«

»

Apr
05

Bagasi Hilang, Lion Air Benar-benar Mengecewakan


Share on Twitter

Gambar sebagai ilustrasi

Bulan lalu, ayah saya berangkat ke Singapora tanggal 10 Maret 2012 menggunakan pesawat Lion Air. Dan kembali ke tanah air pada hari Senin (12-3-2012) juga menggunakan maskapai yang sama yaitu Lion Air.

Sayangnya sebagai salah satu pelayanan masyarakat di bidang transportasi, Lion Air telah memberikan kekecewaan pada kami. Pada saat mendarat ke Yogyakarta, bagasi (Koper) milik ayah saya tidak muncul-muncul juga. Setelah diceck memang bagasi tersebut tidak ada.

Segera setelah itu ayah saya langsung menuju counter Lion Air di Bandara Adisutjipto untuk mengklaim masalah tersebut. Pihak Lion pun melakukan pengecekan ulang untuk setiap tiket berbagasi milik penumpang yang lain untuk mengantisipasi terbawanya bagasi oleh orang lain. Dan ternyata memang bagasi tersebut tidak sampai di Bandara Jogja.

Oleh pihak Lion Air tiket milik ayah saya diminta dan kemudian diberikan tanda terima tiket tersebut untuk digunakan keperluan Lion untuk mencari koper tersebut. Pihak Lion juga berjanji untuk memberikan kabar setelah 24 jam.

Keesokan harinya, hingga petang, yang ditunggu-tunggu tidak juga ada kabar. Hingga hari berikutnya ayah saya langsung menghubungi pihak Lion. Setelah menceritakan kejadiannya dan memberikan detil koper yang hilang, jawaban yang diberikan kepada ayah saya adalah “Baik pak, akan segera kami urus dan tindak lanjuti, Kami akan menghubungi bapak lagi besok sore.”

Jawaban itu pula yang diberikan ketika Lion Air tidak memberi kabar sama sekali dan ayah saya menghubungi setelah 3 hari kemudian. Hingga saat ini. sekitar 3 minggu berselang bagasi tersebut belum ditemukan dan belum ada kabar. Kabar terakhir adalah email dari Lion seperti saya capture dibawah ini.

Kami sebagai pihak yang dirugikan benar-benar merasa sangat kecewa. Permintaan maaf memang diterima tapi secara pribadi, jujur saya kecewa sekali. Masalahnya koper yang dibawa ayah saat itu adalah koper kesayangan saya. Apalagi jawaban dari Lion, kami hanya disuruh menunggu. Mungkin bagi mereka isi dalam koper tersebut tidak terlalu berharga. Hanya pakaian dan oleh-oleh yang juga berupa pakaian.

Tapi kalau pakaian oleh-olehnya bermerk seperti Zara, Giordano, Guess, mana mungkin saya sebagai orang yang seharusnya menerima oleh-oleh tersebut tidak kecewa. Toh kalau pihak Lion akhirnya mengganti uang, saya yakin mereka juga jumlahnya tidak senilai dengan pakaian-pakaian bermerk tersebut. Mungkin papa saya tidak terlalu kecewa tapi saya sungguh-sungguh kecewa. Itulah sebabnya saya mengungkapkan keluh kesah saya ini. Karena ini kali kedua dalam keluarga saya kehilangan bagasi dengan LION AIR.

Rebecca Vania Natasha
JL. Mojo no. 8 Baciro
Yogyakarta,  Jawa Tengah

Share on Twitter

Pengaduan Terkait:

  1. Bagasi Hilang Sudah Menjadi Kebiasaan Lion Air
  2. [Bank BCA] Uang di Rekening Tiba-tiba Hilang
  3. Layanan Kurir Bank Mega yang Sangat Mengecewakan
  4. Simpati Flash Bundling Yang Mengecewakan
  5. Layanan Servis TOSHIBA Mengecewakan….!
  6. Kartu Kredit Mega Carrefour Yang Mengecewakan

5 comments

  1. Robert S says:

    Kalau melihat kinerja Lion Air dari hari kehari yang tidak ada perhatian atas kehilangan bagasi para penumpang dan ini berulang kali terjadi, maka saran saya kepada rekan2 yg pernah mengalami kehilangan barang di Lion Air bersama sama mengajukan gugatan ke Mejah Hijau untuk mencari keadilan dan solusi yang terbaik bagi kedua belah pihak seperti yang saya lakukan dan Putusan dari Pengadilan Negeri gugatan kami dikabulkan sesuai Nominal kerugian yang kami alami .

    1. Icha says:

      Pak robert, boleh saya minta alamat emailnya? Ada hal yg saya ingin tanyakan terkait ganti rugi dengan pihak lion air? Balasan bapak akan sangat membantu saya.. Terkait dengan tugas akhir skripsi saya.. Terimakasih..

  2. arianto pramudjadi says:

    Sungguh mengecewakan pelayanan lion air.
    Seharusnya belum layak itu LION AIR sbg salah satu penerbangan domestik di Indonesia.
    Atau mungkin alangkah baiknya bg pelanggan yg dikecewakan melaporkan ke kantor Dirjen Perhubungan shg bisa ditindaklanjuti (diskor ataupun dicabut ijinnya).
    Besarnya gantirugi berapapun tdk bs mengembalikan barang yang sama.
    Itu yg HARUS diketahui pihak LION,tidak asal main ganti rugi..!!!
    Enak kali…..!!!!!!

  3. Gero says:

    Salam Lion Air…

    Pereknalkan sebelumnya saya gero pelanggan setia Lion Air, saya bedomisili di Padang, Sumatera Barat dan Status Kuliah saya di Padang, Namun setiap Bulan saya ke Jakarta untuk Program Beasiswa saya dalam sebulan 2 sampai 1 Kali Pulang pergi Padang – Jakarta, Serta saya meminta Penyelenggara beasiswa untuk memberi saya Tiket Lion Air dari pada maskapai lainnya, dikarenakan saya percaya dan yakin akan Lion Air dari pada Maskapai sejenis lainnya… Namun saya kecewa pada tanggal 10 Jan 2013 pesawat penerbangan JT 256 Dengan Tujuan Cengkarang (Jakarta) – Padang pukul 18.30 Wib sampai dipadang pukul 21.00 Wib… pada saat saya ambil bagasi tas saya tidak kenapa2, makanya saya tidak curiga, namun saat setiba di rumah saat subuh nya jam 03.00 Wib pada tanggal 11 Jan saya hendak beres2, saya melihat tas kecil di dalam tas besar saya sudah kebuka, dan ternyata Kamera saya Hilang, namun Kotak kamera saya ditinggalin di dalam tas sedangkan Kamera nya Hilang Raib, Otomatis 11 Jan 07.00 saya ke bandara dan 07.30 baru dilayani, saya menjelaskan kronologis dan membuat laporan ke Pihak Lion Air, saya dijanjikan 1×24 Jam keesokannya, tanggal 12 Jan saya datang ke Lion Air di Bandara Minangkabau ternyata beliau masih memberi saya tanggapan yang meragukan seperti ” Mungkin barang anda tercecer” kalo tercecer logikanya kotaknya akan tercecer juga namun kotkanya ada tapi kameranya gak da??? dan juga pelayanan petugasnya sangat tidak memuaskan dan sangat tidak bersahabat bahkan saya Minta No Pihak jakarta biar masalah ini di proses di Padang dan Jakarta, namun pihak Lion tidak mau memberikannya… Saya sangat butuh foto2 tersebut dan saya sangat memohon kepada pihak Lion Air agar permasalahan ini ditindaklajuti segera…. Sebagai pelanggan setianya saya berharap Lion Air dapat seriuz dan menghargai kami para pelanggannya.. Terima kasih sebelum dan sesudahnya…

    Salam Lion Air…

  4. Lina says:

    Layanan Staff lost & found Lion air di Medan Kualanamo (Rahma Dani Siregar, Riswan dan Yudi) sangat mengecewakan dimana kejadian yang kami alami tgl 10 agustus 2013 dari Batam menuju Medan dengan memakai maskapai penerbangan Lion air JT 971 jam 10.55 take-off dari Bandara International Hang Nadim dan tiba di Bandara International Kualanamo jam 11.55 dan biasanya kami menunggu bagasi seperti penumpang lainnya; akan tetapi kami menunggu hampir 35 menit baru diputar bagasi pertama sehingga kami mendapatkan barang bagasi kami secara keseluruhan hampir 1 jam dari pesawat tiba. Saat kami sudah mengambil bagasi kami secara lengkap, kami pun keluar dari Bandara International Kualanamo menuju rumah; sesaat sampai dirumah kami membuka bawaan koper kami untuk mengambil barang di dalamnya. Sesaat kami membuka koper dan mau mengambil barang berupa handycam yang baru kami rekam saat jalan2 di luar negri; kami terkejut dan sempat panik kenapa isi di dalam koper kami hilang. Dan saat itu juga kami kembali balik ke Bandara International Kualanamo sekitar jam 15.45 untuk melaporkan ke pihak Lion air bagian lost & found (di tempat kedatangan). saat itu kami di layani oleh Rahma Dani siregar dengan kebingungan seolah tidak mengerti apa yang harus dia lakukan, kemudian dia diinstruksikan oleh teman sesama staff lost & found untuk menulis laporan “Lost of unchecked article report courtesy tracing” dengan tidak memberikan file no (jawaban Rahma Dani Siregar tidak perlu diisi no file laporan) dan tidak ada mengfoto barang bukti yang telah dirusak oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Menurut kami prosedur standar dari pihak maskapai penerbangan dalam hal menangani komplainan konsumen terutama Lion air apakah tidak ada standar baku..? Setelah itu kami menanyakan proses untuk investigasi diperlukan berapa hari? dan Rahma Dani Siregar menjawab max. 3 (tiga) hari setelah bertanya ke teman seprofesinya. Kemudian kami balik jam 19.00 menuju rumah. setelah 3 (tiga) hari kemudian kamipun tidak mendapat penjelasan apapun dari pihak Rahma dani Siregar; malahan saat ditelp tidak diangkat sehingga kami meminjam hp teman untuk menelepon ke Rahma Dani siregar dengan no yang tidak dikenalnya, dan saat itu baru diangkat dan tidak bisa memberikan hasil dari investigasi yang telah di sepakati max. 3 (tiga) hari. kemudian saya di over hpnya ke pihak lion air yang bernama Riswan dengan meminta kami datang untuk melihat cctv disore hari. Karena disaat itu kami ada urusan yang mau di kerjakan, kami meminta untuk besok paginya baru bisa ke Bandara International Kualanamo dengan direferensikan ke teman seprofesinya yakni Yudi dan Hendri. Tepat besok harinya Tgl 14 Agustus 2013 kami kembali ke Bandara International Kualanamo sesuai instruksi dari Riswan kami menjumpai Yudi dengan kebingungan untuk membawa kami melihat cctv. Yudi menjelaskan bahwasannya bahwa di Bandara International kualanamo tidak bisa melihat cctv seperti Bandara Polonia . sehingga kami merasa telah dibohongi oleh Riswan maupun Yudi. Dan saat itu kami menanyakan kembali bagaimana kelanjutan penyelesaian masalah tersebut ke Yudi; di jawab langsung oleh Yudi besok akan saya berikan jawaban menunggu hasil yang akan di ajukan ke pihak management Lion air per tanggal 14 Agustus 2013. Ternyata besok harinya kami juga belum dikabarin. Akhirnya besok hari kami menelepon ke hp Yudi dan ternyata tidak diangkat sampai hari ini tanggal 20 Agustus 2013. Begitu juga kami tidak pernah mendapat kabar lebih lanjut dari investigasi yang dilakukan oleh pihak Lion air sampai saat ini. bagaimana pertanggung jawaban dari Pihak Lion air???

Leave a Reply