«

»

Kasus Penipuan Oleh Kontraktor Gadungan PT Adiyasha Radhya


Share on Twitter


Kasus penipuan supplier oleh PT Adhiyasha Radhya. Tagihan sudah jatuh tempo 2 tahun tanpa ada kejelasan. Saat pihak yang bersangkutan saya datangi untuk meminta penjelasan mengenai keterlambatan pembayaran, owner berlagak menghilang.

Total tangihan hanya sekitar 12 juta. Masak perusahaan kontraktor tidak dapat membayar hanya jumlah sekian, bukan tagihan yang sampai ratusan juta. Memang orang-orang ini tidak ada niat untuk membayar. Berikut keterangan pihak terkait yang belum membayarkan tagihannya:

PT. Adiyasha Radhya,
Kategori: Kontraktor dan Pengembang
Telepon: (021) 5850732, (021) 5841788.
Fax: (021) 5841788.
Alamat: Taman Meruya A-17/15;JAKARTA 11620; DKI JAKARTA 11620 DKI JAKARTA

Nama pemilik: ADI ANGGRIONO, usia sekitar 45-55thn

Staff : Widiarto 021-99612336

Proyek yang kita kerjakan : SEGGAFREDO ICE CREAM,LOKASI PACIFIC PLACE

BAGI YANG BERURUSAN DENGAN KONTRAKTOR INI HARAP BERHATI2!!!

Share on Twitter

No related posts.

2 comments

  1. shinta says:

    dear fabio,
    pak saya juga menjadi salah satu korban dari bapak ADI ANGGRIONO.
    orang tersebut masih ada tunggakan 15jt pada perusahaan saya dan orang tersebut benar-benar tidak ada itikad baik untuk menyelesaikannya.
    sekarang saya benar-benar kebingungan.
    kalau boleh tau apakah bapak punya info mengenai orang tersebut,
    kalau ada bisa tolong di eamilkan ke saya.
    terima kasih.

  2. fabio says:

    ada beberapa info yang sudah kita dapat,tetapi si bp adi anggriono ini bersembunyi kayak tikus dan memakai tameng karyawannya si pak widiarto tersebut (dan sekarang orangnya sembunyi) serta PRT dan anaknya yang laki2.
    setau info kami bahwa istrinya membuka kantin di IPEKA International meruya.
    dan mobil yang sering ada di kantornya avanza hitam,nissan juke baru,dan volvo s90 warna biru plat b777….
    dan sebagai info tambahan bahwa istri bpk adi ini baru membeli rumah di dalam perumahan meruya ilir,blok A11
    mengenai tagihan kami,tetap dipontang panting
    PRT di kantornya saja bilang bahwa dia tidak pernah melihat yang namanya pak adi.

Leave a Reply