«

»

Sep
01

Tidak Profesional


  • [ Sudah dilaporkan ke pihak terkait pada 13 September 2013 ]
Share on Twitter

Logo Lion Air

Anak saya mengadakan penerbangan Bima – Denpasar – Malang hari Minggu tanggal 1 September 2013 seorang diri, selama ini penerbangan ke Malang aman-aman saja, namun kali ini anak saya harus terdampar di Denpasar tanpa sanak saudara serta tanpa jaminan dari Lion Air karena no penerbangan dan penerbangannya tidak ada.

Saat transit tertera jam penerbangan, sebagai orang tua PANIK adalah hal yg utama terjadi melihat anaknya dengan dana terbatas harus terlunta-lunta di Denpasar tanpa ada yang bisa bertanggung jawab, untunglah ada petugas bandara bukan LION yang memberikan info ada penginapan murah sekitar Bandara, dan dijanjikan ada penerbangan besok siang menuju Malang.

Dan banyak penumpang lain yang mengalami hal yang sama menuju ke tujuan yang berbeda. tolong pikirkan keberadaan penumpang andaikan mereka adalah keluarga /anak bapa/ibu sekalian bagaimana?

Share on Twitter

Pengaduan Terkait:

  1. Pelayanan Bagasi Lion Air Tidak Profesional
  2. PELAYANAN BAGASI LION AIR TIDAK PROFESIONAL
  3. Lion Air Sangat Mengecewakan
  4. Mafia Check-In Counter Lion Air
  5. Lion Air Sangat Tidak Bertangung Jawab
  6. Mafia Tiket di Bandara Internasional Lombok
  7. Barang Saya Hilang Dicuri Lion Air
  8. Keluhan Pelayanan Maskapai Lion Air
  9. Kecewa atas Pelayanan Lion Air
  10. Kehilangan Bagasi di Lion Air

2 comments

  1. bunda says:

    Pada tgl 15 September 2013 hari Minggu kemarin suami saya naik pesawat LION AIR Jakarta – Aceh bersama bossnya, Jadwal penerbangan take of jam 11.50.
    Suami sdh sampe jam 11.00 di bandara Soetta n langsung chek in, krn antrian agak byk maka suami antri hingga sekitar jam 11.30.
    Sampe di dpn petugas chek in, namun,alangkah terkejutnya karna petugas mengatakan pesawat sudah take off,dengan alasan pswt brangkat lbh awal krn hari itu penerbangan penuh n pswt sdh landing dari jam 09.00 dan penumpang tinggal suami n bosnya saja,katanya tdi sdh dikonfirmasi di chek in tpi tdk ada nama suami n bosnya itu, akhirnya ditinggal, Padahal belum wktu jadwal terbang./berangkat.

    Yg jadi tanda tanya dan complain kami:

    1.Kalau memang ada prubahan jdwal terbang lbh awal mengapa tdk ada konfirmasi terlebih dulu kepada penumpaNG (cq. suami n bosnya) bukankah di reservasi tiket ada nama jelas penumpang n nomor.hp yg bs dihubungi ?
    2. Alasan yg dipakai utk memberangkatkn pswt lbh awal sehingga mninggalkan penumpang (padahal tanpa pemberitauan) APAKAH ITU BISA DIBENARKAN ? krna setelah melalui beberapa argument n nego2 yg sangat amat alot , Lion AIR hanya memberikan 50 % PENGEMBALIAN DARI HARGA TIKET (Maaf stelah nego yg sgt amat alot krna awalnya pihak Lion tdk mau bertanggung jwb/tdk merasa bersalah tlah mninggalkan penumpang tanpa pemberitahuan penerbangan di luar Jadwal penerbangan sebenarnya).

    3. Akhirnya kami disuruh membeli tiket baru yang harganya harus harga tiket saat itu yg harganya Rp 2.100.000,- dari semula harga tiket kami Rp 1.400.000,- ( hrga tiket kami dikembalikan 50% dari hrga tiket yg kami beli, jadi kami dpt kembalian hrga tiket Rp 700.000, tpi harus beli lagi tiket saat itu yg harganya Rp 2.100.000,-) ALHASIL kami harus mengeluarkan uang lagi untuk beli tiket baru sebesar Rp 1.400.000,- x 2 orang (suami n bosnya)= Rp 2.800.000,-
    Jadi untuk kesalahan penerbangan yg bukan dari kesalahan penumpang (bukan kesalahan kami) Kami harus menanggung beban/membayar/mengeluarkan lagi uang Rp 2.800.000,-
    Kami sangat,amat dirugikan dengan kejadian ini, Begitulah sikap Lion Air dlm melayani konsumen,Silahkan Lion Air yg disini menanggapinya agar para konsumen yg lain tahu bagaimana pelayanan anda terhadap konsumen dan selanjutnya…….
    Silahkan para konsumen menentukan sikap untuk bersama siapa seharusnya mereka terbang agar tidak mengalami hal serupa dengan kami.
    Terima Kasih atas tanggapan nya…

  2. joko says:

    alhamdulillah untung sekarang ada penerbangan dari citilink surabaya-mataram pp, cos jakarta-mataram pp oleh garuda, walaupun harga tiket lebih mahal tapi pelayanan tidak sampai mengecewakan, jarang delay, kalau lion sering delay, apalagi penerbangan terakhir suka digabung2 sama penerbangan sebelumnya yg tujuan sama, bisa mundur, bisa juga maju, alasannya karena jam tersebut sedikit penumpang atau paling gampangnya ada perbaikan pesawat (alasan klasik). kalau dimajukan dengan konfirmasi sih gpp, ini seperti ceritanya bunda dimajukan jam terbangnya tanpa konfirmasi.

Leave a Reply