«

»

Jan
30

Pungutan Liar E KTP


Share on Twitter
Ilustrasi

Ilustrasi

Kepada bapak yang terhormat, saya mohon kepada bapak tolong ditindak oknum aparatur desa (kepala desa) kami. Khususnya mengenai E KTP di tempat kami, kami warga PTPN V PABRIK KELAPA SAWIT TANJUNG MEDAN.

Ingin mengadukan setiap pengambilan KTP, kami dikenakan patokan biaya 10000 rupiah/orang, dengan alasan uang tersebut untuk pengganti uang minyak. Kami karyawan berjumlah 700 orang, 700 x istri = 1400 orang + anak, jadi 1400 x 10000 = 14.000.000 rupiah,belum termasuk anak.

Itu lah uang untuk pengganti uang minyak aparatur desa(kepala desa). Kami beralamat: propinsi riau, kabupaten rokan hilir, kecamatan pujud, desa perkebunan tanjung medan, RT/RW 002/003.

Kami rakyat masih juga ditokoh-tokohi, katanya E KTP GRATIS buktinya BAYAR. Harus di tindak pak dan dipenjarakan.

 

Ardi
PTPN V PERKEBUNAN TANJUNG MEDAN
Kecamatan Pujud

 

*[Sudah dilaporkan ke pihak terkait pada 30 Januari 2013]

Share on Twitter

Pengaduan Terkait:

  1. Haruskah Pungutan Liar dibudidayakan di Indonesia?
  2. Pungutan Biaya E-Ktp
  3. Pungutan Liar Di Loket Legalisir BPKB Samsat Majenang
  4. Pungutan Liar di Kelurahan dan KUA Ciracas Jakarta Timur
  5. Masih banyak warga yang belum bisa membuat E-KTP
  6. Info Orang Hilang: Mencari Adik Kandung
  7. Pungutan Liar Saat Perpanjang KTP
  8. Pungli Pembuatan E-KTP
  9. Oknum E-KTP
  10. Pungutan Liar Polisi Lalu Lintas

2 comments

  1. oji miroji says:

    ass, pak sya dari kp. dahu desa mekarsari kecamatan bojong kabupaten pandeglang propinsi banten. saya ingin mengadukan bahwa pengambilan e KTP didesa kami dipungut setiap keluarga sebesar 5 rb rupiah, sedangkan jumlah kk di desa kami sekitar 2rb kk. ada info bahwa pungutan ini diintruksikan oleh jepala desa kepada para rt dilapangan. mohon segera ditindak lanjuti.

  2. Suardi. S says:

    Tolong ditertibkan Aparat Pemerintah yg mencederai Program Pemerintah khususnya E-KTP, karena tidak adanya pengawasan dari Pemerintah daerah sampai ke Pusat akhirnya Oknum Ketua RW. 012 Perumahan Jatimulya, Kel. Jatimulya Kec. Tambun Selatan Kab. Bekasi, Prop. Jawa Barat melakukan pungutan sebesar Rp. 3.000,00.- kepada setiap jiwa yg diberikan E-KTP, dan disinyalir aparat Kelurahan turut bermain di dalamnya karena membiarkan pungutan ini terjadi, agar tidak banyak yg menjadi korban tolong ditindak lanjuti laporan kami ini, seharusnya di jaman kemerdekaan ini tidak ada lagi paksaan/pungutan kepada warga hanya karena ingin memperkaya diri sendiri dan kelompoknya. agar tidak banyak penduduk yg jadi korban tolong ditindaklanjuti laporan ini, atas dimuatnya pengaduanini saya ucapkan terima kasih.-

Leave a Reply