«

»

Jul
17

Kecurangan Kasir Indomaret BTP Makassar


Share on Twitter

Indomaret

 

Malam ini Tanggal 16 Juli 2013 sekitar jam 20.00, saya belanja di Indomaret Perumahan Bumi Tamalanrea Permai (BTP) Makassar, lokasi toko di jalan besar depan Blok M Perum BTP.

Saat membeli keperluan sehari-hari dan membayar di kasir, terlihat kasir menscan barang yg di beli namun display yang seharusnya terlihat di pelanggan tidak tertulis barang yg di scan dan struk belanja tidak keluar dengan alasan rusak (sudah sekitar seminggu sebelumnya hal yg sama juga terjadi dan alasan rusak tetap terjadi) dengan ragu2 kasir menyebut sebesar 65.000 yg harus saya bayarkan dan saya tetap meminta struk atau diperlihatkan jumlah total yg sebenarnya.

Namun alasan rusak tetap menjadi alasan utama. Setelah membayar saya pulang ke rumah dan menghitung kembali berapa yg seharusnya saya bayarkan. Ternyata total 55.000 yg seharusnya saya bayarkan.

Terlihat bagaimana kecurangan kasir Indomaret. Alasan printer struk rusak setiap bulan terjadi..bisa dibayangkan berapa konsumen yg di curangi selama ini. mohon Indomaret memperhatikan hal ini.

 

 

*[Sudah dilaporkan ke pihak terkait pada 17 Juli 2013]

Share on Twitter

Pengaduan Terkait:

  1. Ketidakjujuran Kasir INDOMARET
  2. Ketidakjujuran Kasir Indomaret dan Pelayanan yang Kurang Baik
  3. Modus Penipuan Baru Kasir Indomaret
  4. Pungutan Liar Kasir Indomaret
  5. Kurang Puas Dengan Pelayanan Indomaret
  6. Kehilangan Barang di Indomaret Tidak Bisa Dilacak Dikarenakan CCTV Rusak
  7. Pelayanan Indomaret Mengecewakan
  8. Indomaret Blow Up Harga Barang + Diskon Tidak Diberikan
  9. Buruknya Pelayanan Indomaret
  10. Indomaret Tidak Ada Uang Kembalian??

3 comments

  1. Medyan MZ says:

    Mlm ini tanggal 1 OKtober 2013 saya belanja di indomaret SIMPANG PRABUMULIH/009 0735-32 dan pelayanannya mengecewakan ,
    sekian

  2. herlin says:

    iya, aku juga baru kejadian hari ini, belanja di pagi hari diindomaret kekuraanganya banyak sekali sekitar 19 ribu….haduhh, hanya karna alasan struk rusak

  3. desi says:

    Kemarin malam tgl 17 mei 2015 pukul 22.43 wib saya belanja di indomaret di bakauheni 3/008, pegawainya rata2 tidak ramah dan membiyarkan pembeli yang sedang ramai saat itu antri dengan sembarang dan mereka pun melayani tidak sesuai urutan antrian
    Ditengan suasana kesal dg antrian panjang dan amburadul itu saya mendengar ada seorang pembeli yang sedang komplain dengan seorang kasir karna merasa kembaliannya kurang 8.000, pembeli tdk diberi struk oleh kasir tetapi pembeli rupanya ngeh dengan harga barang yg sering ia beli itu (rokok)
    #modus pegawai indomaret kali ini memanfaatkan antrian yg ramai dan ketika pembeli itu komplain dengan cekatan beberapa pegawai indomaret tersebut bilang bahwa tidak ada kesalahan dalam penghitungan #tapi gak berani kasih struk
    melihat kejadian tersebut dan beberapa kali pernah mengalami hal serupa (tiba2 di struk ada pembelian minuman yg sebenarnya saya gak beli dan gak ada barangnya jg) saya akan lebih teliti waktu akan melakukan pembayaran
    Tiba waktunya giliran saya membayar sang kasir indomaret bakauheni (yg bernama johansya) itu menscan 4 barang yg saya beli dan dengan lantang bilang total Rp.20.000 dan saya pun mengeluarkan uang sebesar Rp.20.000 karna sang kasir tidak memberi struk saya pun memintanya dan sang kasir bertingkah sok sibuk sendiri dan bilang kertas struknya habis, saya tetap berdiri didepannya walaupun antrian masih panjang akhirnya sang kasir pun mengisi ylang kertas struk dan mesin pun mulai mengprint saya pun menunggu struk saya dengan sabarnya sebab banyak sekali struk2 sebelumnya yg belum ter print, dan akhirnya struk saya sudah tercetak dan total yg harus saya bayar seharusnya adl Rp.17.300 dan di struk itu pun tertulis yang yg saya berikan kepada sang kasir adl Rp.17.300 sehingga tidak ada uang kembalian padahal jelas2 sang kasir bilang total Rp.20.000 dan saya pun mengeluarkan Rp.20.000
    Tapi kasir tersebut tetap saja tidak mau mengembalikan uang saya sebesar Rp.2.700
    Saya bingung dengan indomaret apakah waktu melakukan rekrutmen pegawai tidak melalui proses yg benar sehingga bisa terjadi kejadian seperti ini atau ini hanya kenakalan oknum2 pegawainya atau kejadian2 seperti ini adl modus yg diciptakan indomaret sendiri untuk meraup keuntungan lebih?????

Leave a Reply