«

»

Nov
03

Debt Collector Bank Mega Mengancam Membunuh dan Menusuk


  • [ Sudah dilaporkan ke pihak terkait pada 03 November 2014 ]
  • [ Sudah ditanggapi oleh pihak terkait pada 17 November 2014 ]
Share on Twitter

bank-megaBeberapa kali kolega di kantor ditelepon oleh Debt Collector Bank Mega untuk membayar tagihan kakak teman kantor saya yang menurut kakak teman saya sudah lunas, tetapi tiba-tiba mendapatkan tagihan yang membengkak.

Yang mengherankan adalah Bank Mega menyewa Debt Collector sekelas preman dan residivis yang bisa setiap saat getol menelpon kantor kami, sementara pihak yang ditelepon bukanlah pihak yang berhutang, bahkan menelpon ke extension lain dan mengeluarkan ancaman-ancaman pembunuhan, penusukan, dan akan menggeruduk kantor kami. Beberapa teman di kantor yang tidak berurusan juga ditelepon dan dihina dengan kalimat-kalimat kasar.

Debt Collector mengancam akan membunuh kolega saya yang tidak berhutang, beliau mengaku bernama Joni Rajaguguk, berlogat Batak yang sangat kental. Saat saya membantu teman menjawab telepon tersebut dan akan memanggil polisi, pak Joni Rajaguguk tersebut menjawab : \”Silakan panggil polisi, ini sudah makanan saya sehari-hari. Masuk penjara 1 bulan, paling juga nanti dikeluarkan lagi. Setelah itu saya akan membunuh itu temen saya juga keluarganya.\”

Saat ini kasus tsb oleh keluarga teman saya sudah di tangan pengacara. Namun setiap saat telepon dan teror bernada ancaman sering kali berdering. Teman saya yang bukan pihak berhutang juga disuruh melunasinya, mana ada etika pelunasan seperti itu?

BANK MEGA, begitukah caramu memperlakukan pemakai Kartu Kreditmu yang awalnya sangat manis untuk kau tawari dengan berbagai diskon dan kemudahan berhutang?

Saya rasa masalah financial adalah masalah yang sangat confidential yang tidak seharusnya disampaikan oleh pihak manapun. Apakah pantas Bank Mega menggunakan jasa agency kolektor seperti itu?

Share on Twitter

Pengaduan Terkait:

  1. Debt Collector Bank Mega Meneror
  2. Ancaman dan Teror Debt Collector Bank Mega
  3. Ketidaksopanan Debt Collector Bank Mega
  4. Intimidasi Oleh Debt Collector Bank Mega
  5. Modus Bagi Hasil Bank Mega Dengan Debt Collector
  6. Intimidasi Desk Collector Bank Mega
  7. Penelpon Debt Colector Bank Mega Tidak Profesional
  8. OTMIL-TNI Padang Jadi Debt Collector Bank Bukopin
  9. Kolektor Bank Mega Mengancam dan Bertindak Preman
  10. Penagihan Kartu Kredit Bank Mega yang tidak etis

1 comment

  1. gatotarismunandar says:

    Perihal : Tanggapan atas pengaduan Ibu A. Asni Wahyuni

    Redaksi yang terhormat,

    Sehubungan dengan surat Ibu A. Asni Wahyuni di rumahpengaduan.com (4/11), “Debt Collector Bank Mega Mengancam Membunuh dan Menusuk”, kami berterima kasih apabila nasabah dapat menyampaikan keluhan secara tertulis melalui formulir pengaduan nasabah di alamat website kami : http://www.bankmega.com dengan disertai nomor telepon yang dapat kami hubungi.

    Demikian kami sampaikan, terima kasih atas perhatian dan kerja sama rumahpengaduan.com untuk memuat tanggapan kami.

    PT. Bank Mega, Tbk.
    Kantor Pusat,

    Gatot Aris Munandar
    Corporate Secretary

Leave a Reply