«

»

Mar
21

Komplain Untuk Indovision


Share on Twitter
Ilustrasi

Ilustrasi

Pengaduan ini kembali dimasukkan ke http://www.rumahpengaduan.com karena pengaduan ini merupakan kelanjutan dari pengaduan sebelumnya yang juga sudah diakui oleh pihak Indovision bahwa mereka sudah menerima pengaduan ini melalui http://www.rumahpengaduan.com .

Sekali lagi Indovision sudah membuktikan bahwa mereka adalah perusahaan yang keras kepala, tidak memiliki pelayanan konsumen yang baik, memiliki sistem keuangan yang harus dipertanyakan, dan tidak perduli terhadap konsumen (berdasarkan pembicaraan Customer Care Indovision melalui telepon), karena mereka yang memegang license untuk beberapa program tayangan yang dibutuhkan masyarakat Indonesia (monopoli) yang tidak dapat disaksikan bila tidak berlangganan.

Justifikasi dari pernyataan ini terdapat dibawah surat pengaduan ini.
Yth Indovision, Mohon penjelasan tagihan pelanggan dengan data sebagai berikut:
Nama: Arung Priyo Isyadi
No. Pelanggan: 401000318363
Pertanyaan yang hendak kami ajukan:
1. Berapa sebenarnya tagihan kami?! (Berapa jumlah yang harus kami bayar + perincian tagihan kami hingga sebesar yang ditagihkan).

2. Berdasarkan keluhan kami sebelumnya dan surat pernyataan dari Customer Care Anda di Semarang, seharusnya saya sudah tidak dikenakan lagi tagihan reconnection TVRI, tapi menurut surat tagihan anda yang terakhir beban itu masih ada (lihat lampiran dari atas ke bawah) jumlah Transaksi Sebelumnya Rp. 439.000,-.
Kenapa hal ini terjadi?! Bukankah seharusnya saya menerima koreksi tagihan karena posting Indovision kantor cabang Semarang yang lebih lama dari pembayaran melalui ATM atau Kantor Pos (menurut Call Center Anda bernama Ami)?!

3. Mohon dijelaskan dari mana jumlah Rp. 439.000,- yang tertera di tagihan saya?! Apakah tercatat di Indovision ada tagihan saya yang belum dibayar?! Bila benar tagihan kapan dan untuk periode kapan?!

4. Sampai sekarang saya belum menerima ganti rugi atas pemutusan secara sepihak oleh Indovision dengan kondisi tagihan sudah TERBAYAR LUNAS DITERIMA OLEH KANTOR INDOVISION SEMARANG. Kapan akan saya terima kompensasi yang dijanjikan sebagai ganti atas kerugian materi dan non materi saya yang jumlahnya tidak kecil?! Apakah Indovision berniat ingkar janji lagi?! Mohon penjelasan dari Indovision secara detail dan secara TERTULIS sehingga tidak ada lagi oper-operan permasalahan dan penjelasan yang saya terima valid secara hukum serta dapat dipertanggung jawabkan (baik oleh Indovision maupun saya).
Demikian yang ingin kami sampaikan, atas kerjasamanya saya ucapkan terima kasih.

 

Best Regards,
Arung Priyo Isyadi
Jalan Kyai Mojo Nomor 37, Srondol Kulon, Semarang 50263
lampiran file: dalam bentuk link ke google drive saya agar tidak membebani host rumahpengaduan.com – https://docs.google.com/file/d/0B3Y5UB4kzOiITnZRSGtYemQwWVk/edit?usp=sharinghttps://docs.google.com/file/d/0B3Y5UB4kzOiIUjVCaXJhc1h1NUE/edit?usp=sharing

Justifikasi pernyataan saya diatas:

1. perusahaan yang keras kepala <– Sampai sekarang Indovision tidak pernah mau memberikan kepada pelanggannya (dalam hal ini saya) sebuah kertas berisi informasi mengenai hak-hak dan kewajiban saya sebagai pelanggan, dengan keras kepala perwakilannya mengatakan bahwa semua “by the system” tapi tetap tidak pernah ada perbaikan atas layanan dan pelanggannya akan selalu dilempari alasan baru (karena memang tidak pernah ada aturan baku).

2. tidak memiliki pelayanan konsumen yang baik <– mencoba menghubungi Indovision melalui telpon, email, sms, dan sampai bahkan facebook sangat sulit dan hampir tidak pernah mendapat tanggapan yang berarti atau tercapai sebuah solusi.

3. memiliki sistem keuangan yang harus dipertanyakan<– Berdasarkan informasi dari Call Center dan semua staf Indovision:
3.1. Pembayaran melalui Kantor Cabang Indovision Resmi diposting lebih lama karena jumlah uang yang diterima harus ditransfer ke rekening Indovision Pusat. Untuk sebuah perusahaan sebesar MNC SKYVISION, anak perusahaanya tidak memiliki rekening yang terintegrasi antara Pusat dan Cabang?! atau Keuangannya tidak bisa memilah pembayaran melalui kantor cabang dan ATM?! atau Indovision Pusat harus menerima uang ditangan dalam bentuk cash untuk menyatakan menerima pembayaran dari kantor cabang (seperti pedagang di pasar tradisional).

3.2. Pertanyaan umum, pengertian dari “Transaksi sebelumnya” dalam surat tagihan sebenarnya maksudnya apa?! Adakah orang yang bisa menjelaskan bahasa yang sangat tidak lazim ini kecuali orang Indovision sendiri?! dan jumlahnya tidak pernah disertai rincian atas apa yang ditagihkan atau yang disebut sebagai “Transaksi sebelumnya”. Sistem keuangan sebuah perusahaan yang katanya memiliki ribuan pelanggan kah ini?!

3.3. Surat resmi seperti surat tagihan seharusnya dberi nomor surat, karena ini akan mereferensikan segala hal dan informasi yang bersifat keuangan untuk kepentingan kedua belah pihak (penagih, dan yang ditagih) tapi semua surat tagihan dari Indovision (setidaknya yang saya terima) tidak ada yang bernomor.

3.4. Update posting pembayaran (informasi dari semua staf Indovision yang pernah menghubungi saya). dilakukan setelah tanggal cetak tagihan bulan berikutnya. Sehingga pembayaran yang dilakukan lewat tanggal bulan berjalan (29,30,31 bulan aktif) walaupun sudah disetorkan ke rekening Indovision Pusat tetap terhitung belum diterima yang berujung pemblokiran layanan atau yang terkenal dengan Blok(4) dan tayang yang bisa diterima hanya TVRI. Jadi pelanggan tidak pernah diberi informasi berapa tagihan yang seharusnya dibayar oleh pelanggan atau informasinya akan berbeda saat di konfrontasikan dengan kantor cabang Indovision.

3.5. Tagihan dalam surat tagihan dan tagihan yang terkirim lewat mail system di decoder tidak sama. Bagaimana mau dijelaskan hal ini ??????????!!!!!!!!!!

4. tidak perduli terhadap konsumen<– Apabila pemblokiran layanan anda dilakukan pada hari minggu, maka Indovision tidak dapat mengaktifkan kembali layanan anda terlepas anda sudah membayar atau belum.

Yang sangat egois adalah, Call Center akan sangat sulit dihubungi dan semua media untuk menyampaikan keluhan tidak ada yang dapat dihubungi atau tidak ada responnya. Alasan klise dari pihak Indovision adalah keterbatasan tenaga kerja, pertanyaannya adalah kalau memang tenaganya terbatas kenapa harus memblok layanan tanpa memeriksa apakah customer sudah melakukan pembayaran.

Saya orang IT dan itu adalah suatu hal yang sangat (maaf bila kasar) bodoh untuk seorang IT yang mengembangkan sebuah sistem untuk layanan Televisi tapi tidak memperhitungkan sistem pembayaran terutama untuk pembayaran yang dilakukan di kantor cabang.

Logikanya bila uang pelanggan masuk ke kantor cabang dengan nomor pelanggan tertentu, staf keuangan kantor cabang cukup mengupdate no pelanggan yang membayar dengan status sudah bayar. Tanggal bayar dan jumlah bayar bisa di cross cek dengan transaksi hari bersangkutan dengan jumlah uang setor dan transaksi tercatat pada hari yang bersangkutan.

Kalau tidak mau susah, banyak sistem billing diluar yang bisa diunduh dengan lisensi Open Source. Demi pelayanan kepada pelanggan kenapa tidak, kenyataannya Indovision dengan sistem seperti itu tenang-tenang saja.

Berarti ada kemungkinan; pertama Indovision diuntungkan dengan kinerja seperti ini, dan yang kedua Indovision sebenarnya merugi sehingga harus mencari celah-celah pembayaran konsumen untuk menutupi kerugian.

Justifikasi ini ditutup dengan sangat gencarnya promosi Indovision bahkan para petingginya super sibuk dengan berbagai kegiatan sosial dan politik tapi yang menjadi tanggung jawabnya sebagai pedagang jasa layanan Televisi berbayar ditinggalkan.

Bukankah ini tindakan sebuah perusahaan yang keras kepala dan tidak peduli terhadap pelanggannya?! Terima kasih.

 

Arung Priyo Isyadi
Jalan Kyai Mojo Nomor 37,
Srondol Kulon, Banyumanik
Semarang, Jawa Tengah. 50263
Indonesia

 

 

*[Sudah dilaporkan ke pihak terkait pada 21 Maret 2013]

Share on Twitter

Pengaduan Terkait:

  1. Pelanggaran Hak-Hak Konsumen Oleh MNC Skyvision Via Indovision
  2. Penipuan Oleh Indovision
  3. Penggandaan Tagihan Indovision
  4. Tagihan Indovision Tidak Sesuai dengan Perjanjian Awal
  5. Kecewa Dengan Pelayanan Indovision
  6. Pelayanan Indovision Sangat Buruk
  7. Keluhan Indovision “Layanan Ini Diblokir”
  8. Pelayanan Indovision Sangat Jelek
  9. Channel Indovision di Blokir Sebagian
  10. Tayangan Indovision Diblokir Lagi

Leave a Reply