«

»

Sep
17

Penipuan Kedok Keluarga Kecelakaan


Share on Twitter

Ilustrasi

Tanggal 9 september kemarin sekitar pukul 22.00 saya mendapat telepon dari seseorang yang mengaku sebagai ayah saya (saat itu pas ayah dan ibu saya sedang bepergian naik motor dan belum pulang), dengan suara tersedu-sedu (suaranya mirip banget sama suara ayah saya) dia bilang kalo abis nabrak orang sampe mati, kemudian telepon diambil alih seorang yang mengaku polisi. dia bilang ayah saya baru diselamatkan dari amukan massa dan diamankan di Mapolres.

Katanya ayah saya minta jalan damai dengan jaminan 2 jt. akhirnya saya diminta mengirimkan pulsa total sebesar 2jt ke beberapa nomor yang katanya milik beberapa oknum polisi, wartawan, dan petugas klinik yang merawat bapak saya. Dia juga minta saya untuk tidak menghubungi nomor hp ayah saya karena udah dirampas massa. karena panik dan kurangnya pengalaman saya, akhirnya saya menuruti dan mentransfer pulsa sbesar 2jt (akumulatif) ke nomor-nomor yang disebut pelaku.

Pagi 10 september pukul 06.00 wib pelaku minta pulsa lagi ke nomor yang lain (katanya nomornya komandannya gitu), tapi syukurnya pagi itu saya sadar kalo saya kena tipu. menyadari modusnya udah ketauan, pelaku langsung bilang “salah sambung”.  Ini nomor-nomor yang terlibat: 082364441646 (nomor penelepon) 082166168909 082365209991 082367451158 082366102308 082114865012 081215135731. Buat para aparat tolong ditindak ya!  Bisa-bisa mencemarkan instansi POLRI. Buat operator TELKOMSEL mohon untuk melakukan tindakan tegas, jangan cuma diblokir, dilacak juga dong! Biar tidak berjatuhan korban baru, mudah-mudahan uang saya juga bisa balik. makasih..

Mishbah
Sedah, Jenangan
Ponorogo, Jawa Timur. 63492
Indonesia

*[Sudah dilaporkan ke pihak terkait pada 17 September 2012]

Share on Twitter

Pengaduan Terkait:

  1. Penipuan, Kecelakaan Kerabat
  2. Penipuan Lewat Telepon, Kerabat Kecelakaan
  3. Penipuan Dengan Kedok Freelance
  4. Penipuan Multi Online Shopping
  5. Penipuan Kartu Discount dengan mengatasnamakan Bank CIMB NIAGA
  6. Penipuan Online Shop FB
  7. Kekerasan di depan Anak
  8. Penipuan Online Store di Facebook
  9. Penipuan Jual Beli Online
  10. Hati-hati Dengan Bank Mega

1 comment

  1. Ranie says:

    Saya jg pernah mengalaminya. Wkt itu seorang oknum telp ke rmh utk mengabarkan bahwa ayah saya mengalami kecelakaan. Karena saya bukan tipe yg gampang panik & percaya, setelah telp itu saya langsung coba telp ke hp ayah saya pdhl saya diperintahkan oleh oknum tsb untuk telp ke no. yg katanya RS. Pertaminpa (tmpt katanya ayah saya dibawa). Tapi setelah saya tekan no. hp ayah saya ternyata yg berbicara org lain yg mengaku sbg pihak polisi yg memegang hp ayah saya. Dipembicaraan tsb saya hanya disuruh cepat2 dtg ke Rumah Sakit yg bersangkutan. Mulai deh muncul sedikit kekhawatiran. Saat itu tetap saja saya tdk menelpon no. yg katanya RS. Pertamina itu.
    Beberapa menit kemudian ada telp masuk dan ternyata ayah saya yg menelpon dari hp nya. Saya langsung bertanya apakah beliau baik-baik saja dan cerita hal yg baru saja terjadi. Setelah ayah saya telp, oknum penipu itu telp lagi, dan bilang klo harus cepat2 krn keadaan ayah saya gawat bla..bla..bla. Saat itu saya dengarkan saja, lalu endingnya saya bentak “dasar penipu” dan dia langsung tutup telpnya.
    Lalu, apakah oknum ini bisa menghack line telp rmh/telp hp ayah saya? Krn ibu saya yg panik sekali jg tdk bs menghubungi hp ayah saya. Ga ada nada apapun ditelpnya.
    Tips : Yg penting buat teman2 semua jgn panik ekstrim krn saat itulah kita gampang diarahkan sesuai kemauan oknum misalnya metransfer uang. Jangan mudah percaya walaupun memang itu berita gawat. Dan, diberi sebuah no.telp kita jangan sekali menghubungi no.tsb. Cobalah telp 108 dulu tny no. telp misalnya Rumah Sakit/Kantor Polisi bersangkutan

Leave a Reply