«

»

Oct
06

Hati-Hati Beli Voucher Restaurant di Groupon!


  • [ Sudah dilaporkan ke pihak terkait pada 06 Oktober 2014 ]
  • [ Sudah ditanggapi oleh pihak terkait pada 07 Oktober 2014 ]
Share on Twitter

groupon disdusDear pembaca yang terhormat,
Berikut adalah keluh kesah saya terhadap perlakuan dari Groupon maupun dari restaurant Bubur Sapo Bun Ong yang dipromosikan oleh pihak Groupon.
Sebagai catatan pembuka:
1. Ini kisah nyata, dari pengalaman pribadi saya sebagai seorang customer Bubur Bun Ong
2. Review ini saya tulis dengan sejujur jujurnya, tanpa ada maksud untuk memfitnah pihak tertentu
3. Kejadian yang saya akan ceritakan ini terjadi di Bubur Sapo Bun Ong yang beralamatkan :
Jl. Terusan Bandengan Utara B5, Penjaringan
Jakarta Utara
Sehingga kondisi ini tidak bisa disama ratakan dengan Bubur Bun Ong di cabang lainnya yang kemungkinan mempunya standar yang lebih bagus (sebagai contoh : kekasih saya tinggal di daerah Kelapa Gading, dan sudah beberapa kali makan di Bubur Bun Ong Cabang Kelapa Gading, dan tidak pernah mengalami hal ini)

Tanggal 11 September 2014, kurang Lebih Jam 23 an
Di hari itu saya dan kekasih saya ingin makan malam (late dinner) di Bubur Sapo Bun Ong Cabang Bandengan Utara/Penjaringan, karena saya pernah membeli voucher promo makan Bubur Sapo Bun Ong di Groupon, dan kebetulan tanggal expirednya juga di tanggal 11 September 2014.
Saat tiba disana, kondisi restoran sedang tidak ada tamu. Sebelum duduk, saya menunjukkan bukti voucher grouponnya ke kasir/pelayan (seorang wanita) yang sedang bertugas.

Kami saat itu duduk di dekat meja kasir dengan posisi, kekasih saya duduk menghadap ke pintu masuk dan dapur (dapurnya terletak di bagian depan dan bisa terlihat dengan jelas kondisi dapurnya karena dapurnya terbuka dan berdindingkan kaca saja), sedangkan saya duduk menghadap ke dalam / membelakangi pintu masuk dan dapur.
Saat kami baru duduk dan menunggu makanan kami yang sedang diproses, kami memesan minuman 1 botol air mineral dingin dan 1 gelas liang teh.

Sambil menunggu, saya mengamati liang teh yang telah saya pesan, di bagian atas minuman tersebut, ada buih-buih kecil, seperti gelembung udara kecil yang muncul saat sabun bercampur dengan air…tapi tentu saja saat itu kami tidak merasa ada hal yang aneh karena kami kira mungkin saja itu efek dari liang teh tersebut saat baru habis diaduk. Tetapi ternyata saat saya coba minum, liang teh tersebut rasanya di luar kebiasaan, rasanya sedikit terasa asam, sehingga saya berhenti meminumnya.

Sambil ngobrol dengan kekasih saya, saya dan kekasih saya mengamati sekeliling kondisi restoran tersebut dan terus terang saat pertama kali masuk ruangan, kami sudah tidak merasa nyaman, karena AC nya tidak berfungsi maksimal, dan udaranya menurut kami tidak nyaman / lembab / apek.

Setelah menunggu kurang lebih 10 menit, kekasih saya mulai bingung kenapa makanan yang kami pesan tidak juga tampak sedang diproses di area dapur yang letaknya tepat di depan kami (kami melihat seorang pelayan pria tampak berlalu lalang dari dapur depan ke bagian dalam restoran ini, sepertinya makanannya diproses di bagian dalam restoran, bukan di bagian dapur depan).

Sambil ngobrol, mata kami masih menjelajahi kondisi restoran, khususnya di area depan kami yaitu area dapur dan meja kasir. Semakin dilihat, semakin ilfeel untuk makan disini, bagaimana tidak! Restoran ini tampak sangat jorok! Di lantai banyak kecoa kecil dan besar berkeliaran bahkan sampai ke area perabotan dapur. Yang paling mengejutkan adalah, di dalam dapur, tampak beberapa ekor tikus berkeliaran di perabotan dapur.

Saya yang duduknya membelakangi dapur tidak sadar dengan keberadaan tikus- tikus ini, sampai kekasih saya berkata \”say, kayaknya gua ga bisa makan makanan disini, coba lo liat tuh di dapurnya\” (sambil menunjuk ke arah tikus-tikus tersebut). Saya saat melihat tikus itu langsung kaget! Dan saat itu juga saya mengajak untuk pergi dari restoran itu. Tadinya kekasih saya menganjurkan supaya kita pura-pura minta dibungkus saja makanannya dan kemudian kita buang. Tapi saya menolak, dan langsung membatalkan pesanan saya dan complain ke pelayan wanita yang sedang bertugas di meja kasir. Pelayan wanita tersebut tampak kebingungan dan menawarkan ke kami untuk dibungkus saja makanan yang sudah dipesan tadi, tapi kami menolak, dan lebih memilih untuk melunasi minuman yang sudah kami pesan dan kemudian pergi.

Yang lebih meyakinkan saya lagi akan KEJOROKAN restoran ini adalah, saat saya keluar dari restoran ini, dan melewati bagian dapur yang berdindingkan kaca transparan, saya melihat seekor tikus berjalan di atas meja dapur dan berjalan melewati daging merah yang ada di atas piring (kemungkinan daging merah yang akan disajikan kepada kami). WUEKKKKK!!!! WHAT THE HELL!!!! Melihat kondisi kejorokan ini, saya jadi parno, jangan-jangan liang teh yang sempat diminum sedikit tadi, sudah tercemar juga dengan kejorokan restoran ini!!!.

KESIMPULANNYA : RESTORAN BUBUR SAPO BUN ONG CABANG BANDENGAN INI ADALAH RESTORAN TERJOROK YANG PERNAH SAYA DATANGI!!! MASIH MENDING MAKAN DI TENDA/WARTEG PINGGIR JALAN! MASIH JAUH LEBIH BERSIH!

Share on Twitter

Pengaduan Terkait:

  1. Hati-Hati Belanja di Groupon Indonesia
  2. Groupon Indonesia dan Vendornya Tidak Profesional
  3. Beli Barang di Groupon Disdus Tak Kunjung Datang
  4. Layanan Groupon Indonesia Mengecewakan
  5. Voucher Hotel Tidak Bisa Dipakai Alasan Full Booked
  6. Barang Belum Dikirim, CS Groupon Tidak Dapat Dikontak
  7. Penipuan Oleh Groupon Indonesia
  8. Kecewa dengan Klien Groupon Disdus
  9. Penipuan Groupon Disdus
  10. Penipuan Vendor Groupon Berkedok Jasa Alamat Palsu

1 comment

  1. Groupon Indonesia says:

    Kepada Mervyn,

    Terima kasih atas informasinya. Kami akan membantu menyampaikan keluhan Anda terhadap merchant kami (bubur Sapo Bun Ong).

    Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi.

    Terima kasih

    Customer Care Groupon Indonesia

Leave a Reply