«

»

Mar
14

Bank Mega Keterlaluan


Share on Twitter
Ilustrasi

Ilustrasi

Pada tanggal 29 Juni 2012 saya berniat untuk menutup kartu kredit Mega saya yang sudah tidak saya pakai lagi dengan nomor kartu 4201910248265133. Maka saya membayar semua sisa tagihan yang ada senilai Rp. 2.669.100 melalui Bank BCA dan tidak ada sisa tagihan sama sekali setelah pembayaran. Kemudian setelah melakukan pembayaran, saya menghubungi pihak Bank Mega untuk menginformasikan bahwa saya tidak memakai kartu tersebut lagi dan menutup account saya.

Saat itu, Customer Service Bank Mega mengatakan bahwa mereka akan segera menutup kartu kredit saya segera. Namun saya harus menunggu selama 6 bulan untuk menonaktifkan kartu tersebut. Saya tanya, kenapa harus menunggu selama itu hanya untuk menutup kartu? Customer Service mengatakan bahwa itu adalah prosedur dan jika nanti ada tagihan, saya tidak perlu membayarnya karena saya sudah menutup kartu.

Lalu saya pun menggunting kartu Mega tersebut. Sekitar awal bulan Oktober 2012, saya di informasikan oleh kantor lama saya bahwa surat-surat tagihan dari Bank Mega masih di kirimkan ke alamat kantor saya yang lama. Dan di surat tersebut terdapat tagihan berjalan untuk Annual Fee dari kartu yang telah saya tutup dengan di tambah denda keterlambatan pembayaran.

Maka saya segera menghubungi pihak Customer Service Bank Mega untuk mengklarifikasi masalah ini. Saat itu oleh pihak Customer Service, saya di informasikan bahwa kartu saya memang sudah tidak aktif, namun tetap harus menunggu 6 bulan untuk penutupan kartu dan semua tagihan yang tercantum tidak perlu saya bayarkan karena itu hanya prosedur saja. Saya di yakinkan oleh pihak Customer Service bahwa semua tagihan tidak perlu di bayar dan kartu telah di tutup. Bagaimana dengan surat-surat tagihan tersebut? Sekali lagi pihak Customer Service mengatakan bahwa surat-surat tagihan hanya prosedur.

Meskipun saya telah menutup kartu tersebut, saya masih menerima sms dari Bank Mega untuk penawaran-penawaran bulanan. Masih menerima telepon dari Bank Mega yang terus meminta saya untuk tetap menjadi nasabah kartu kredit Bank Mega dengan segala iming-imingannya.

Bahkan tanpa di minta, pihak Bank Mega mengirimkan kartu kredit baru ke alamat kantor saya yang lama dan mengatakan bahwa kartu tersebut bisa di aktifkan kapan saja jika saya berminat untuk kembali menjadi nasabah Bank Mega. Kantor saya yang lama mengatakan bahwa ada kurir yang datang untuk mengirimkan kartu tersebut dan meskipun sudah di informasikan bahwa saya sudah tidak bekerja lagi di kantor itu, namun telepon dan kartu tetap datang.

Akhirnya karena merasa tidak enak dengan kantor lama, saya menghubungi pihak Customer Service dan meminta mereka untuk mengganti data dan alamat pengiriman dan mengirimkan kartu tersebut ke rumah saja, tanpa ada niat untuk memakainya saat itu. Saya pikir saat itu, tokh saya tidak ada tagihan lagi, dan kartu tersebut belum tentu saya aktifkan. Kartu pun akhirnya tiba di rumah pada sekitar bulan December 2012 (saya lupa kapan tepatnya), dan kartu tersebut tetap tidak saya aktifkan sampai tanggal 4 Maret 2013.

Tanggal 4 Maret saya berniat untuk mencoba mengaktifkan kartu kredit Bank Mega tersebut dengan nomor baru 4201 9200 5143 7612, dan betapa kagetnya saya bahwa ternyata kartu tersebut tidak bisa aktif karena pemblokiran. Saya di minta oleh pihak Customer Service Bank Mega untuk menghubungi pihak Collection. Maka saya segera menghubungi pihak Collection dan di terima oleh Risa, yang mengatakan bahwa kartu baru tersebut terblokir karena saya masih ada tagihan di tambah denda keterlambatan pembayaran senilai 500.000 sekian akibat dari Annual Fee dari kartu yang lama!!!

Saya jelaskan kepada Risa mengenai masalah ini, dan dia tidak bisa membantu apapun atas masalah ini. Saya katakan bahwa saya sangat marah dengan kejadian ini, dan saya akan menyampaikan masalah ini kepada media. Risa mengatakan, “Silakan saja ibu kirimkan ke media, saya tidak bisa melakukan apa-apa”. Saya sudah menutup kartu sekian lama, sudah memberikan informasi sesuai prosedur untuk penutupan kartu, dan tidak mengaktifkan kartu baru hingga hari ini, namun sekarang saya malah punya hutang ke Bank Mega akibat dari Annual Fee yang kata Customer Service tidak perlu di bayarkan!

Saya merasa di jebak! Akibat dari hal ini, saya yakin record data Bank saya akan rusak karena saya di tipu oleh pihak Bank Mega. Dan saya pastikan, saya tidak akan mau membayar satu sen pun untuk tagihan tersebut! Dan hari ini tanggal 08 Maret 2013, saya menerima telepon dari pihak Debt Collector, yang menghubungi rumah saya dengan memaki-maki dan meminta saya untuk membayar tagihan.

Kepada Bank Mega, saya minta untuk segera menutup semua kartu saya, dan kartu baru ini akan saya buang dan tolong jangan menipu nasabah lagi. Dan tolong hapus semua tagihan saya. Saya tidak menyangka, Bank sekelas Bank Mega sebegitu putus asanya mencari keuntungan, sampai harus melakukan penipuan kelas rentenir!

 

 

*[Sudah dilaporkan ke pihak terkait pada 14 Maret 2013]

Share on Twitter

Pengaduan Terkait:

  1. Tagihan Kartu Kredit Bank Mega
  2. Mikir – Mikir Lagi deh Kalau Mau Pakai CC Bank Mega
  3. Keterlambatan Pengiriman Kartu Kredit Bank Mega
  4. Iuran Tahunan dari Kartu Kredit Bank Mega yang Sudah Ditutup dan SMS Kasar
  5. Penagihan Kartu Kredit yang Sudah Ditutup serta Perlakuan Kasar Bank Mega
  6. Lagi, Pelayanan Kurir Kartu Kredit Bank Mega Yang Sangat Payah
  7. Manajemen Bank Mega yang Tidak Professional
  8. Layanan Kurir Bank Mega yang Sangat Mengecewakan
  9. Penagihan Iuran Kartu Kredit Bank Mega yang Sudah Saya Lunasi dan Blokir Setahun Lalu
  10. Service Bank Mega Sangat Mengecewakan

Leave a Reply