«

»

Apr
30

KTP Disita Petugas Kecamatan!


Share on Twitter

Gambar sebagai ilustrasi

Pada tanggal 4 April 2012 saya mengajukan pembuatan KTP baru untuk anak saya yang sudah menginjak umur 17 tahun. Formulir dari RT serta tanda tangan RT sudah saya terima, tinggal ke RW. Pada saat saya minta tanda tangan, pak RW-nya nyuruh supaya berkas ditinggal dulu.

Dua hari kemudian berkas di antar oleh satpam Komplek, tapi tidak ada tanda tangan RW dan ada memo supaya RT melengkapi pelunasan kontribusi jalan di komplek. Dimana sebelumnya pernah ada selebaran dari ketua RW bahwa beliau tidak mau melayani urusan administrasi bagi warga yang tidak LUNAS pembayaran perbaikan jalan di komplek!.

Karena tidak mendapat tanda tangan RW, saya berusaha bertanya ke kantor Kecamatan, dan ternyata bisa dibantu, sehinga jadilah KTP anak saya dan perpanjangan KTP saya sekalian. Tapi pada tanggal 27 April 2012 sekitar pukul 19.00 WIB, petugas Kecamatan tersebut datang dan mengaku kalau dia ditugaskan untuk menarik kembali KTP yang sudah jadi tersebut. KTP saya bisa diambil lagi kalau ada tanda tangan ketua RW-nya.

Sekarang apa yang harus saya perbuat..?

Catatan: Saya tidak melunasi kontribusi jalan di komplek, karena yang diperbaiki bukan jalan di depan rumah saya, tapi di depan jalan masuk Komplek. Tapi saya membayar untuk Mobil dan Motor yang memang saya keluar masuk lewat jalan tersebut, sesuai jumlah uang yang diminta (bahkan saya lebihin).

Share on Twitter

Pengaduan Terkait:

  1. Penegak Hukum Justru Melanggar Hukum

2 comments

  1. tatik says:

    CATATAN TAMBAHAN : Pada saat petugas Kecamatan membantu saya, tidak ada pungutan apa apa, Saya mempertanyakan biaya resmi pembuatan KTP kepada petugas tsb dan membayarnya.
    Saya hanya kurang setuju thd sikap dan keputusan ketua RW, yang membebankan kontribusi perbaikan jalan, tidak dgn bijaksana. Krn menurut saya: jalan di dpn rumah,adalah tanggung jawab dari masing2 KK di komplek tsb. dan KK lain (yg rumahnya tdk di jalan tsb) hanya sekedar partisipasi membayar kontribusi untuk kendaraan yang lewat.
    Padahal dari RTpun sdh pernah mengusulkan supaya biaya bisa dicicil 3x ( 3 bulan) shg warga tdk terlalu berat, tapi tdk demikian keputusan yg diambil ketua RW.
    Tujuan pengaduan saya adalah minta saran/pendapat dan ,bisa membantu menyelesaikan masalah ini karena sebagian warga hanya bisa berbisik sana sini membicarakan keputusan ketua RW tsb. Terima Kasih.

  2. tatik says:

    Masalah saya sudah terselesaikan hari ini Kamis 10 Mei 2012 setelah saya menyampaikan keluhan ini di PESDUK, Cimahi Kota. Saya mengucapkan terima Kasih kepada Bpk. Taufik ( dari Kecamatan Cimahi Utara ) yg telah membantu saya sebagai “mediator” menyelesaikan masalah tersebut.

Leave a Reply