«

»

Feb
02

Polisi Maksa Bayar Denda di Tempat


  • [ Sudah dilaporkan ke pihak terkait pada 02 Februari 2015 ]
Share on Twitter

Polisi Lalu Lintas Kemarin pagi saya dan teman berencana akan pergi ke gramedia di sudirman pekanbaru. saya keliru karena salah ambil jalan. mulailah saya diminta berhenti oleh polisi. saya mungkin sasaran paling empuk. benar-benar empuk, karena melibatkan dua orang (dua motor sekaligus dalam sekali penangkapan). beruntung dari mereka, saya tidak mengingat baik wajahnya, tidak memperhatikan namanya pun tidak mengenali ciri-cirinya.

Saya sudah menyingkir, ditanya kelengkapan surat. diminta bayar di tempat ato menjalani sidang. saya malas sidang. saya mao bayar denda saja tapi lewat rekening atm. rupanya pakai bank b** karena daerah situ tidak ada atm center, kunci motor saya disita, ditambah lagi saya menawarkan meminta polisi untuk menemani saya mencari atm yang dimaksud. tapi sayang polisinya malah menakuti saya dengan keukeuh melanjutkan untuk meminta saya dan teman saya bayar di posko. saya diminta tanda tangan dan bayar. saya keukeuh pingin cari atm, katanya kalo saya bayar di atm, saya akan ambil motor nya di polres/polsek *saya tidak begitu memperhatikan saking pengennya bayar via atm. dan lagi pula, saya tidak tahu di mana letak polres/polsek yang dimaksud karena saya pendatang.

Akhirnya setelah debat sana-sini, saya bayar. dan pulang begitu saja. sampai rumah, saya lupa bahwa saya tidak mendapat bukti apapun bahwa saya telah ditilang. how poor i am? lupa mendokumentasikan, lupa menanyakan nama polisi, apalagi mengingat wajah.

Tolong ya pak polisi, uang denda yang tadi saya bayarkan. kalo memank untuk masuk ke kas negara, tak apa. saya ikhlas, insya Allah. tapi kalo masok kas kantong bapak, semoga anda sadar.. ada lelehan api neraka masuk dalam uang tersebut karena mendapatkan dengan cara tidak semestinya.

Kalo memank ada pelanggar yang ingin membayar denda dengan membayarnya via atm, semestinya anda mengijinkan. bukankah itu meringankan pekerjaan anda? anda tak perlu lagi mencatat, tinggal menunggu bukti pembayaran sambil mengawasi jalan raya. kalo anda tak percaya, semestinya anda ikut menemani pelanggar ke atm, mengawasi dia membayar denda. itu lebih mudah kan?
anda tak perlu khawatir, saya tahu anda tak pernah jaga sendiri. karena itu anda lebih berani ketika berjaga bersama-sama dengan teman anda kan?

tak perlu mempersulit yang sudah mudah. selama masih dalam jalur yang sesuai. semestinya itu akan baik-bai saja. anda, polisi adalah pelayan negara. melayani masyarakat negeri ini. bukan menakuti karena anda bukan teroris bukan hantu. tolong di pertimbangkan..

Share on Twitter

Pengaduan Terkait:

  1. Titipan Denda Tilang
  2. Polisi Tidak Punya Etika
  3. Oknum Polisi Semarang Minta Baju Batik Sebagai Ganti Tilang
  4. Difitnah Melanggar Lalu Lintas Oleh Oknum Polisi di Semarang
  5. Oknum Polisi Nakal di Jalan Raya Ngawi-Solo
  6. Pungutan Liar Polisi Lalu Lintas
  7. Pos Polisi Bulak Kapal Bekasi Sangat Nakal
  8. Berhenti Tidak di Tempat yang Semestinya
  9. Pungutan Liar Oknum Polisi Samsat Bekasi Kota
  10. Arogansi Pengemudi Ford Nomor Polisi F 1611 PD

Leave a Reply