«

»

Oct
28

Ancaman dan Teror Debt Collector Bank Mega


  • [ Sudah dilaporkan ke pihak terkait pada 28 Oktober 2014 ]
Share on Twitter

SMS Ancaman2 tgl 22092014 gifJakarta, 22 September 2014
Saya Yulius pernah memiliki Kartu Kredit Bank Mega, dan pada awal tahun 2008 saya telah melunasi nya serta menutupnya melalui call center. Pihak Call Center kartu Kredit bank Mega hanya menyarankan saya untuk menggunting Kartu Kredit saya, karena secara otomatis Kartu saya sudah tertutup by sistem Bank Mega.

Sejak minggu lalu Bp. KEVIN LEONARDO ( dari no 021-29494200 ) menghubungi istri saya dan menyampaikan adanya hutang saya ke bank mega.
Istri saya sempet menjelaskan bahwa hutang saya sudah lunas sejak 11 April 2008, dan kami juga sudah beberapa kali melakukan BI Checking dengan hasil yang sama yaitu telah Lunas sejak 2008.
Selang 2 hari kemudian Bp. KEVIN LEONARDO kembali menghubungi istri saya lagi dan diminta untuk segera melunasi hutang saya, dan kembali istri saya dengan TEGAS mengatakan bahwa saya telah melunasi nya.
( dari no telp : 021-29494200, 021-29934253, 021-29494252, 021-29934252, 021-29494213, 021-29934249, 021-29636100, 021-29934256 dari jam 09.07 hingga jam 09.45 WIB )

Kamis, 18 September 2014 , istri saya mendapat ancaman dari yang mengaku bernama Bp. SAMUEL dari PT. GARUDA KENCANA AGENCY BANK MEGA, yang isinya mengancam keselamatan anak saya. ( bukti sms terlampir ).
( dari no : 0821.2593.0846 ) dan Telpon dari no 021-299342118 jam 11.52 WIB dan 021-299342104 jam 11.52 WIB )
Saya sempat menghubungi Bank Mega di call center, awalnya diterima dan dilayani, tetapi saat saya menyebutkan nama saya, dan menceritakan Permasalahan yg sedang saya alami. Pada saat saya menyebutkan Nama dan PT yg mengaku rekanan dari Bank Mega dan pihak Call Center langsung menutup nya ( diterima oleh CS META).
Saya coba menghubungi kembali di terima oleh CS Floren, dan saya sempat menanyakan apakah pembicaraan ini direkam , dijawab 2 kali iya benar direkam dan saat saya baru saya menyebutkan nama saya, pihak call center bank Mega langsung mengatakan maaf bapak ikut antrian dan akhirnya putus,Saya coba lagi dan hasilnya sama.

Akhirnya saya langsung ke Bank Indonesia untuk meminta BI Checking terakhir dan hasilnya tidak ada sama sekali tunggakan macet saya dari pihak bank Mega. Laporan bank Mega ke BI menyatakan bahwa saya sudah lunas sejak 11 April 2008.
Saya disarankan untuk menuju OJK bagian perlindungan konsumen , dengan membawa bukti yang ada , dan atas saran OJK saya saya disarankan untuk membuat pengaduan tertulis ini.
Saya mohon agar Bank Mega dapat segera menyelesaikan masalah ini dan mengembalikan nama baik saya mengingat adanya ancaman yang kami terima.

Hari ini menyambung keluhan dari saya sebelumnya yang telah saya email ke vcorsec@bankmega.com dan saya cc ke OJK ( bagian Perlindungan Konsumen ) pada tanggal 18 September 2014, dengan ini saya menginformasikan bahwa kami masih di teror oleh pihak Debt Collector Bank Mega , dengan kronologis di bawah ini :
Sabtu , 20 September 2014 :
Istri saya dihubungi oleh Bp. Indra , dan istri saya sudah menjelaskan bahwa kami telah melakukan BI Checking dengan update data terakhir 18 September 2014, yang mana dalam BI Checking tersebut KK saya dari bank Mega telah Lunas ( terlampir di email sebelumnya )
Istri saya juga sudah menjelaskan bahwa kami telah mengirimkan keluhan kami ke bank Mega melalui email dengan di cc ke OJK.
Pak Indra malah menanyakan , apa itu OJK?
Istri saya bilang, silahkan Bapak tunggu saja email dari kami, supaya sama sama enak karena disitu terlampir semua data yang berkaitan.
Setelah pembicaraan selesai, Pak Indra beberapa kali menghubungi istri saya , dan tetap mengatakan bahwa harus melunasi KK saya.
Senin , 22 September 2014 :
Istri saya dihubungi kembali oleh pak Indra, dan meminta agar saya datang ke Gedung Multika lantai 6 untuk bertemu dengan beliau.
Istri saya keberatan , karena setau kami Gedung Resmi PT. Bank Mega Tbk ada di Jalan Tendean, dan yang kami tahu bahwa di Gedung Multika tersebut adalah kantor Debt Collector Bank Mega.
Karena tidak ditanggapi oleh istri saya, beliau berkali kali menghubungi istri saya.

Istri saya juga sudah mencoba menanyakan keakuratan data BI Checking ke pihak BI melalui telp dengan diterima oleh Ibu Diah. Informasi yang didapat bahwa dengan data nya keterangan Lunas yang tertera di BI Checking , keterangan itu adalah valid, karena data tersebut diterima berdasarkan Laporan yang diberikan oleh Bank Mega atau Bank Pelapor.

Untuk itu, saya mohon bantuan nya dari pihak Bank Mega melalui rumahpengaduan.com agar dapat membantu menyelesaikan masalah ini tanpa melalui pihak Debt Collector.

Saya tunggu tanggapan dan respon positif dari pihak bank Mega melalui email saya ini.
Terima kasih.

Share on Twitter

Pengaduan Terkait:

  1. Ketidaksopanan Debt Collector Bank Mega
  2. Intimidasi Oleh Debt Collector Bank Mega
  3. Debt Collector Bank Mega Meneror
  4. Modus Bagi Hasil Bank Mega Dengan Debt Collector
  5. Teror SMS Kartu Kredit Bank Mega
  6. Teror dan Kekurangajaran Colector Bank Mega
  7. Intimidasi Desk Collector Bank Mega
  8. Collector Bank Mega Menagih dengan Cara Memaki-Maki dan Kasar
  9. OTMIL-TNI Padang Jadi Debt Collector Bank Bukopin
  10. Penutupan Kartu Kredit Bank Mega yang Diblokir

Leave a Reply