«

»

Jan
02

Pungutan Liar di Kelurahan dan KUA Ciracas Jakarta Timur


Share on Twitter

Ilustrasi

Kerabat saya yang mengalami kejadiannya, sewaktu ia akan menikah di Kelurahan Kelapa Dua Wetan Kecamatan Ciracas Jakarta Timur dia dikenakan biaya administrasi sebesar 300ribu oleh pegawai kelurahan. Oknum itu bilangnya sebagai uang administrasi tapi tidak diberikan kwitansi atau bukti apapun, kerabat saya pun memberikan uang itu karena dipikiran kerabat saya jika ia menanyakan untuk apa uang itu ia akan dipersulit untuk mengurus surat pernikahan.

Setelah dari Kelurahan ia langsung ke KUA CIRACAS JL.PENGANTIN ALI JAKARTA TIMUR sesampainya di KUA masih saja dikenakan biaya administrasi sebesar 300ribu dan seperti di kelurahan tadi di KUA pun tidak di berikan tanda terima/kwitansi, pegawai KUA itu bilang sebagai uang pendaftaran.

Sehabis administrasi, pegawai KUA itu langsung mempertemukan kerabat saya dengan penghulu. Tidak disangka penghulu pun langsung memasang tarif pernikahan sebesar 1 juta, kemarin saya melihat surat kabar disitu biaya untuk menikah resmi di KUA dikenakan biaya sebesar 30 ribu mohon ditindak lanjuti PUNGLI ini !! karena kasihan buat orang yang tidak mampu jika  pemerintah tindak menindak hal seperti ini, jika dibiarkan saja pasti oknum seperti akan terus meminta PUNGLI atau lebih baik dikeluarkan saja oknum2 seperti ini mohon diproses secepatnya.

Terimakasih

*[Sudah dilaporkan ke pihak terkait pada 02 Januari 2013]

*[Sudah ditanggapi oleh pihak terkait pada 07 Januari 2013]

Share on Twitter

Pengaduan Terkait:

  1. Pungutan Liar Di Loket Legalisir BPKB Samsat Majenang
  2. Pungutan Liar Saat Perpanjang KTP
  3. Pungutan Liar Polisi Lalu Lintas
  4. Pungutan Tak Wajar Pembuatan KTP
  5. Pungli Pembuatan E-KTP
  6. Penyalahgunakan Jabatan Kepala Desa
  7. Pungutan Tak Wajar E-KTP dari Pak RT
  8. Pungli E-KTP
  9. Tidak Ada Alat Transportasi Umum Yang Dapat Diandalkan di Jakarta
  10. Pengurusan KTP Sangat Lama dan Minta Pungutan

3 comments

  1. Humas Prov DKI Jakarta says:

    Yth . Bpk Sandri

    Hal pertama yang kami sampaikan adalah permintaan maaf dan mengenai pengaduan ini berhubungan dengan pelayan apa? apakah memang berhubungan dengan pelayanan umum dikelurahan Ciracas mengenai proses prkawinan karena hal ini memang menjadi tanggung jawab kelurahan. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil yang berhubungan dengan perkawinan (pencatatan perkawinan) dilakukan di Suku Dinas dan untuk pernikahan secara islam di KUA dan telah mendapatkan buku Nikah tidak perlu dicatatkan karena akan diinformasikan oleh Kua ke Dinas.

    Demikian informasi ini disampaikan, semoga bermanfaat.
    Salam
    Redaksi

    Humas Prov. DKI Jakarta

  2. lukman says:

    kenapa harus ada pungli kalau ada warganya yang mau melakukan hal yang sesuai dengan aturan di negaranya, kalau orang pemerintahan mau di hormati dan dtaati tolong hargai dan dukung warganya. jangan malah membebani.

  3. sandry says:

    percuma ada pengaduan klo pengaduannya tdk didengarkan langsung saja disidak tidak usah basa-basi harus ada ini itu langsung saja turun kelapangan kaya bapak jokowi,memang kelakuan orang pemerintahan di indonesia,sama saja tidak percaya dengan orang kecil/masyarakat bawah PENIPU SEMUA

Leave a Reply