«

»

Jun
27

Kolektor Bank Mega Mengancam dan Bertindak Preman


  • [ Sudah dilaporkan ke pihak terkait pada 20 November 2013 ]
  • [ Sudah ditanggapi oleh pihak terkait pada 20 November 2013 ]
Share on Twitter

bank-mega

 

Pada tanggal 26 Mei 2013 Collector Bank Mega datang marah2 dan mengancam akan membawa 90 orang untuk menyerbu ketempat kami tetapi hanya bertemu anak saya karena saya sedang pergi dan pada tanggal 27 mereka datang lagi dan saya memanggil rt dan rw untuk ikut bertemu dengan mereka.

Dalam pertemuan itu mereka menawarkan untuk membayar 2,5 juta kepada mereka agar kasusnya dibekukan tetapi kami tidak mau karena pada dasarnya kesalahan ada pada pihak Bank Mega yang tidak dapat memberikan perhitungan yang jelas pada saat kami akan melunasi tagihan yang sebesar Rp 20.400.000 dan belum lewat jatuh tempo,tetapi disuruh bayar Rp 23.000.000.karena tidak sesuai dengan pemakaian saya maka saya tidak mau membayar.

Sejak saat itu saya diteror dan diancam terus via telepon, sms dan collector yang datang kerumah. Kejadian terakhir pada tanggal 26 Juni 2013, tiba-tiba collector datang kebengkel saya saat saya sedang makan siang. Dia langsung menggebrak meja dan mengancam akan membunuh saya sekeluarga dan katanya dia hanya akan dipenjara 3 bulan lalu dia hendak memukul anak saya dan hendak memukul saya.

Tetapi sempat saya dorong lalu saya menyuruh anak saya untuk merekam tindakan dia sebagai bukti dan rekaman nya sudah saya masukan ke youtube dengan judul Collector Bank Mega bertindak preman.

Karena kejadian ini kami merasa sangat dirugikan.

 

Enih
Jl. Raya Kutabumi no.9
Tangerang, Banten. 15131
Indonesia

 

 

*[Sudah dilaporkan ke pihak terkait pada 27 Juni 2013]

Share on Twitter

Pengaduan Terkait:

  1. Komplain Terhadap Bank Mega
  2. Penagihan Kartu Kredit Bank Mega yang Kasar dan Tidak Menyenangkan
  3. Bank Mega Bank Aneh
  4. Collector Bank Mega Menagih dengan Cara Memaki-Maki dan Kasar
  5. Etika Buruk Penagihan Kartu Kredit Bank Mega
  6. Penagihan Kartu Kredit yang Sudah Ditutup serta Perlakuan Kasar Bank Mega
  7. Penumpukan Jumlah Hutang oleh Bank Mega
  8. Iuran Tahunan dari Kartu Kredit Bank Mega yang Sudah Ditutup dan SMS Kasar
  9. Blacklist dari Bank Mega
  10. Bank Mega Keterlaluan

8 comments

1 ping

  1. Yoni says:

    wah keterlaluan itu collector,, bukan seperti itu cara menagihnya

  2. firman says:

    Wah ternyata si “ANAK SINGKONG” punya debt collector yg LUARR BIASA

  3. Reyhan says:

    Buset….lawan aja bu, kalo perlu ke pengadilan….karena BI sudah buat aturan baru mengenai tatacara penagihan yang santun
    adukan aja banknya anak singkong ini (Bank Mega) ke BI…
    dah ga musim nagih model preman gini,,,,

  4. Ipul says:

    Wah.. kacau Bank Mega, udah salah ngitung.. dipaksa bayar pula.. Debt Collector kaya gitu .

  5. Gatot Aris Munandar says:

    Perihal : Tanggapan atas pengaduan Ibu Enih

    Redaksi yang terhormat,

    Sehubungan dengan surat di rumah pengaduan.com (27/06), “Kolektor Bank Mega Mengancam dan Bertindak Preman”, yang disampaikan Ibu Enih, kami sampaikan bahwa kami telah menghubungi Beliau untuk memberikan penjelasan terkait keluhannya, dan Ibu Enih sudah tidak mempermasalahkan pengaduannya.

    Demikian kami sampaikan. Terima kasih atas perhatian dan kerjasama rumah pengaduan.com untuk memuat tanggapan kami.

    Hormat kami,

    PT Bank Mega, Tbk

    Gatot Aris Munandar
    Corporate Communication

  6. Benben says:

    Wah kalo gini critanya sich males banget da minjem duit ama bank mega.. seremmm bo tukang pukul nya..

  7. penanggap says:

    musti di masukin ke dunia maya bgini baru pada takut Bank nya, baru mau diselesaikan baik2. wkwkw

  8. ypartono says:

    saya juga alamin nih barusan.. dan saya akan pasang di media ini spt bu Enih.. makasi bu Enih

  1. Ngeri, Video Kolektor Bank Mega Bertindak Seperti Preman - Ceriwis - Indonesian Community says:

    […] pengaduan selengkapnya di sini : http://rumahpengaduan.com/2013/06/27…tindak-preman/ Di rate ya gan. Thanks. :kiss Sumber: Video: Kolektor Bank Mega Mengancam dan Bertindak […]

Leave a Reply