«

»

Jan
02

Pungutan Liar Di Loket Legalisir BPKB Samsat Majenang


Share on Twitter

Ilustrasi

Pertengahan bulan Desember ini pd tgl 13-12-2012 saya memperpanjang STNK kendaraan saya di Kantor Samsat Majenang yg kebetulan masih dalam masa angsuran, jadi BPKB yg saya bawa dalam bentuk foto copy dan surat pengantar dari leasing.

Setelah melakukan pendaftaran membayar Rp 5000,- terus saya ke bagian BPKB setelah di cek di bagian BPKB saya di minta membayar Rp 10.000,- kemudian saya bertanya kepada 2 orang petugas yg berada di situ. Ini uang apa soalnya tahun kemarin saja tidak ada pungutan seperti ini, mereka menjawab ini uang legalisir.

Yang saya mau tanyakan apa benar adanya tarikan uang legalisir tersebut?

Ari Kurniawan
Jl.Kapt Suyono 46 Jenang
Majenang, Jawa Tengah. 53257
Indonesia

 

*[Sudah dilaporkan ke pihak terkait pada 02 Januari 2013]

Share on Twitter

Pengaduan Terkait:

  1. Pungli di Samsat Cileduk
  2. Pungutan Liar Saat Perpanjang KTP
  3. Pungutan Tak Wajar E-KTP dari Pak RT
  4. Pungli Saat Pengurusan Mutasi Kendaraan di Samsat Bekasi Kota
  5. Pungutan Liar Polisi Lalu Lintas
  6. Oknum Pegawai Samsat Gunung Sahari Nilep Seenaknya
  7. Pengurusan KTP Sangat Lama dan Minta Pungutan
  8. Pungutan Tak Wajar Pembuatan KTP

2 comments

  1. Nunung says:

    Sebelum saya membayar pajak kendaraan, saya coba cek online. keesokan harinya saya datang ke SAMSAT untuk membayar Pajak Kendaraan Tersebut, namun setelah di total semua ternyata hampir 3 x LIPAT dari keterangan di CEK ONLINE….WOW…..
    misal. Cek Online PKB = 270.000,-
    di Samsat PKB = 460.000,-

    KOK BEDA????

    Mana yang Benar???

    MOhon Infonya…..

    TERIMA KASIH.

  2. naila says:

    sekedar ingin bertanya masalah pengurusan stnk disamsat
    kadang buat orang bertanya
    kadang membayar notice pajak tapi biaya yang tertera tidak sesuai dengan biaya dana yang diminta petugas
    pas di tanya katanya biaya adm lohh kan klo adm kan aturannya tertera donk di pajak bayar,,dan stnknya beragam kadang pindah ke loket lain naik lagi,jadi saya kok jadi mikir bukannya ini korupsi,iyalah secara merugikan pihak kami atau pengguna stnk yang lain…tolonglah transparan kemasyarakat bukannya kalian digaji untuk melayani masyarakat

Leave a Reply