«

»

Jan
03

Penagihan Kartu Kredit yang Sudah Ditutup serta Perlakuan Kasar Bank Mega


Share on Twitter

Ilustrasi

Hari ini, Kamis 20 Desember 2012 saya menelepon bagian penagihan bank mega di no tlp: 021-30487272, tapi dikatakan akan ditelepon kembali dengan alasan bagian penagihan sedang online. Tidak berselang beberapa menit ada telepon dari bagian penagihan dengan Pak Rudi. Saya menyampaikan keluhan ketika BI checking, ada tunggakan dari Bank Mega sebesar Rp 372.611. Saya bingung karena selama ini tidak ada pemakaian untuk cc mega dan tidak ada tagihan untuk pemakaian cc mega.

Setelah di crosschek ternyata ada pemakaian saya di bln Agustus 2011, yang tertagih di bln Sept 2011 sebesar Rp 84.000, dan sudah saya bayarkan Rp 80.000, masih ada sisa Rp 4.000 dan biaya adm Rp 7.500 karena saya bayar  lewat BCA saya ditelpon oleh Bank Mega dikatakan bahwa mereka tidak berhasil mengirimkan tagihan karena tagihannya kembali lagi ke mereka.

Saya sudah pernah menelpon CS Mega untuk update alamat karena tau ada tagihan sebesar belasan ribu dan bunganya, maka saya telepon ke Bank Mega, saya katakan saya akan bayar yang belasan ribu yg merupakan kewajiban saya. Tapi untuk bunga saya tidak mau bayarkan, seharusnya bukan salah saya kenapa tagihannya tdk pernah sampai ke saya. Jika Bank Mega cukup pandai seharusnya menelpon saya untuk konfirmasi alamat kembali agar tidak berbunga tagihan saya. Saat itu saya langsung bayar pemakaian saya via Internet Banking BCA sebesar Rp 25.000 dan bunganya saya minta dihapus, saya juga minta ditutup kartunya.

Permasalahannya ketika minta ditutup, dari CS Mega dibilang harus diblokir dulu. Saya bilang ok silahkan di blokir, dan mereka katakan akan dihubungi oleh pihak dari divisi penutupan. Saya menunggu untuk dihubungi sampai akhirnya saya berinisiatif untuk menelpon sendiri ke CS Bank Mega  dan dikatakan data saya sudah ke bagian penagihan dan saya diminta telepon kesana. Saya telepon dan saya tanya kartu saya statusnya bagaimana? mereka katakan sudah diblokir dan tidak dikatakan ada tagihan. Saya bilang untuk ditutup mereka bilang tidak bisa hanya bisa diblokir dan mereka menyarankan untuk menggunting kartu saya dan saya ikuti.

Saya pikir memang seperti itu sistem di Bank Mega dan saya menganggap masalahnya sudah selesai. Bulan ini ketika saya hendak mengajukan KPR di bank BCA dilakukan BI Checking dan ternyata ada tagihan tersebut. Saya berkali-kali menghubungi bagian penagihan dan mereka katakan akan menghubungi saya pada hari senin 17 Desember 2012, tapi tidak juga dihubungi. setelah akhirnya hari ini saya mencoba hubungi kembali bagian penagihan dan dapat berbicara dengan Pak Rudi dengan meninggalkan pesan agar menghubungi saya, saya shock, tagihan saya dikatakan Rp 2.280.732,-.

Pak Rudi bilang itu dari bunga yang bergulung-gulung selama 1 tahun + annual fee. Saya komplain kenapa ada tunggakan seperti itu di diamkan, seharusnya di info ke saya. Tapi dikatakan bahwa kartu saya sudah diblokir dan mereka tidak bisa kirimkan tagihannya (apakah ini kesalahan saya?). Sampai pada akhirnya saya disambungkan untuk berbicara dengan Bpk Alexa (atasan Pak Rudi), sangat disayangkan saya menjelaskan dari awal tapi tetap tidak ada win2 solution dari beliau.

Malahan saya mendapat perlakukan yang kurang mengenakan dari beliau, bahkan semula saya dibilang: “Ibu bayar saja tagihan ibu sebesar Rp 1.200.000” (yang tertagih sampai dengan bulan Agustus 2012) padahal saya sempat di fax oleh pak Rudi di bulan Agustus 2012 tagihannya Rp 1.785.869. ini sangat aneh, yang pertama data BI Checking dengan data di penagihan amat sangat berbeda, yang kedua data di bulan Agustus 2012 juga berbeda (padahal itu di internalnya mereka sendiri). Pak Alexa sempat bilang, sebelum dia menutup telpon saya dengan kasar,

Ibu jadi mau apa, ibu harus mengikuti ketentuan kita, ya sudah kalau begitu Ibu bayar saja yg Rp 2.2 sekian (tagihan Desember 2012). Kalau ibu ga mau ya saya persulit

dan beliau langsung menutup telepon saya.

Saya tetap tidak rela harus membayar sejumlah tagihan tsb, karena jelas2 bukan salah saya. Seharusnya Bank Mega bisa menginformasikan ke customernya. Jika saya tidak melakukan BI Checking, mungkin tagihan saya bisa mencapai puluhan juta, ini terkesan disengaja sekali.

Untuk Bapak Alexa, mungkin Anda harus intropeksi diri dengan apa yang sudah Anda katakan. jika memang saya menggunakan cc tersebut untuk pemakaian saya pribadi, saya pasti bayar Pak. Tapi ini saya dimintakan bayar yang bukan kewajiban saya dan kesalahan saya.

Bisa dilihat di track record pemakaian cc saya di bank yang lain apakah pernah saya menunggak 1 bulan saja? saya selalu membayar lunas semua pemakaian saya di bulan yang di tagihkan. Mohon tanggapannya, dan mohon dikembalikan nama baik saya di data Bank Indonesia dan jangan mempersulit proses pengajuan KPR saya.

*[Sudah dilaporkan ke pihak terkait pada 03 Januari 2013]

Share on Twitter

Pengaduan Terkait:

  1. Iuran Tahunan dari Kartu Kredit Bank Mega yang Sudah Ditutup dan SMS Kasar
  2. Tagihan Kartu Kredit Bank Mega
  3. Lagi, Pelayanan Kurir Kartu Kredit Bank Mega Yang Sangat Payah
  4. Kartu Kredit Mega Carrefour Yang Mengecewakan
  5. Tagihan Kartu Mega Carrefour yang Terlambat
  6. Mikir – Mikir Lagi deh Kalau Mau Pakai CC Bank Mega
  7. Manajemen Bank Mega yang Tidak Professional
  8. Layanan Kurir Bank Mega yang Sangat Mengecewakan
  9. Service Bank Mega Sangat Mengecewakan
  10. XL Xplor, Sudah bayar…Tapi Tidak Bisa Panggilan Telephone Keluar

12 comments

  1. wijaya says:

    saya ikut prihatin bu.

  2. Lina says:

    Bank mega nampaknya memakai tensga murah untuk menagih kepada nasabahnya, yang terlambat bayarpun di telephone seperti maling dan di sms

  3. rusdiana says:

    bank mega seharusnya memakai tenaga yang berpendidikan .bukan memperkerjakan tenaga yang asal@an dan untuk informasi terlambat membayarpun di tlp dengan kasar persis kayak teriaki maling. giliran di tanya namanya sudah langsung ditutup.mohon perhatiannya

  4. Harjanto says:

    Complaint seperti ini banyak tetapi apa daya kita, dan kita korban tidak bisa berbuat apa-apa. Seharusnya agent penagihan ditutup aja dech. soalnya nyari duitnya dari cara yang kurang baik. Emangnya itu gaji bisa jadi berkah ?. Pihak terkait kemana ya ? Kok keluhan seperti ini tidak ada yang ditanggapi dan cara complaint yang tepat kemana ya ?

  5. yumei says:

    Sekedar info, saya tetap diharuskan membayar kurang lebih setengahnya (ini terpaksa saya lakukan krn nama saya sudah di black list di BI, dan proses pengajuan KPR tdk akan berhasil kalau tidak ada surat keterangan pelunasan dari Bank Mega).

    Sampai dengan detik ini tidak ada permintaan maaf sama sekali dari Bank Mega atas perlakuan yang kasar tsb, padahal saya sudah komplain dengan cs Bank Mega dan mereka bilang akan ada dari Pihak collection utk menelpon permintaan maaf.

    Setelah saya membayar yang bukan kewajiban saya, saya minta surat penutupan kartu yang resmi tapi mereka tidak mengeluarkan, saya hanya diberikan surat pelunasan dan mereka katakan kalau kartu saya sudah tidak aktif dari dulu (aneh sekali kan jawabannya, kalau memang tidak aktif seharusnya tidak ada tagihan dong).

    Anggaplah ini sumbangan utk mereka. semoga tidak ada ditipu lagi seperti kasus saya ini.

    1. hesty says:

      sis yumei, saya minta alamat emailnya boleh? atau CP nya? soalnya mau sharing masalah yang sama terkait bank mega

  6. Wiradharma says:

    Demikian juga saya, ketika CS Bank Mega yang bernama Ir. Ahmad Syarif, berkata-kata kasar (seluruh isi kebun binatang keluar semua) dengan beberapa teman2 dikantor saya, ia menyatakan bahwa hutang saya 15 juta. Padahal setahu saya tunggakan yang belum terbayar tahun 2010 hany 3 juta dan kartu saya sudah lama diblokir. Kemudian saya diperintahkan untuk membayar ke Bank Mega terdekat dengan membayar 5 juta saja. Namun ketika sampai di Bank Mega, CS tidak bisa memberi surat lunas pada saya, katanya harus dari pusat. Sampai sekarang surat lunas tak pernah terbit dan BI Checking masih tercantum. Apakah pemerintah tidak bisa turun tangan ?.

  7. arry says:

    Cc bank mega tukang tipu semua isinya..dasar ******

  8. mutia says:

    emag dah akal2an collection bank mega…markup tagihan kita dengan sengaja dgn lisan mrk berkali kali lipatnya..spy swkt negosiasi tagihan principal terpenuhi…mgkn malah dpet lebih…oknum oknum percollection kah yg bermain disini apa manajemen bank meganya ? hanya Tuhan yg tau…mudah2an perusahaan sprt bankmega terlikuidasi dengan segera.

  9. jono says:

    GIlaaaaaaaaaaaaaaaaaa !!!!
    saya baru saja buat kartu kredit MEGA !!
    duh bijimane ceritanya ini….
    “bingung..bingung”

  10. bayubajay says:

    waduh banyak juga masalah cc Mega ,, kayanya harus cancel pembuatan cc mega ni sebelum terlambat ,,

  11. Hetty Erlina says:

    Pegawai bank skrg etika nya di bawah dasar, gak sadar diri mereka kan di gaji krna ada nasabah.. bank mega uda mau tutup ntar lagi..
    Dan parah nya, mereka manis mulut ketika menawarkan produk nya, stlh kita Ambil, hbs itu kita pun dicuekin..
    Ibuk2 jangan mau di perlakukan begitu, ketusin aja mereka, biar malu…
    Aku jua sdah mengalami soal penutupan cc bni yg susah setengah mati, alasan gak bs menguhubungi kita, tapi pas penagihan kita di ketus2in.. aneh nya Koq nangih bs cari kita, pas kita mau tutup koq sulit bangettt cari kita…
    Stlh saya mati kan dan saya adukan ke rumah saya pengaduan, bulan dpn tiba2 di apply kan lg cc baru, pdhl saya gak minta, saya gak approve untuk di berikan cc, krna sudah trauma dgn perlakuan pegawai2 bank ini…
    Krna kita sudah kesal mereka sok perhatian memberikan cc lagi, kita org gak butuh…

Leave a Reply