«

»

Jan
15

Sistem Telkomsel Menipu Konsumen


  • [ Sudah dilaporkan ke pihak terkait pada 15 Januari 2015 ]
Share on Twitter

telkomsel 01Sudah bertahun-tahun (hampir 20 tahun) kami menjadi pelanggan Telkomsel, dari kartu Hallo, Simpati, maupun As. Ada kartu yg aktif ada juga yang tidak aktif. Kartu yang tidak aktif tetap kami catat masa berlakunya untuk kami isi secara periodik.

Selama ini tidak pernah ada masalah, namun pada tanggal 7 November 2014 ketika kami mengisi salah satu nomor Simpati kami dan seperti biasa kami mengakses *888# untuk mengetahui kapan harus mengisi kembali disebutkan AKTIF sampai dengan 12 Desember 2014, sehingga kami mencatat tanggal 10 Januari 2015 untuk mengisi kembali (SEBELUM HABIS MASA TENGGANG). Dan seperti biasa kami menulisnya pada list kami. Sebagai informasi karena kami memiliki cukup banyak kartu yang pasif maka kami memiliki list (catatan) kapan kartu tersebut harus di isi ulang. Dan waktu mencatat list paling tidak kami memeriksa 2-3 kali dan diperiksa oleh 2 orang jadi total 3-4 kali cek, sehingga hampir tidak mungkin terjadi kesalahan. Terbukti selama bertahun-tahun tidak pernah salah.

Setelah berjalannya waktu kami merasa sedikit aneh mengapa nomer tersebut dilewati oleh kartu yang kami isi ulang setelah kartu tersebut (karena kami punya list maka hal ini terlihat sekali). Karena itu kami melakukan pengecekan tanggal 23 Desember 2014, dan benar kartu tersebut tidak bisa mengakses *888#. Namun ketika kami hubungi Nomer tersebut bisa (masih tersambung), lalu kami menelpon ke 133 via kartu Halo, CS menyebutkan untuk datang ke Grapari karena kemungkinan kartu tersebut rusak.

Keesokan hari (24 Desember 2014) kami langsung ke grapari telkomsel di Jembrana, disana kartu kami dinyatakan hangus. Jelas kami tidak bisa menerimanya. Ketika kami tanya cek respon terakhir *888# yang terkirim ke no tersebut untuk membuktikan kapan kami harus mengisi ulang. CS menjawab “tidak bisa”. Apa ini tidak mau menang sendiri? Kami kembali menanyakan, “sepengetahuan kami, jika kartu hangus dalam 1-2 hari sudah invalid card, tidak bisa dihubungi maupun menghubungi” jawabanya juga ngeles, “untuk Telkomsel masih bisa sampai hilang sendiri”. Jawaban ini jelas selain kacau mau menang sendiri. Sebab kami juga pernah menghanguskan kartu Telkomsel dan 1-2 hari sudah invalid card. Maksud nya ‘sampai hilang sendiri’ itu apa? Tidak ada system yang jelas? Semakin menunjukkan kacaunya system telkomsel.

Karena kami tidak ingin masalah ini sampai keluar kemana-mana pada tanggal 29 desember 2014 kami kembali mendatangi Grapari Telkomsel Denpasar untuk mengadukan errornya system Telkomsel. Oleh CS yg menangani kami, kami mendapat tanggapan yang baik, dan CS tersebut kembali membuatkan kami laporan. Dan mengatakan nanti akan ada CS lain yang akan menghubungi kami.

Keseokan Harinya memang ada CS yang menghubungi kami jika tidak salah namanya ‘Edis’. Nah Edis ini yang parah, awal saja dia sudah mengatakan untuk masa aktif 1 bulan harus refill 25ribu bukan 5 ribu. Kami juga tahu hal tersebut, kami tidak ingin aktif 1 bulan karena no tersebut memang jarang kami gunakan jadi kami isiĀ 5ribu dan 2 hari sebelum masa tenggang habis kami refill kembali. Sekali lagi 2 hari sebelum masa tenggang bukan masa aktif. Jadi kalaupun kami mengisi 25ribu kami tetap menunggu 2 hari sebelum masa tenggang habis untuk mengisinya. Nah jika system telkomsel (*888#) tetap memberikan informasi yang salah (baca: System error) contoh masa aktif yang harusnya 1 bulan disebutkan 2 bulan oleh system telkomsel dan ketika konsumen terlambat mengisi ulang maka kemudian Edis akan ngeles lagi dengan mengatakan kalau yang aktif 2 bulan itu bukan isi ulang 25ribu tapi yg sekian. Ini kan pernyataan ngeles yang mau menang sendiri.

Share on Twitter

Pengaduan Terkait:

  1. HSBC Menipu Konsumen
  2. Penyedotan Pulsa Oleh Layanan GPRS Telkomsel
  3. Jaringan Telkomsel Jelek Sekali
  4. Keluhan Sinyal Telkomsel
  5. Kecewa Dengan Pelayanan Telkomsel
  6. Jaringan Telkomsel yang Parah
  7. Unlimited Telkomsel Flash tidak Connect
  8. Layanan Data Telkomsel Parah!
  9. Telkomsel Sinyal Parah dan Merugikan!
  10. Telkomsel: Pulsa Raib Tanpa Sebab

Leave a Reply