8345 sesuai yang tertulis di web http://www.lionair.co.id/contact.aspx. Ternyata nomor ini setelah berkali-kali dihubungi tetap tidak ada yang menjawab. Saya kemudian mencoba menghubungi nomor hotline yang juga tertulis di web pada nomor (+6280) 4177 8899 dan diterima oleh Pak Ivan yang mengatakan ini nomor untuk pemesanan tiket. Saya mengatakan nomor customer care tidak bisa dihubungi dan kagetnya Pak Ivan sendiri menyatakan bahwa memang nomor itu tidak pernah bisa dihubungi.

Disini saya sudah mulai kesal dengan pihak Lion Air, buat apa diberikan customer care apabila memang tidak akan diterima? Pak Ivan kemudian dengan baik menawarkan untuk membantu saya menyampaikan keluhan ke bagian customer care. Selanjutnya saya mengirimkan copy laporan kehilangan bagasi melalui fax ke nomor (021) 6386 5171 dan email checkin.tower@lionair.co.id sesuai info yang diberikan Pak Ivan. Pak Ivan juga memberikan nomor alternatif customer care di (021) 7168 8163 yang juga tetap tidak bisa dihubungi. Pada hari itu juga saya mencoba menghubungi Lion Air di Surabaya dan mendapatkan nomor bagian ticketing (021) 868 8526 dan nomor bagian kehilangan (021) 868 85267 di bandara Juanda. Bagian ticketing yang saya coba telpon tidak mau membantu karena bukan bagiannya, sedangkan bagian kehilangan seperti halnya customer care di Jakarta tidak pernah menjawab. Berdasarkan informasi dari teman saya mencoba menghubungi Pak Pipit selaku Kepala Lion Air Distrik Mataram via telpon dan diterima dengan baik. Beliau meminta detil laporan saya dan berjanji akan segera memprosesnya.

Keesokan harinya pada tanggal 7 Januari, saya menghubungi kembali bagian kehilangan di bandara Lombok dan mendapatkan jawaban yang selalu sama: sedang diusahakan. Saya mencoba menghubungi kembali no hp Bapak Pipit dan tidak pernah mau diangkat. Pada tanggal 9 Januari saya mencoba menanyakan kembali sampai sejauh mana sudah dilacak bagasi saya dan petugas yang menerima tiba-tiba beraksi seolah-olah signal telepon tidak bagus dan menutup telpon saya. Selanjutnya saya coba telpon balik beberapa kali dan langsung di-reject. No hp Bapak Pipit juga saya coba hubungi dan tetap tidak mau diangkat.

Akhirnya berdasarkan saran dari teman-teman yang pernah mengalami kehilangan bagasi, pada tanggal 10 Januari saya langsung mendatangi kantor Lion Air di bandara Lombok. Saya kemudian meminta dipertemukan dengan Bapak Pipit, akan tetapi tidak bisa dikarenakan beliau baru saya terbang menuju Jakarta. Saya meminta untuk bertemu dengan wakilnya dan dipertemukan dengan Bapak Agung. Bapak Agung hanya bisa meminta maaf dan meminta waktu untuk tetap melakukan pencarian hingga batas waktunya dua minggu sesuai aturan.

Disini saya hanya heran saja, apakah sedemikian lama dan sulitnya proses pencarian dilakukan? Padahal dengan teknologi yang ada saat ini melalui telepon dan email, jarak bukanlah lagi suatu halangan. Dengan melihat banyaknya laporan kehilangan yang ada di bagian kehilangan bandara Lombok, bagaimanakah sebenarnya kinerja dari penanganan bagasi Lion Air? Di bandara Lombok yang kecil saja sudah sedemikian banyak apalagi di bandara besar seperti di Surabaya dan Jakarta? Selanjutnya bagaimana pelayanan customer care Lion Air yang tidak berani menerima telepon konsumen? Apakah sedemikian banyak komplain mengenai kehilangan bagasi sehingga bagian customer care tidak sanggup menerima komplain lagi?

Isi koper saya mungkin tidak bernilai bagi kebanyakan orang dan saya secara ekonomi masih sanggup untuk membeli lagi semua, akan tetapi didalamnya terdapat barang-barang yang memiliki nilai kenangan bagi saya yang tidak dapat tergantikan dengan uang. Harapan saya pihak manajemen Lion Air bisa lebih memperhatikan dan menemukan bagasi saya yang hilang.

———-

Catatan:
1. Sory semua nomor telpon tidak saya filter karena semuanya merupakan nomor telpon publik yang menurut saya memang perlu diketahui oleh publik.
2. Isi posting ini sama persis dengan di surat pembaca Kompas (http://www1.kompas.com/suratpembaca/read/29219), akan tetapi bukan copy-paste karena saya juga yang memposting di sana. Maksud saya posting disini lagi untuk berbagi dengan sesama rekan Kaskuser, siapa tahu ada yang bisa membantu saya.
3. Bagi yang membutuhkan informasi lebih lanjut seperti bukti pelaporan di bandara dan detil bagasi yang hilang bisa menghubungi saya lebih lanjut.

Terima kasih untuk semuanya

*[Sudah dilaporkan ke pihak terkait pada 7 Februari 2012]

Share on Twitter

No related posts.

30 comments

  1. asdfasdfasdf says:

    Kalau saran saya bos….mari kita kumpulkan orang2 yang sudah pernah kehilangan barang yang disebabkan kecerobohan SINGA BANCI ini, trus kita angkat upadate di forum, blog dan sejenisnya. klo bisa setiap hari dah. Trus kita kumpulkan jaringan terkuat dari masing2 korban…klo ga ada solusi lagi mari kita angkat ke MEJA HIJAU, KUNING, MERAH atau KELABU….Saya dukung ya bos….Semoga SINGA BANCI ITU TAU DIRINYA SIAPA SEBENARNYA DIA……….ASAL JANGAN DULU AMBIL GANTI RUNGI DARI SINGA BANCI ITU, BIAR DIA BUAT PENGAKUAN DI MEDIA DULU…..

    1. DnZ says:

      Manteeep.. ! Seribu JEMPOL untuk anda !

    2. vie says:

      salam kenal semua…pantaskah saya berbagi cerita hidup saya ada kaitannya dengan lion air tapi apa yang saya rasakan sakit….saya memiliki hubungan gelap dengan seseorang yg bekerja di perusahaan lion air dia seorang kepala di bagian cargo daerah surabaya sampai saya harus menahan rasa sakit di perut mengeluarkan hasil hubungan saya denganya,dengan mudah setelah saya turuti kemauanya dia menghilang begitu saja….biarkan waktu berjalan mencoba terima konsikuensi dari apa yg sudah saya pilih karena saya yakin HUKUM ALAM DARI TUHAN masih berlaku….saya tidak punya hak membalas karena saya hanya seorang wanita lemah….terima kasih

    3. M@rtin says:

      saya baru saja kehilangan 2 HP dan 1 set kunci L inchi di dalam tas saya yg berada di bagasi Lion Air Batam-Yogyakarta, perbuatan ini seperti sudah terbiasa dilakukan kru bagasi tsb, karena dilakukan dengan sangat cepat dan kurang ajar sekali, apabila pihak Lion air membaca/memahami/mengetahui tetapi diam saja…..berarti ada unsur melindungi/mengayomi bahkan menyarankan oknumnya bertindak spt itu

  2. hardu says:

    Parah bener ni Lion Air…kok kayak ga mau tanggung jawab gitu? Konsumen komplain kok dilempar-lempar gitu…harus lapor YLKI tuh..

  3. Rico Suryanata says:

    Wah…. kasusnya sama ama ane gan. ini bagasi ane belum tau ada dimana.
    Parah nih gan.
    Kira-kira gimana ya biar bisa ditemukan, soalnya didalam tas ane banyak dokumen dan barang – barang pentin..
    Kacau nih..

  4. obien says:

    Memang benar pak,,,di web LION AIR tertulis phone dan beberapa call center, namun ketika dihubungi tidak ada yang merespon. kasus bapak seperti saya ketika saya terbang ke malaysia naik LION AIR, namun sesampainya di Malaysia koper saya hilang ga tau kemana. Sudah menghubungi pihak pengaduan namun nyatanya saya tidak pernah dihubungi lagi setelah melapor ke mereka. Sampai sekarang pun bagasi belum ada. Mereka aja susah kita hubungi apalagi mereka mau menunggu menghubungi kita,,,sepertinya itu ga mungkin dilakukan pihak LION AIR.

  5. Rebecca Vania says:

    sama! kejadiannya baru kemaren tgl 12 Maret 2012
    Papa q dr s;pore ke jogja…
    Bagasi pas pake koper q kesayangan q! Oleh2 baju2 merk yg aq pesen kaya zara, guess,dll nilai total jutaan rupiah
    Emg cuma baju sih.. tp bagiku itu berharga e.. apalg oleh2 dr papa q,
    Tiap ditelp jawabne cm tunggu kabar kami selanjutnya!… apa itu??? BULSHIT bgt!!Kasi kabar aja g pernah.. malah kirim email…
    di blog q juga ada tuh!!

    http://ducark.blogspot.com/2012/04/bagasi-hilang-lion-air-benar-benar.html

  6. Leny Nofita says:

    Saya kehilangan bagasi saya kemarin tanggal 19 April 2012 isinya ijazah dan dokumen penting serta berkas kelulusan pns saya,, padahal saya harus lapor secepatnya mengenai hal pns saya ini.. Lion air ini kurang ajar masa gara-gara Lion air saya tidak jadi pns memang dia mau ganti berapa ijazah dan dokumen penting saya ini…..100 juta ??? dasar Singa banci lempar ranggung jawab kesana kemari. Kehilangan bagasi kan sudah bentuk pencurian secara tidak sengaja,, Mana teleponnya ndak pernah aktif lagi…Suruh menunggu sampai 2 minggu juga kagak tahu mereka mencari atau cuma duduk-duduk saja….Kalau mau dihitung korban bagasi Lion air mungkin sudah mencapai ribuan ya >//

  7. Sukmawati says:

    Wahhhh,,, kasusnya sama dgn temenku, bagasi hilang g tau kemana, LION AIR g bisa dipercaya, tidak bertanggung jawab, customer servicex tidak memuaskan, ku berharap LION AIR sadar dgn tanggung jawabnya. sepertinya kenyamanan pelanggannya bukan salah satu prioritasnya mlihat tlah banyak yg jadi korbannya……

    huuuuufffffftttttttttt,,,,,, g akan pnah naik LION AIR lagi dech klw bgni……

  8. Marina says:

    Saya pikir tidak ada jeranya lion air itu. Sudah banyak penumpang yang mengadukan masalah ini ke ranah publik tapi pelayanannya tetap saja seperti itu. Tas saya juga hilang dari perjalanan tarakan – balikpapan – jakarta.

    Dipikir-pikir, mampu beli banyak pesawat baru tapi tidak dapat memperbaiki sistem pelayanan itu aneh. semakin banyak penumpang yang dirugikan, semakin buruk citra lion air, lama-lama bisa jadi tidak ada yang mau naik lion air. kalau sudah begitu, untuk apa tambah pesawat?! lebih baik uangnya digunakan untuk memperbaiki sistem pengangkutan barang yang dilakukan saat ini.

    Apakah mungkin lion air diuntungkan dengan banyaknya peristiwa ini? karena sangatlah aneh jika kejadian yang memperburuk nama perusahaan terus terjadi namun tidak ada perbaikan sama sekali yang dilakukan oleh pihak lion air.

  9. gueh says:

    Bagasi gw ktuker ma penumpang yg ga bs baca kynya. Pihak lion yg jg di pintu jggoblok knp bs lolos.

  10. mualimin says:

    wah emang bener neh . .lion air, terlalu.. kemarin juga pernah bagasi saya (kardus doang sich isi oleh2), dan harganya juga ga sampai jutaan. tapi tetep aja bikin kesel. . sekarang ane ada usul gan. kalau bawa bagasi ga usah di ikutkan bagasi bawah, tapi bawa keatas ke bagasi kabin. . tar kalau di larang ama pramugarinya bilang aja dibawah takut ilang kaya yang sudah-sudah. .hehehehehehehe

  11. Adhir says:

    Iya, sy juga kehilangan koper pada tanggal 30 Mei 2012 dengan rute Banda Aceh – Makassar, sudah berulang-ulang kali saya menghubungi pihak Lion Air di Makassar namun hanya dijawab “kami masih dalam tahap pencarian dan data anda sudah kami kirim ke pusat untuk penanganan lebih lanjut dan akan dilakukan penggantian sesuai dengan peraturan manajemen”. Namun sampai hari ini saya belum juga dihubungi oleh pihak Lion Air pusat untuk informasi lebuh lanjut.
    Bagi orang-orang yang telah kehilangan bagasi di Lion Air, marilah kita bersama-sama berdo’a kepada Tuhan sesuai dengan kepercayaan kita masing-masing, semoga pihak Manajemen Lion Air mendapatkan jalan keluar dari permasalahan tersebut dan mendapat balasan yang setimpal. Amiiiin….

  12. arma says:

    Istri saya juga pernah mengalami kehilangan bagasi sekitar dua minggu lalu, penerbangan dari Jakarta menuju Balikpapan, sesampainya di sepinggan bagasi rombongan istri saya hilang dan hingga saat ini belum ada kabar apapun dari maskapai lie on air…
    bagaimana caranya masyarakat yang dirugikan oleh pelayanan lie on air bisa melakukan gugatan secara masal kepada maskapai tersebut ya pak? karena kasus kehilangan bagasi sangat seringkali terjadi di maskapai ini.

  13. fajar says:

    baru aja galaxy tab ayah saya yang di simpen di bagasi ilang, plastik pakaian kotor disobek, anehnya leather case yang melindungi si galaxy ditinggalin begitu aja. memperlihatkan bahwa emg ada oknum yang sengaja ngambil. groundhandling di maskapai ini bermasalah emang..

    1. fredi says:

      mas fajar, boleh minta kontaknya? kebetulan saya sedang ada liputan tentang pencurian bagasi pesawat. siapa tau bisa berbagi kisah. ini nomor kontak saya 081908198013 fredi Trans7

  14. debora says:

    saya juga mengalami kejadian yang sama 24juli baru2 ini, laptop saya hilang di penerbangan manado-jkt-solo, dan saya curiga dicuri di oleh bandit bagasi lion di jkt, krn waktu itu delay sekitar 4jam pasti mereka leluasa membongkar2 isi koper saya. kopernya masih dalam keadaan terkunci namun barang2 di dalamnya sudah terbongkar-bongkar namun hanya laptop yang diambil. Lucunya dari pihak lion air, terkesan hanya menertawakan dan dengan mudahnya mengatakan bahwa ini adalah kesalahan saya yang menaruh barang berharga di bagasi. seakan-akan mereka sudah mengetahui dan memaklumi adanya mafia2 di bagian bagasi mereka tanpa melakukan tindakan yang lebih lanjut. saya yakin jika hal seperti ini terus terjadi cepat atau lambat maskapai penerbangan ini akan bangkrut karna akan kehilangan kepercayaan dari kostumer mereka. saya sekeluarga dan teman2 sayapun sudah kapok dan sebisa mungkin tidak akan menggunakan kembali maskapai penerbangan yang buruk ini.

    1. fredi says:

      ibu debora, bisa minta kontaknya? kebetulan saya sedang liputan tentang pencurian bagasi pesawat, mungkin bisa berbagi kisah. ini juga untuk memberi informasi pada masyarakat yang lain untuk waspada. ini kontak saya 081908198013. mohon bantuanya. fredi trans7

  15. sherly octaviani says:

    Hari ini tanggal 13 januari 2013 ,saya terbang dari surabaya ke palembang..sampe palembang sy terkejut karna salah satu tas sy gemboknya rusak,sy kehilangan jam tangan,pelurus rambut n casan laptop…saya sangat menyayangkan kejadian ini,semoga ada tindak lanjutnya dari pihak lion air

  16. eko says:

    kejadian yg sama baru saja saya alami. memang menjadi penerbangan terburuk yg pernah sya alami. mulai dari batam sdh delay. baru saja landing di surabaya sdh dikejar-kejar pula hrs naik pesawat lain. sampai dipesawat tujuan balikpapan disoraki penumpang lain krn dianggap sya sbg penyebab mereka delay. sdh sampai dibalikpapan bagasi g kunjung datang sampai sya tunggu pesawat trakhir dari surabaya. akhirnya cuma diberi selembar laporan. sdh membuat sya tidak nyaman, menjadikan sya kambing hitam bagi penumpang lain yg delay, bagasi hilang pula. LENGKAP PENDERITAAN!!!!!!!!!!! besok bersiap melaporkan ke polisi jika belum ada kabar kepastian.

  17. M@rtin says:

    pencurian bagasi ini sdh keterlaluan……sampai2 kunci L 1set yg ada di dlm tas di bagasi saja juga di curi….Lion air tambah tuuh gaji krywan mu !!!!!
    biar gak suka curi2 brg org di bagasi pesawatmu !!!

  18. trisno adhy says:

    saya kehilangan 1 coli berupa Motor Submersible Pump Frangklin 7.5 HP , dari keseluruhan 3 coli bagasi saat penerbangan JT696 Surabaya-Kupang tanggal 5 Juli 2013.
    hingga hari ini belum ada khabar berita.
    entah dimana tanggung jawab Lion Air.

  19. camat says:

    Lion air terbang dr battam. Tgl 29. Jt 373 dr batam ke jkrta transit jam 12:00 relay ampe jam 14:00 br berangkat dr jakarta.ke balik. Papan. Koper saya dalam keadaan terkunci dengen gembok. Setelah tiba di rmh saya buka koper dgn keadaan gembok msh utuh. Tp 2 hp samsung baru di dlm koper hilang!!! Kotak hp msh ada. Keadaan terbongkar… Jd saya nelp pusat layanan lion. Di ksh no hp yg tidak bisa di hubunggi. . Apakah tidak ada hukum di negeri ini. Mohon.. Atasan manejemen lion… Seandainya membaca ini. Bisa hubunggi saya? 085247737077. Thank’s. Mohong dan bantuan semua pihak. Supaya motir org jahat di belakang bisa tertangkap.

  20. Yayan Hendriyan says:

    Saya adalah penumpang Lion Air JT-257 dari Padang menuju Jakarta (CGK) pada tanggal 23 Agustus 2013 Pukul 20.55 (kemudian ada delay sekitar 1 Jam 45 menit). Yang menjadi masalah adalah salah satu bagasi saya hilang dan sampai sekarang belum ada kabar berita dari pihak LION AIR, Bagasi Tag 18-42-45. Saya sdh melapor dan membuat berita acara kehilangan di kantor pengurusan kehilangan bagasi LION AIR. Kami menilai tidak ada itikad baik dari pihak LION AIR karena hingga saat ini kami belum memperoleh kabar apapun, padahal nomer hp saya dan istri sy ditulis pada berita acara pelaporan tersebut yang pihak LION AIR juga menyimpannya. Saya sudah mencoba menelepon ke kantor pelaporan kehilangan bagasi LION AIR ( 021-5506066), Pelayanan Pelanggan (021-6338345) dan juga call centre ( 021-63798000). Untuk 2 nomer telpon pertama, sudah saya hubungi berkali-kali tapi tidak pernah diangkat, padahal jelas nada panggil. Untuk call centre pun sudah saya coba berkali-kali, masih belum berhasil karena agent LION AIR masih terus melayani pelanggan lain. Booking reference Number : YRCLEV dan eTicket Number: 9902158627653
    Saya minta kejelasan dari Pihak LION AIR terkait permasalahan ini SEGERA.

  21. roy says:

    tanggal 03 agustus 2013 saya naik pesawat lion tujuan pontianak – jakarta.
    karena bawaan terlalu banyak maka ransel saya taruh bagasi. ditas ransel isinya ada laptop sama 2 hp. memang tas tidak pakai kunci. sesampainya dibandara soeta saya ambil 2 hp saya (ada), karna saya pikir aman (karna ke 2 hp ada dan tas tertutup rapi) saya langsung pulang. nah begitu mau buat laporan kerja dirumah saya rogoh laptop saya dah raib dicuri maling-maling lion air sialan. mang as* LION AIR. Gak akan pernah lagi pake maskapai odong2 macam itu lagi.

  22. Armin says:

    Hr ini rabu 25 setb.2013 sy gunakan lion air jt 0871 boarding time 07.35 waktu mks menuju ckg jkt, ada teman an. Akbar n Arfin gunakan lion air jt 891 dr mks ke ckg jkt, setibanya mereka di ckg, tas mereka tdk jumpa pd bagasi pengambilan barang, apa karena bording time mereka tertunda dr pukul 6.00 menjadi pukul 8.00 sehingga barang mereka tercecer ?, ada apa ini

  23. Oliestha says:

    Memang bener” ini lion air.. Maskapai ini harus ditutup kayaknya… Barang saya di bagasi juga pernah dicuri, isi koper saya diacak” barang berharganya dicuri. Saat saya laporkan pihak lion air nggak ada yg mengangakat telpon saya. Sampai saya datangi langsung lion air tower, tapi tetap pihak lion air terkesan melepas tangan. Ini udah seperti kejahatan yang terus menerus,, udah saatnya pihak lion air dipidanakan mih.

  24. devi says:

    Sy jg tgl 24 sept 13 kehilangan isi bagasi hp 4 pcs sisa dus nya aja kuncinya msh nyantel pas di rmh udh ilang semua…lapor ke petugas bandara buli ngomongnya malah bikin kesel seenak perutnya aja..lapor ke call center diminta email sdh email ga ada konfirmasi apa2 pdhl sy sdh cantumkan no tlp sy…hadeehhh…sudah banyak korbannya Lion air yg kehilangan bagasi tp smp skrg jd angin lalu diminta tunggu tunggu n tunggu…….
    Tuuuuunggguuuuu…..blm dpt banyak hasil rampokannya…
    Didlm sana banyak tuyul pala item…amit2 deh…semoga aja tu para tuyul tangannya putus dan cacat seumur hidup…amiiinnn
    Dimana kenyamanan dan keamanan penumpang??…dah sering bnr dellay..didlm pesawat boro2 dpt air mineral geas kek…lapor keilangan lempar sana lempar sini keenakan rampoknya didiemin aja…hadeeehhh cape deh

  25. Dany says:

    Dimana pada hari minggu tanggal 5 Jan 2014 dengan kode booking (PNR) ZOUWBP
    dengan route Solo (SOC) Jakarta (CKG) Balipapan (BPN) dengan nomor penerbangan
    JT537 & JT768. Sempat transit di CKG ( durasi 3 jam_an ) dengan code
    bagasi 3990JT06-41-61/62. Setibanya di BPN ternyata bagasi dalam
    kondisi sudah digeledah
    Saya telah kehilangan sebuah laptop LENOVO Tipe X220 dan isi koper sudah di acak
    acak.

    Saya sudah melapor ke pihak Lion Air BPN dan ada respon walaupun tidak jelas.
    Curiga saya bahwa koper saya digeledah saat transit di CKG.

    Yang saya sesalkan dimana Pihak maskapai Lion Air tidak ada rasa tanggung jawab
    atas keamanan Koper Bagasi. Menurut informasi bahwa Lion Air sering
    terjadi kehilangan barang2x dibagasi.

Leave a Reply