«

»

Sep
17

Oknum E-KTP


Share on Twitter

Ilustrasi

Di Desa kami tepatnya Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka Kabupaten Cianjur sedang dilaksanakan pembuatan e-ktp di mana warga dipungut biaya 10.000/orang, katanya gratis tapi kok masih bayar, dana tersebut dialokasikan untuk konsumsi petugas, transport petugas, bayar listrik desa dll.

Bisa dibayangkan 10.000 x jumlah penduduk, mungkin bagi orang mampu gk jadi masalah tapi bagi rakyat kecil terbebani, keberpihakan dan regulasi bagi rakyat kecil diabaikan, pembodohan publik, terjadi disini, mudahan2an pihak terkait bisa membaca dan menindaklanjuti masalah ini……

*[Sudah dilaporkan ke pihak terkait pada 22 Oktober 2012]

Share on Twitter

Pengaduan Terkait:

  1. Oknum TNI Tidak Menaati Rambu Lalu Lintas
  2. Pungli SIM
  3. Oknum Pegawai Samsat Gunung Sahari Nilep Seenaknya
  4. Pungutan Tak Wajar E-KTP dari Pak RT
  5. Pungutan Liar Saat Perpanjang KTP
  6. Pungli di Samsat Cileduk
  7. Oknum Polisi Semarang Minta Baju Batik Sebagai Ganti Tilang
  8. Penyalahgunakan Jabatan Kepala Desa
  9. KTP Disita Petugas Kecamatan!
  10. Safe Our Wild Life!

2 comments

  1. Hengky says:

    Didesa bojongkulur e-KTP juga dipungut Rp 10rb/org. Apa ini bukan Pungli. Korupsi sudah mengakar peninggalan Orde Busuk.

  2. TITA YULIANTI says:

    aku perwakilan warga kel Ds,Serang mekar ,kec.ciparay Kab:bandung,Berawal dari Ktp lah kita mulai segalanya(penycoblosan pemimpin,cari kerja u/ perekonomian keuangan klrga.jaminankesehatan,pinjaman modal umkm,dll)Tp kenapa msh saja ada oknum yg ingin memanfaatkan situasi ini dlm pembuatan e-ktp gratis ini,antara lain:
    >Hrs ada surat panggilan terlebih dahulu,tp bukti’ya msh byk yg belum ada panggilan bukti’nya suami saya blm ada panggilan,kebalikan sama saya sendiri ada panggilan yp tidak sesuai dgn nomor yg berlakum
    >trs barusan ada pengumun bisa pembuatan e-ktp dengan syarat hrs membawa kk & ktp yang berlaku,udah rombongan kami brangkat ke kecamatan knapa msh dipersulit ?ditolak dgn alasan hrs pake kk 2012,pdhal warga pd g tahu,klu kk sendiri ada exp(kadarluasa kaya di makanan aza)apalagi pembuatan kk kan hrs ada uang Rp.50 rb dulu,baru bisa dikrj.in,jd rombongan kami pd pulang lagi dgn kecewa sambil mikiran”cari uang dimana buat bikin kk”tak peduli perut kami lapar karena ninggalin sisa pkrjan kami,maklum bukan pegawai negri atau pabrik yg tetap cuman serabutn biasa yg senang dgn pengumuman pembuatan e-ktp,karena kami merasa sangt membutuhkan untuk kehidupan kami biar semakin membaik & sejahtera,.

    >

Leave a Reply