«

»

Jun
06

Kecewa Kelakuan Sopir Taksi Pusaka – Blue Bird Group


Share on Twitter

Gambar sebagai ilustrasi

Selama ini saya mempunyai persepsi bahwa Taksi Pusaka mempunyai pelayanan prima dibandingkan dengan taksi-taksi lainnya, karena taksi ini termasuk milik Blue Bird Group yang notabene mempunyai manajemen yang baik dengan didukung sopir-sopir yang telah mendapat pelatihan sopan santun dalam melayani penumpang maupun berkendara. Hal ini terbukti pada diri saya selama ini dalam memanfaatkan layanan dalam kota maupun ke bandara, layanannya sangat memuaskan.

Dan di bandarapun kita bisa melihat betapa banyaknya orang-orang yang mau berkorban menunggu antrian panjang karena hanya ingin mendapatkan layanan prima dari Blue Bird Group, dan situasi ini kontradiksi dengan sepinya penumpang dari taksi-taksi lainnya yang berderet parkir disebelahnya. Akan tetapi sejak tanggal 1 Juni 2012 persepsi tersebut buyar sama sekali, ternyata sekarang layanan Taksi Pusaka – Blue Bird Group B-1205-QU dengan nomor lambung RT-205 tidak ada bedanya dengan taksi-taksi lainnya yang pernah saya alami.

Betapa saya merasa sangat kecewa dengan kelakuan sopir Pusaka – Blue Bird Group dengan nomor lambung RT-205 yang bernama Nanang. Apakah benar sopir ini sopir asli Blue Bird Group atau sopir tembak yang sudah menyusup ke Blue Bird Group?

Kronologisnya, saya dengan keluarga tiba di Bandara Cengkareng melalui Terminal I-C jam 17.00. Setelah mengantri taksi Blue Bird dengan urutan ke 66 akhirnya jam 17.45 WIB saya mendapat giliran taksi Pusaka – Blue Bird Group dengan nomor lambung RT-205 yang dikendarai Nanang. Tidak ada tegur sapa seperti pengalaman saya selama ini, bahkan pada waktu saya menyebutkan tujuan saya si sopirpun tidak menjawab apa-apa.

Akan tetapi sebelum sampai pada pintu keluar bandara saya tegaskan kembali tujuan saya, tetapi tidak disangka-sangka si sopir dengan nada membentak mengatakan ; “bapak maunya lewat mana?”. Di sepanjang perjalanan taksi dikendarai dengan sangat tidak nyaman karena mobil sering direm mendadak dan kalau belok dengan tancap gas serta kadang-kadang zig-zag sehingga kami yang duduk di belakang maupun di depan agak terantuk-antuk dan terdorong ke kiri dan ke kanan.

Suasana perjalanan menjadi tidak nyaman dan masih ditambah lagi dengan gebrakan tangan si sopir pada saat menghadapi kemacetan. Kami tidak tahu bagaimana menghadapi kelakuan sopir seperti ini, kalaupun kami ladeni juga percuma, sebab kami tidak tahu apakah si sopir memang kelakuan kesehariannya seperti ini atau lagi mabuk.

Sampai di tujuanpun tidak ada perkataan apapun dari si sopir sebagaimana pengalaman saya selama ini yang dengan santun sopir mengucapkan terima kasih setelah menerima pembayaran. Tentu saja kelakuan ini sangat merusak persepsi saya terhadap taksi Pusaka – Blue Bird Group yang selama ini saya anggap mempunyai pelayanan prima.

Mohon pihak menajemen Blue Bird Group memberikan perhatian yang semestinya terhadap layanan seperti ini kalau tidak mau ditinggalkan pelanggan satu persatu.

Share on Twitter

Pengaduan Terkait:

  1. Sopir Taksi Blue Bird Ugal-ugalan
  2. Kecewa Dengan Pelayanan Taksi Blue Bird
  3. Supir Taksi Blue Bird Jalan Berputar-putar
  4. Hampir Ditinggal Pesawat Karena Ditinggal Taksi Blue Bird
  5. Sopir Angkot Ugal-ugalan
  6. Indo Taksi Ugal-ugalan

6 comments

  1. as'ari says:

    janganlah terlalu menyanjung satu perusahaan taksi, karena semua tergantung individu sopir masing2. semuanya sama saja tergantung pribadi sopir masing2. ya kita berdoa saja agar kalo naik taksi apa saja, mau blue bird, red bird, black bird, white bird atau apalah yang penting sopirnya yang baik, santun dan jujur.

  2. Ririn says:

    Tolong diberi peringatan kepada supir taksi pusaka dengan no mobil XI372 no plat mobil B 1572 CTC. Di depan gambir udah tau macet, dia klakson2 & mau nyalip. Hampir nyerempet mobil saya suzuki ertiga merah.

    Sering banget supir bluebirdgroup pada ugal-ugalan. Nyari supir di test dulu ga sich?.

  3. endy says:

    Saya juga hari ini kecewa dgn taksi pusaka bluebird group.. barang saya yg ketinggalan di taksi, sdh saya laporkan ke pihak bluebird group.. tp nyatanya tidak ada konfirmasi.. selama ini saya juga menganggap bluebird group punya pelayanan yang baik

  4. ari wahyu says:

    saya pikir taksi yg sudah mendapatkan banyak penghargaan sudah baik dalam hal merekrut supir/pengemudi ternyata oh ternyata
    masih ada pengemudi yg seenaknya mengendarai mobil bahkan sampai mau memukul dengan kunci roda saya sangat kecewa sekali dengan supir taksi PUSAKA dengan nopol B 1490 UTA dan nomor lambung UK 1090

  5. anto says:

    pengemudinya seperti supir bemo, ugal”an di jalan. no lambung W213 meng hajar kaca spion saya. di pecat saja sebelum membunuh orang lain

  6. tedja says:

    Saya naik taxi di surabaya hotel embong kenogo qq014 nama iwan fauzi id 00135763,ke airport juanda ,jalan ke arah barat tol tambah jauh ,bukannya jalan ngagel masuk tol ,,,tambah mahal dan kembalian tol tidak dikembalikan hati2 wisatawan yg dtg ,taxi pusaka group blue bird

Leave a Reply