«

»

Apr
19

Pungutan Pembuatan Surat Keterangan Waris di Kelurahan


Share on Twitter

Ilustrasi

Saya warga Sukaresmi, Cikarang Selatan. Ayah saya meninggal satu tahun lalu. Kami bermaksud melakukan balik nama sertifikat hak milik rumah dan tanah yang kami tempati, dari nama ayah saya menjadi nama saya dan keluarga (ahli waris).

Sebelumnya kami sudah berkonsultasi ke Notaris dan BPN setempat. Sebagai langkah awal, kami membuat Surat Keterangan Waris, yang telah ditandatangani seluruh ahli waris. Yang selanjutnya juga ditandatangani oleh Lurah dan Camat setempat,tetapi ketika kami mengajukan Surat tersebut ke kelurahan, kami ditolak.

Oleh Sekretaris Desa (Sekdes) kami diminta untuk membuat Akte Waris/Akte Hibah dan harus membayar 5% dari NJOP. Nilainya sekitar Rp. 30.000.000. Kami dengar dari warga Kelurahan lain, untuk membuat Surat Keterangan Waris di kelurahan hanya dikenakan biaya Rp. 500.000 – Rp. 1.000.000 .

Kami tidak mempunyai uang sebanyak Rp. 30.000.000 . Menurut BPN, hal ini juga tidak dibenarkan karena tidak ada dasar hukumnya. Apakah ini termasuk pungutan liar? Lalu apa yang harus kami lakukan?

 

 

*[Sudah dilaporkan ke pihak terkait pada 19 April 2013]

Share on Twitter

Pengaduan Terkait:

  1. Oknum Pungutan Liar Kelurahan Lubang Buaya
  2. Pungutan Liar di Kelurahan dan KUA Ciracas Jakarta Timur
  3. Pungutan Liar Pembuatan E-KTP
  4. Pungutan Tak Wajar Pembuatan KTP
  5. Keluhan Pembuatan KTP, Sudah 6 Bulan Tidak Kunjung Selesai
  6. Haruskah Pungutan Liar dibudidayakan di Indonesia?
  7. Pungutan Biaya E-Ktp
  8. Pungli Pembuatan E-KTP
  9. Pungutan Liar E KTP
  10. Pungutan Liar Di Loket Legalisir BPKB Samsat Majenang

1 comment

  1. djaja says:

    Yth; Bapak /Ibu Karo Penertiban DKI ,
    Bapak kepala Dinas Perizinan dan Perumahan.
    Bapak Karo Pemerintahan Pemda DKI.
    Bapak Ibu Kepala dinas kesehatan DKI

    Kami warga komplek Pam lama Jl. Penjernihan I, kami ingin mengadukan bahwa diwilayah kami komplek Pam lama jl. penjernihan I Rt 007 RW 006 kel. Bendungan Hilir, kecamatan Tanah Abang.
    ada bangunan permanen Ex gedung DKS di jl. Penjernihan Raya I yang sudah dijarah kontruksi nya oleh masyaraqkat tak dikenal, bangunan tersebut memiliki ruang bawah tanah atau basement untuk parkir, karena penjarahan yang tidak bertanggung jawab bangunan basment tersebut kini dipenuhi air setinggi 2-3meter, dan kondisi terbuka anak2 bisa masuk atau terperangkap didalam nya karena hanya 2-3 meter dari jalan komplek atau 10-15 meter dari jalan Penjernihan I, kondisi seperti ini berlangsung sudah 1-2 tahun dan menurut pihak RT/RW sudah dilaporkan ke kelurahan Bendungan Hilir, samapai saat ini masih belum ada tindakan apapun dari pamong pemda DKI qq aparat, mengingat 1. sangat berbahaya jika anak 2 terperangkap di gengan air basement perkir. 2. genangan air setinggi 2- 3 m sudah berlangsung lama tidak pernah surut dan ini menjadi sarang penyakit, yang berpotensi mewabah dan berkembang biak yang disebabkan nyamuk demam berdarah, malaria, kaki gajah dst. 3. kontruksi baja bangunan 3 – 4 lantai ini sudah banyak yang di jarah, dikhawatirkan sewaktu2 bisa roboh dan membahayakan pejalan kaki, rumah warga yang berada disekitarnya serta kendaraan yang parkir disekitar gedung. mohon parhatian pihak PEMDA dan Aparat terkait untuk bertindak sebelum terjadi hal2 yang membahayakan kita semua.

    Hormat dan salam

    a/n

    Warga Komplek Pam lama

Leave a Reply