«

»

May
05

  • status pengaduan : Selesai
Groupon Pesan Barang Tidak Diantar.


  • [ Sudah dilaporkan ke pihak terkait pada 20 Juni 2014 ]
  • [ Sudah ditanggapi oleh pihak terkait pada 24 Juni 2014 ]
Share on Twitter

groupon

Saya membeli Sponge Face Wash Magic from KUU Konjac,
pada tanggal 14 Maret 2014, dari Groupon dan dijanjikan akan dikirimkan tanggal 2 April.

Sampai akhir April (1 setengah bulan), saya tidak pernah menerima email apapun dari Groupon mengenai pengiriman pesanan saya, dan atas inisiatif sendiri, saya selalu mengecek account Groupon saya, dan tertulis bahwa: pengiriman barang akan dimulai tanggal 2 April, berubah jadi 7 April, berubah lagi jadi 14 April, lalu terakhir diubah lagi menjadi tanggal 23 April.

Tanggal 22 April saya contact CS Groupon via phone dan email, untuk mengingatkan agar pengiriman pesanan saya jangan dimundurkan lagi!
CS Groupon lalu menginfokan bahwa pesanan saya sudah dikirim tanggal 20 Maret 2014, dan diterima oleh orang bernama YANI jam 12.30.
Di rumah saya tidak ada orang bernama YANI!
Nama saya Viriyani, tapi tanda tangan saya bukan atas nama YANI.
Saya curiga kurir pengiriman melakukan fraud, asal menandatangani tanda terima dengan nama YANI, padahal barang tidak dikirim.
Dengan sabar, saya meminta Groupon melakukan investigasi, dan dijanjikan akan diproses dalam 7 hari kerja.
Besoknya tanggal 23 April, saya dihubungi oleh First Logistics yang mengaku sebagai vendor pengiriman, setelah saya jelaskan kasus saya, mereka juga menjanjikan akan investigasi dalam 7 hari kerja.
Hari ini, tanggal 5 Mei, saya dihubungi oleh Acommerce Solusi Lestari, yang menginformasikan hal yang sama dengan First Logistics -> Lalu apa yang dilakukan selama 7 hari kerja???
saya komplain ke perwakilan Acommerce, dan dijawab bahwa yang bertanggung jawab adalah Groupon, karena mereka hanya vendor distribusi -> vendor pengiriman jadinya First Logistics atau Acommerce? MEMBINGUNGKAN! seakan2 mencari alasan untuk cuci tangan dari masalah.
Saat saya cek email saya, Groupon mengirimkan email berikut:

“Sebelumnya kami ucapkan terima kasih telah melakukan pembelian tersebut, berikut kami berikan untuk bukti pengiriman dan pengiriman produk yang Anda sudah pesan.
Sekali lagi kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini.
Demikian kami sampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Hormat kami,
Customer Care Groupon Indonesia \”

!!!???
Lalu apa solusi dari Groupon?
Kok hanya mengirimkan bukti pengiriman yang SUDAH saya sampaikan berkali-kali bahwa itu TIDAK PERNAH saya terima!
Saya ingin solusi dari Groupon!!!!!!
Bukan dilempar-lempar ke vendor-vendor yang sudah tidak profesional, saling menyalahkan, dan terkesan cuci tangan.
Sampai saat ini, email saya belum dibalas oleh Groupon.
Saya masih menunggu solusi!

Terlampir foto bukti tanda terima dengan tanda tangan yang BUKAN milik saya.

Share on Twitter

Pengaduan Terkait:

  1. Kapok Belanja di Groupon Disdus
  2. Produk Belum Dikirim Oleh Groupon Indonesia
  3. Groupon Indonesia dan Vendornya Tidak Profesional
  4. Pembelian Tas dari Groupon Tak Kunjung Dikirim
  5. Penipuan Vendor Groupon Berkedok Jasa Alamat Palsu
  6. Layanan Groupon Indonesia Mengecewakan
  7. Hati-Hati Belanja di Groupon Indonesia
  8. Penipuan Oleh Groupon Indonesia
  9. Penipuan Groupon Disdus
  10. Pihak Groupon Mengabaikan Customer

3 comments

  1. Groupon Indonesia says:

    Kepada Rumah Pengaduan,

    Mohon status case dapat di solved, case customer sudah terselesaikan sejak tanggal 15 May 2014 via email kepada pihak customer yang bersangkutan.

    Terima kasih

    Hormat kami

    Customer Care Groupon Indonesia

    1. Stephanie Adrianto says:

      Mohon maaf, kalau proses pengaduannya lama. Hal ini karena banyak sekali pengaduan-pengaduan yang masuk ke Rumahpengaduan.com sehingga lama diprosesnya.

      Terimakasih

      Hormat Kami

      Tim Rumah Pengaduan (RP)

  2. Louise Patricia says:

    Saya sedang mengalami hal serupa. Saran untuk Groupon, sebaiknya ditinjau lagi kerjasamanya dengan pihak ekspedisi yang sering bermasalah. Reputasi Groupon sangat dipertaruhkan.

Leave a Reply