«

»

Sep
16

Titipan Denda Tilang


  • [ Sudah dilaporkan ke pihak terkait pada 16 September 2014 ]
Share on Twitter

BRIDear Bank BRI
Di tempat

Saya mau bertanya mengenai Titipan Denda Tilang.
Saya pernah membaca informasi di Google mengenai cara pembayaran Denda Tilang Via Bank BRI, dimana di dalam informasi tersebut bahwa Pelaku Tilang perlu membayarkan Denda Tilang yang sudah diberikan oleh PIHAK POLISI kepada Pelaku Tilang apabila Pelaku Tilang meminta SLIP/BUKTI TILANG berwarna Biru dan Denda Tilang yang diberikan oleh Pihak POLISI adalah berupa TITIPAN DENDA TILANG yang artinya apabila Pelaku Tilang sudah memberikan bukti pembayaran Denda Tilang kepada Pihak POLISI maka Pihak POLISI akan memproses hal tersebut dan apabila sudah terproses maka Jumlah Denda yang SESUNGGUHNYA akan muncul dan sepengetahuan saya dan dalam informasi yang saya baca, Denda Tilang yang paling besar pun adalah Rp 50.600,- dimana Rp 50.000,- akan secara otomatis masuk dalam KAS NEGARA dan Rp. 600,- akan masuk dalam SAKU Petugas yang menilang maka kelebihan Pembayaran TITIPAN DENDA TILANG yang dibayarkan bisa diambil apabila Pihak POLISI memberikan Surat Pengajuan Pengambilan Titipan Denda Tilang kepada Pelaku Tilang untuk kembali ke Bank BRI, ini menurut informasi yang saya baca, tetapi kenyataan di lapangan sangatlah berbeda karena ini baru saya alami hari ini tanggal 4 Juli 2014!

Saya datang ke Bank BRI di Jalan ASIA-AFRIKA BANDUNG untuk membayar Denda Tilang yang berupa TITIPAN DENDA TILANG dimana uang tersebut hanya TITIPAN saja kalau-kalau ada kelebihan bisa diambil kembali oleh Pelaku Tilang. Saya dilayani oleh Teller bernama Widya, dia hanya bertanya, ada lagi yang bisa saya bantu Pak? Di dalam hati saya berkata, pertanyaan yang sangat standard bagi nasabah yang menabung ke Bank BRI. Kalau saja Teller tersebut cerdik, intellegent, smart dan pengetahuannya luas harusnya Teller tersebut memberikan penjelasan kepada saya sesuai dalam informasi yang saya baca di Google CARA BAYAR DENDA TILANG VIA BANK BRI tetapi sayangnya tidak ada penjelasan sama sekali kemudian saya pergi ke POLRESTABES BANDUNG yang beralamatkan di JALAN JAWA setelah saya sampai di sana saya memberikan Bukti Pembayaran Denda Tilang yaitu TITIPAN DENDA TILANG kepada Pihak POLISI, Pihak POLISI pun tidak banyak berbicara, mereka sibuk mengurusi berkas-berkas Tilangan yang ada di kantornya.
Tak lama kemudian seorang POLISI memberikan SIM C punya saya dan dia bilang sudah selesai Pak, Bapak bisa pulang hati-hati di jalan.

Saya sangat bertanya-tanya di dalam hati saya, APAKAH BANK BRI DAN PIHAK KEPOLISIAN SUDAH SALING MENGETAHUI INFORMASI MENGENAI TITIPAN DENDA TILANG?! APAKAH PIHAK BANK BRI BENAR-BENAR SUDAH BEKERJASAMA DALAM HAL DENDA TILANG DENGAN PIHAK KEPOLISIAN?!

APAKAH PIHAK BANK BRI SUDAH SANGAT KEKURANGAN ORANG YANG SMART, INTELLEGENT, BERPENDIDIKAN SEHINGGA TIDAK BISA ATAU BAHKAN TIDAK MAMPU MENJELASKAN TENTANG TITIPAN DENDA TILANG ?!

Kalau Bapak/Ibu tidak percaya dengan informasi yang saya berikan, silahkan cek di Google dengan mencari/search di Google CARA BAYAR DENDA TILANG VIA BANK BRI di sana dengan sangat jelas bahwa Denda Tilang yang dibayarkan kepada Bank BRI adalah berupa TITIPAN DENDA TILANG dimana apabila terjadi kelebihan Denda Tilang, maka Pelaku Tilang perlu kembali ke Bank BRI untuk mengambil kelebihan TITIPAN DENDA TILANG yang telah dibayarkan oleh pelaku tilang.

Mohon untuk dibenahi komunikasi antara Bank BRI dan Pihak KEPOLISIAN, tolong untuk benar-benar melatih teller yang intellegent, smart dan memiliki pengetahuan yang luas terlebih dalam urusan nasabah menabung dan orang yang membayarkan Denda Tilang.
sekian, terima kasih.

Share on Twitter

Pengaduan Terkait:

  1. Pemaksaan Untuk Membayar Tilang
  2. Oknum Polisi Semarang Minta Baju Batik Sebagai Ganti Tilang
  3. Tertipu Rp 3,2 Juta Saat Belanja Online
  4. Kepolisian Lalu Lintas yang Tidak Adil
  5. Anggota Kepolisian Yang Seenaknya Sendiri
  6. Penipuan Menggunakan Tokobagus
  7. Kebijakan Bank Mega Sangat Membuat Bingung
  8. Free Annual Fee Kartu Kredit Bank Mega Apakah Jebakan Belaka?
  9. Difitnah Melanggar Lalu Lintas Oleh Oknum Polisi di Semarang
  10. Waspada Penipuan Online Shop

Leave a Reply