«

»

May
24

Pembuatan KTP


Share on Twitter

Ilustrasi gambar

Pak Saya mengurus surat pindah dari pondok gede ke cengkareng, anehnya saya dimintain surat wni nenek istri saya padahal di belakang akte lahir istri saya sudah jelas jelas tertera stempel dari ditjen imigrasi jakarta timur tentang status wni istri saya ikut kakek.

Apakah memang perlu ? dan apakah kalo wni nenek istri saya tidak ada jadi selamanya istri saya tidak bisa bikin KTP ? Terima kasih

Share on Twitter

Pengaduan Terkait:

  1. Diskriminasi Tingkat RT (Rukun Tetangga)
  2. Kartu Kredit Mega Carrefour Yang Mengecewakan
  3. Pungutan Tak Wajar Pembuatan KTP

5 comments

  1. meidy marwan says:

    karang manik, 16 Agustus 2012

    kami warga desa karang manik, kec. belitang II, kab. oku timur, sumsel,

    Baru-baru ini kami telah memperoleh e-ktp, tapi sangat di sayangkan isi indentitas resmi kami banyak yang berubah / salah cetak sehingga tidak cocok dengan indentitas awal kami ( ktp lama, kartu keluarga, akta kelahiran, ijasah dll ), tentunya e-ktp tersebut tidak bisa kami gunakan sebagaimana mestinya, karena sebagian besar dari kami ada penulisan/cetakan indentitas di e-ktp tidak sesuai dengan data yang sebenarnya, seperti contoh : salah penulisan nama, salah tempat dan tanggal lahir.
    Sebenarnya ada KONPIRASI apa ? …sehingga hasil cetak banyak terjadi kesalahan data padahal oprator e-ktp memasukan data sesuai dengan lampiran ktp dan kartu keluarga yang kami punya ?….
    jika kesalahan-kesalahan cetak di pertahankan akan ada masalah di kemudian hari, baik bagi mobilitas kami sebagai warga negara atau bagi data untuk pelaksanaan PILKADA dan PEMILU NASIONAL yang tidak lama lagi di laksanakan.
    Mohon bagi pihak-pihak yang terkait dapat menguak KONSPIRASI e-ktp di daerah-daerah terpencil agar tidak terjadi penyalagunaan program e-ktp untuk kepentingan pihak-pihak yang berhasrat mengais keuntungan. sebab sudah terjadi rumor yang tidak sehat, barangsiapa yang ingin merubah e-ktp yang salah tulis/cetak dikenakan BIAYA YANG TIDAK SEDIKIT

  2. jasichwin says:

    Paksaya mau nanya waktu. Untuk pembuatan ktp. Berapa lama sih dan biaya nya berapa. Soal nya saya mengajukan permohonan pembuatan ktp pindah udah 1setengah bulan lom jadi juga.apa benar pembuatan dua ktp dan satu kk dipungut biaya 150ribu.

  3. Sopyan says:

    Mahalnya Bikin KTP & KK DKI
    Saya bikin KTP & KK dikenakan Biaya 350rb untuk satu KTP karena belum ada uang saya bikin KTP sy dulu, satu bulan KTP jadi, tapi KK belum Jadi..
    Disusul istri mengajukan Bikin KTP dikenakan Biaya 250rb, sehabih PILKADA DKI… sampai sekarang KTP & KK itu Belum Jadi Bahkan Belum ada panggilan untuk di Foto… ???
    Kalau saya Tanya Ke RT yg bersangkutan Jawabanya Tetap sama ” Belum Ada Di Panggil Dari Kelurahannya Pak “…
    padahal kami sangat membutuhkan KTP & KK itu sesegera Mungkin karena kami ingin Mengajukan Kridit Rumah…
    sampai saat ini Istri tidak punya KTP karena KTP yg Lama Ditarik.
    Tolong Pak Ditindak Oknum” yg aparat Kelurahan
    …..

  4. Hamba Allah says:

    Saya(18 tahun) warga Desa Talagasari, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang.
    pembuatan KTP di daerah saya sangat mahal antara 30-150 ribu rupiah. Dan parahnya lagi proses pembuatannya ditentukan oleh harga. Jika harga 30-50 ribu rupiah itu proses pembuatannya bisa sampai 1 bulan lebih, sedangkan jika harga 100-150 ribu rupiah proses pembuatannya hanya 3-4 hari saja. Dari hal ini sudah terlihat jelas indikasi bahwa pembuatan KTP dijadikan ladang bisnis. Bagai mana jika ada warga yang sedang membutuhkan KTP tetapi tidak mempunyai uang untuk membuatnya ?
    Jelas ini sangat menyulitkan masyarakat.
    Terimakasih.

  5. Ridho says:

    Saya(18 tahun) warga Desa Talagasari, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang.
    pembuatan KTP di daerah saya sangat mahal antara 30-150 ribu rupiah. Dan parahnya lagi proses pembuatannya ditentukan oleh harga. Jika harga 30-50 ribu rupiah itu proses pembuatannya bisa sampai 1 bulan lebih, sedangkan jika harga 100-150 ribu rupiah proses pembuatannya hanya 3-4 hari saja. Dari hal ini sudah terlihat jelas indikasi bahwa pembuatan KTP dijadikan ladang bisnis. Bagai mana jika ada warga yang sedang membutuhkan KTP tetapi tidak mempunyai uang untuk membuatnya ?
    Jelas ini sangat menyulitkan masyarakat. Tolong ditindak.
    Terimakasih.

Leave a Reply