«

»

Jul
01

Penyalahgunaan Atribut TNI, oleh Satpol PP Kota Medan


Share on Twitter

 

satpolpp

 

 

Dengan hormat, kepada panglima TNI beserta jajaran, Mendagri, dan Kepala Daerah.  Apakah boleh seorang anggota Satpol PP memakai brevet atau tanda kemahiran TNI? Bukannya brevet tersebut hanya digunakan untuk pakaian dinas TNI. Apakah boleh brevet tersebut digunakan pada pakaian dinas lain.

Artinya jika seorang mantan anggota TNI yang kemudian menjadi satpam boleh memakai brevet tersebut pada pakaian satpam? Kasatpol PP Kota Medan menggunakan brevet tersebut dan mencerminkan contoh yang tidak pantas. Salah satu cara untuk merubah paradigma Satpol PP adalah hilangkan semua atribut/aksesoris yang berbau militer yang dikenakan selama ini.

Seharusnya satpol pp berpakaian PDH saja seperti PNS umum saja, jangan berpakaian PDL seperti mau bertempur di hutan rimba. Ketika anggota satpol PP mengenakan atribut/aksesoris militer maka secara psikologis otak mereka juga pasti akan bertindak seperti hal militer yang terjadi selama ini. Maka jangan aneh kalau di publik ada ungkapan kalau Satpol PP itu kejam seperti pasukan militer.

Dalam hal ini saya melaporkan Kasatpol PP Kota Medan yang memasang atribut TNI seperti brevet tersebut pada seragam Satpol PP. Apakah dibenarkan atau tidak? Sepertinya beliau terlalu berjiwa militer dan tidak pantas menjadi pimpinan Satpol PP. Lalu bagaimana ketentuan pakaian dinas Satpol PP menurut UU dan PERMENDAGRI. Mohon dievaluasi.

 

 

*[Sudah dilaporkan ke pihak terkait pada 1 Juli 2013]

Share on Twitter

Pengaduan Terkait:

  1. Pemerintah Banyak Melanggar Mengenai Aturan Tenaga Kerja
  2. Hati Hati Modus LJ Hooker Kota Wisata
  3. Pungli Dan Kelalaian Petugas KUA Kota Cimahi
  4. Penegakan Perda di Medan Tidak Adil dan Tidak Merata
  5. Pungutan Liar Oknum Polisi Samsat Bekasi Kota
  6. Penipuan Oleh Indosat
  7. Masalah Kepindahan Kependudukan Sepihak Oleh Oknum PNS Lubuklinggau
  8. Pungutan Liar Samsat Pekanbaru Kota

Leave a Reply