«

»

Jul
12

Biaya Perpanjangan SIM A dan C yang Keterlaluan di Satlantas Polres Bungo


Share on Twitter

pungli_pols

 

Pada hari Selasa tanggal 2 Juli 2013 saya mengurus perpanjangan SIM A dan C, jika merujuk pada aturan yang berlaku yaitu UU No 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan beserta dengan aturan pelaksanaan di bawahnya, maka terdapat berbagai hal-hal ganjil yang saya temui.

Pertama terlebih dahulu saya diwajibkan untuk mengurus surat keterangan sehat, dan pada saat itu saya direkomendasikan untuk mengurus di Klinik Bhayangkara yang letaknya berjauhan dengan Satlantas tersebut, dan saya dikenakan biaya Rp 20.000 tapi yang menjadi keheranan saya ialah sama sekali tidak ada pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas di klinik tersebut, hanya menanyakan identitas, berat, tinggi dan kemudian surat keterangan sehat tersebut ditanda tangani, hanya seperti itu saja proses untuk mendapatkan surat keterangan sehat.

Oke, sampai disini saya masih bisa memaklumi, mungkin surat keterangan sehat hanya sebagai bentuk formalitas saja, dan biaya yang dipungut masih dalam batas kewajaran.Namun yang disayangkan ialah, kenapa tidak ditempatkan saja petugas kesehatan di Satlantas tersebut, sehingga para calon pembuat SIM tidak lagi bolak balik hanya untuk mendapatkan surat keterangan sehat, karena saya yakin para calon pembuat SIM kebanyakan tidak tahu bahwa surat keterangan sehat merupakan salah satu syarat dalam proses pengurusan SIM.

Kedua, sudah tertulis dengan jelas bahwa biaya untuk perpanjangan SIM A Rp.80.000, SIM C Rp.75.000. tapi ternyata kenyataan berkata lain. Saya dikenakan biaya total Rp.465.000 alasan mereka yaitu karena saya tidak mempunyai sertifikat mengemudi kendaraan bermotor baik roda 2 maupun roda 4. Memang ketika saya mengisi formulir untuk perpanjangan SIM ada pertanyaan apakah saya mempunyai sertifikat mengemudi atau tidak, dan saya menjawab tidak, karena memang kenyataan demikian.

Mereka menjelaskan bahwa biaya perpanjangan SIM seperti tersebut di atas, namun ada tambahan berupa sertifikat mengemudi roda 2 dan roda 4 yang jika ditotal jumlahnya ialah Rp.310.000. Jumlah yang sangat fantastis menurut saya, karena itu hanya diambil dari satu orang saja. Bagaimana jika dalam sehari ada 10 orang seperti saya, tinggal dikalikan saja.

Pertanyaan saya ialah, apakah memang diwajibkan kepemilikan sertifikat mengemudi tersebut? Karena saya pernah mengantar teman mengurus perpanjangan SIM C di Polres Sleman dan hanya dikenakan biaya keterangan sehat Rp 20.000 dan perpanjangan SIM C Rp 75.000 yang jika ditotal berjumlah Rp 95.000. Tidak ada keharusan untuk memiliki sertifikat mengemudi seperti yang saya alami ketika harus mengurus perpanjangan SIM.

Lagi lagi ini menimbulkan pertanyaan, apakah standar setiap Satlantas berbeda beda dalam penerapan harga pembuatan SIM? Tidakkah semua Satlantas dinegeri ini berada dibawah naungan yang sama yaitu Institusi Polri? Terakhir, sama sekali tidak ada tanda terima satupun dari apa yang sudah saya bayar ketika mengurus SIM tersebut.

 

*[Sudah dilaporkan ke pihak terkait pada 12 Juli 2013]

Share on Twitter

Pengaduan Terkait:

  1. Biaya Perpanjangan SIM A Tidak Wajar
  2. Biaya Perpanjangan Masa Berlaku KTP
  3. Pungli di Polres Bangli
  4. Bank Mega Keterlaluan
  5. Pungli KUA Kec. Larangan – Tangerang – Banten
  6. Pungli KUA Kecamatan Limo Depok
  7. Pungutan Biaya E-Ktp
  8. KTP & KK yang Belum Selesai Selama 4 Bulan dan Biaya Rp 300.000
  9. Biaya Tagihan TopTv yang Tidak Sesuai
  10. Pungutan Pembuatan Surat Keterangan Waris di Kelurahan

Leave a Reply