«

»

Oct
01

Pungli E-KTP


Share on Twitter

Ilustrasi

 

Saya bertempat tinggal di Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, JA-BAR. Pada saat proses photo untuk pembuatan E-KTP di kelurahan bahagia, saya dan semua orang yang hadir saat itu di mintai uang Rp. 10.000,- untuk dapat melewati proses foto E-KTP.

Informasi yang saya dapat juga nanti pada saat pengambilan E-KTP juga di mintai uang, dan KTP lama harus KTP cap catatan sipil, jika masih cap kecamatan harus di rubah dulu ke KTP cap CAPIL, lah pertanyaan-nya kan KK saya sudah Catatan sipil dan saya mau ambil E-KTP yang sudah pasti Cap catatan sipil, lalu buat apa KTP lama dengan cap catatan sipil harus di buat juga ?

Mohon dapat ditindak oknum kelurahan di kelurahan bahagia, karena termasuk PUNGLI yang dipaksakan, untuk warga SATU Kelurahan berapa puluh juta yang dia dapat? kasihan orang-2 kampung yang notabene golongan rendah. Terimakasih atas bantuannya.

 

Muhamad
Griyaasri Bahagia Blok G, RT: 10/33,
Kelurahan : Bahagia,
Kec; Babelan, Kabupaten Bekasi-Jawa barat.
Indonesia

*[Sudah dilaporkan ke pihak terkait pada 22 Oktober 2012]

Share on Twitter

Pengaduan Terkait:

  1. Pungli SIM
  2. Pungli di Samsat Cileduk
  3. Pungli di Polres Bangli
  4. Data eKTP Salah Tidak dapat Kembali
  5. Pungli di Pelayanan SIM Bangli
  6. Penyalahgunakan Jabatan Kepala Desa
  7. Oknum E-KTP

5 comments

  1. Ade Mokoginta says:

    klo saya waktu itu di kelurahan Margahayu, Bekasi Timuer. mereka memang meminta uang dari setiap peserta, tetapi mereka dengan jujur meminta dengan alasan “Pak Tolong kalau sudah proses pembuatan ektpnya, kami minta Sumbangan dari bapak berapa saja.” dia menambahkan, alasannya, “Karena ini hari minggu, dan kami “tetep masuk” (lupa kalimat persisnya). Jadi diminta sumbangannya ya pak, dimasukkan ke toples itu saja”, sambil menunjukkan toplesnya.

  2. Kokoh Handoko says:

    Saya dulu tinggal di Jakarta Timur, tepatnya di Kel Cilangkap Kec. Cipayung, Jakarta Timur, pada Bulan Februari 2012 saya pindah ke Kec. Larangan Tangerang, pada saat mengurus surat pengantar pindah dari Kelurahan saya dimintai uang 20.000 oleh oknum petugas bernama Ibu Magnalia, tapi anehnya saya tidak dikasih bukti kwitansi pembayaran, karena tidak ingin ribut2 saya akhirnya mengalah saja, tolong Ibu ini ditindak, cara nya dengan pura2 mengurus KTP biar nanti ketangkap basah waktu minta pungli tsb soalnya saya lihat ada warga yang mengurus perpanjangan KTP juga dimintai uang 20ribu

  3. Fajar Sutrisno says:

    Saya malah belum buat e-ktp. Waktu ada undangan pembuatan e-ktp nama saya dan istri tidak tercantum. Saya tanyakan ke Kelurahan, disuruh langsung ke Kecamatan saja. sampai di kecamatan saya ditanyai surat pengantar kelurahan. padahal saat di kelurahan, KK lama saya hanya di legalisir. Sampai surat ini saya belum urus lagi soal e-ktp karena pihak Kelurahan dan kecamatan terkesan mempimpong saya. Semoga ada yang menanggapi keluhan saya sebagai warga Bekasi biasa yang bukan pejabat, pengusaha apalagi penguasa.

  4. Rama says:

    itu bukan pungli……
    tapi membayar jasa…..hehehehe…
    gimana gk minta begitu orang operatornya aja gk di bayar…
    jadi wajarlah klo minta balas jasa…
    E-ktp itu gratis klo pegawainya dibayar…
    tapi klo gk dibayar ya jangan bilang gratis…
    lagian mana ada orang kerja cuma nyari PAHALA…

  5. andi says:

    sy dr keluaran margahayu kav darmansyah bekasi mau beritahu pd camat bks napa e ktp ada yg da dpt kok kami lum

Leave a Reply