«

»

May
23

Mohon Arahan, Penyelesaian Masalah Ketenagakerjaan


Share on Twitter

[Pengaduan Terselesaikan]

Saya mohon bantuan untuk konsultasi masalah yang sedang saya hadapi, berikut saya coba jelaskan duduk perkaranya. KRONOLOGIS KEJADIAN :
Pada bulan September-2010 terjadi kesepakatan kerja secara LISAN antara Direktur Utama PT. YP (kota Cimahi) dengan saya, yang menyatakan bahwa saya diterima bekerja di perusahaan tersebut dan mulai bekerja terhitung tanggal 1-Oktober-2010 dengan besaran gaji bulanan yang telah disepakati bersama dan dibayarkan setiap tanggal 1 pada bulan berikutnya. Pada 3 bulan pertama pembayaran gaji dari perusahaan kepada saya masih berjalan lancar secara tunai.

Pada bulan ke-4 (Februari-2011 terjadi kesepakatan baru secara lisan yang menyatakan bahwa gaji bulanan saya naik 25%, namun mulai bulan ke-4 dan selanjutnya pembayaran gaji mulai tidak jelas (tidak utuh sesuai kesepakatan awal dan seringkali dibayar telat secara dicicil) dengan alasan dana sedang minim/ tidak ada dana. Beberapa kali saya meminta dibuatkan perjanjian kerja secara tertulis, tetapi perusahaan tidak pernah membuatnya.

Akhirnya Direktur Utama perusahaan menyatakan secara lisan bahwa saya diangkat sebagai pegawai tetap (disaksikan oleh rekan-rekan kerja yang lain dan pengacara perusahaan tersebut). Kemudian terjadi lagi kesepakatan baru secara. lisan yang menyatakan bahwa gaji saya naik lagi, tetapi mulai bulan Juli-2011 s/d.

Desember-2011 pembayaran gaji semakin berantakan, lalu Direktur Utama perusahaan memberikan selembar cek kepada saya senilai 5 bulan gaji+THR 2011, ditambah penggantian atas pinjaman rekan kepada saya yang akan diganti oleh perusahaan.

Tanggal pencairan cek tersebut tertulis tgl. 13- Januari-2012, tetapi cek tersebut tidak bisa dicairkan karena dananya kosong (berdasarkan Surat Keterangan Penolakan dari Bank Mandiri). Pada bulan Februari-2012 saya mendapati dokumen yang bisa dianggap sebagai bukti pembohongan (kesengajaan) perusahaan terhadap pekerja, peserta outsourcing, bahkan terhadap mitra kerja perusahaan.

Karenanya pada bulan Juli 2012 saya menyatakan mundur dari perusahaan tersebut setelah ribut dengan Direktur Utamanya. Seringkali via sms saya tanyakan/tagih perihal gaji tertahan tersebut kepada Direktur Utamanya, bahkan datang langsung ke kantor perusahaan tersebut, tapi selalu diundur dan diberikan janji manis yang belum juga terealisasikan sampai saat ini (22-Mei-2013).

Tidak saya lupakan bahwa perusahaan tersebut beberapa kali mentransfer ke rekening saya untuk kepentingan bayar tunggakan leasing motor saya. Tapi itu saya anggap sebagai bagian dari kompensasi/ denda keterlambatan pembayaran gaji saya yang tertahan berbulan-bulan oleh perusahaan tersebut, karena pada kenyataannya saya pun menjadi terlilit utang dan selalu terbebani dengan denda tunggakan leasing, pln, pdam, bunga pinjaman kepada pihak ketiga sebagai akibat dari tertahannya gaji bulanan tersebut.

PERTANYAAN :

1. Bagaimana status hukum saya sebagai pekerja yang tidak memiliki surat perjanjian kerja dengan perusahaan tersebut?
2. Bagaimana status hukum atas cek pembayaran gaji yang ternyata kosong dan sudah dinyatakan kadaluarsa oleh petugas bank?
3. Bagaimana perhitungan kompensasi/ Denda atas keterlambatan pembayaran gaji yang belum juga terealisasikan sampai saat ini?
4. Apakah perusahaan tersebut tidak bisa dikenakan sanksi karena telah melakukan hal serupa kepada pegawai/ bekas pegawai terdahulu?
5. Berapa perkiraan biaya yang dibutuhkan untuk menyelesaikan permasalahan ini secara hukum? Mohon untuk tidak mencantumkan nama personal dan perusahaan yang bersangkutan pada forum umum.

Terimakasih atas perhatian, tanggapan, jawaban dan bantuannya.

Hormat saya,
Ilham Dwigunawan

 

 

 

*[Sudah dilaporkan ke pihak terkait pada 23 Mei 2013]

*[Sudah ditanggapi oleh pihak terkait pada 24 Mei 2013]

Share on Twitter

Pengaduan Terkait:

  1. Pegadaian Mengatasi Masalah – Tambah Masalah
  2. Mohon Bantuannya Untuk BERHENTI BERLANGGANAN Top TV
  3. Masalah Paketan mig33 di Operator XL
  4. Mohon Tanggapan Serius, Barang Hilang di Lion Air
  5. Penipuan Lowongan Kerja Perusahaan di Daerah Manggarai Jakarta Selatan
  6. Masalah Kepindahan Kependudukan Sepihak Oleh Oknum PNS Lubuklinggau
  7. Masalah Teknis Indovision
  8. Pemerintah Banyak Melanggar Mengenai Aturan Tenaga Kerja
  9. Masalah Aktivasi Layanan Indovision Yang Tidak Kunjung Selesai
  10. CIMB Niaga X-Tra Dana, Membingungkan dan Tidak Bisa Memberi Kepastian

3 comments

  1. Tim RP.com says:

    Berikut adalah tanggapan dari pihak Disnakertrans Provinsi Jawa Barat yang dikirim ke surel RumahPengaduan.com 24 Mei 2013

    “e-mail telah kami teruskan kepada Bidang Perlindungan Ketenagakerjaan Disnakertrans Provinsi Jawa Barat. Kami juga telah menginformasikan kepada yang bersangkutan agar menghubungi Bidang Perlindungan secara langsung baik ke kantor maupun melalui telepon (022)7564319 agar kasusnya dapat dicatat, dikaji dan kemudian ditindaklanjuti.”

    Disnakertrans Provinsi Jawa Barat

  2. ilham dwigunawan says:

    Terimakasih banyak atas tanggapan dan bantuan dari tim rumahpengaduan.com.

    Segera akan saya lanjutkan pengaduan ke Bidang
    Perlindungan Ketenagakerjaan Disnakertrans
    Provinsi Jawa Barat.

    1. viya noor annisa says:

      Boleh saya tahu nama perusahaan yang bersangkutan tersebut sebagai data dari penulisan akhir kuliah saya?
      saya mohon kesediaan untuk memberi bantuan pada saya karena saya tertarik pada kasus ini.
      terimakasih banyak.

Leave a Reply