«

»

Jan
19

Mayasari Bhakti Bekasi-Lebak Bulus Merugikan


  • [ Sudah dilaporkan ke pihak terkait pada 24 Januari 2014 ]
Share on Twitter

mayasari

Saya warga Bekasi yang sering pergi menggunakan Bus Mayasari Bhakti, namun saya merasa kecewa dan jengkel dengan kelakuan para kondektur dan supir bus Mayasari Bhakti 132 jurusan Bekasi-Lebak Bulus. Mereka suka berbuat hal yang tidak sesuai dengan peraturan pemerintah terutama bus AC. 1. Para supir suka meroko di dalam bus saat jalan dan ada penumpang, 2. Para supir seenaknya melakukan balapan dengan bus dan jurusan yang sama, dan yang ke-3 adalah para kenek seenaknya menaiki tarif yang lebih dari seharusnya,misalnya tarif yg aslinya adalah Rp. 9000 ,tapi para kenek malah meminta Rp. 10.000 terutama saat weekend.

Saya sangat kecewa hal ini seharusnya tidak trjadi karena ini merupakan tindak penipuan dan merugikan bagi kami penumpang. Bukan karana hanya uangnya yg tidak seberapa tapi mau sampai kapan mereka akan membohongi dan menipu seperti itu. Mohon secepatnya di urus karena ini akan merugikan sekali untuk kami para penumpang. Terima kasih.

Share on Twitter

Pengaduan Terkait:

  1. Tarif Mayasari Yang Naik Seenaknya Sendiri
  2. Blue Bird SYE 4715 Yang Memutar-mutarkan Penumpang
  3. Waspadai Copet Di Bis Pahala Kencana
  4. Pelayanan Supir Blue Bird Yang Mengecewakan
  5. Supir Taxi Express Tidak Ramah
  6. Layanan Vas XL Sangat Merugikan
  7. Pelayan Indomaret Bekasi Mabuk Saat Bertugas
  8. BCA Merugikan Konsumen dan Pelayanannya Mengecewakan
  9. Indo Taksi Tembak Harga Sesuka Hati
  10. Promo KFC 50% Setiap Hari Rabu Merugikan Konsumen

1 comment

  1. lulu says:

    Ini tolong secepatnya di proses,sampai saat ini msh saja para kenek yang melakukan tarif Rp.10.000 sedangkan normalnya Rp.9000,, terutama pada hari libur mereka memaksa meminta tarif Rp.10.000 dengan alasan sepi penumpang jadi naik seribu,sedangkan masalah sepi penumpangnya itu bukan masalah yang harus di tanggung oleh penumpang. Karna yang saya tau bus lain yang penumpangnya lebih sedikit mereka tetap dengan tarif normalnya.
    Tolong kepada siapa pun anda yang sudah menjadi kewajibannya untuk mengurus masalah ini segera di tindak lebih tegas.

Leave a Reply