«

»

Feb
09

Kurir JNE Sangat tidak Sopan


  • [ Sudah dilaporkan ke pihak terkait pada 09 Februari 2015 ]
Share on Twitter

jnecurangPada awalnya saya hanya iseng-iseng mengikuti kuis berhadiah dalam rangka Hari Jilbab Sedunia yang diselenggarakan oleh salah satu media sosial ternama. Gayung pun bersambut, saya mendapatkan voucher untuk mendapatkan 1 hijab gratis dari online shop ternama. Ketika itu saya sedang berada di Kediri untuk suatu keperluan, sedangkan paket hasil kuis berhadiah saya alamatkan di kos-kosan saya di Sleman, Yogyakarta.
Paket berhadiah ternyata sampai dalam waktu 3 hari, pada waktu itu adalah musim liburan semester dan keadaan kosan sepi, artinya tidak ada satu orang pun yang ada dikosan. Kurir JNE tiba pada 7 Februari 2015 pukul 14.23. Pada saat kurir JNE tiba dikosan, kebeutlan sang penjaga kosan sedang pergi untuk sebuah keperluan. Paket pun tidak ada yang menerima.

Entah sedang dalam keadaan kesal ataupun muak dengan pekerjaannya. Sang kurir JNE menunggu lama sambil memanggil-manggil siapapun yang ada dikosan. Emosi, sang kurir kemudian menelepon kontak saya yang tertera dalam paket. saya menyayangkan perilaku sang kurir tersebut karena dengan cara yang sangat sangat tidak sopan. Sambil berteriak dan marah-marah, mengeluarkan kata-kata yang tidak sepantasnya dikatakan oleh manusia. Saya berspekulasi sang kurir mungkin belum pernah menemukan kasus sebelumnya, atau sang kurir baru menjadi kurir. Masalahnya, pengiriman dengan tidak ada penerima di tempat tujuan adalah hal yang wajar. Haruskah kita selalu ada di rumah hanya untuk menunggu sang kurir datang?

Ketika saya ditelpon oleh sang kurir sambil marah-marah, saya sangat bingung harus menjawab apa. Sekaligus saya merasa kesal dengan tindakan bapak tersebut. Dengan logat “marah-marah” khas sang bapak malah bilang “halah… males kalo nganter paket ke anak kosan”. Sangat diskriminatif sekali, siapapun pelanggan JNE tetaplah pelanggan yang harus dilayani dan diberikan haknya. saya yang kebingunan hanya bilang “ya, kalo gitu titip ke tetangga sebelah saja”, dengan nyeleneh, si bapak menjawab “tetangga yang mana? Wong sepi semua og, males banget sih, gimana sih kamu?”. Cara yang sangat tidak wajar.

Saya ingin meminta kejelasan JNE, bagaimana prosedur pengiriman paket apabila di alamat pengiriman tidak ada penerima. Dan tolong, training dulu pekerjanya menjadi pekerja yang tahu sopan santun, meskipun saya lebih muda, tolong perlakukan saya sebagai manusia.

Share on Twitter

Pengaduan Terkait:

  1. Pegawai JNE Yang Tidak Punya Sopan Santun
  2. Kurir JNE Masuk Rumah Pelanggan Tanpa Permisi
  3. Paket Hilang, Kurir JNE Tuding PRT Terima Paket
  4. Lagi, Pelayanan Kurir Kartu Kredit Bank Mega Yang Sangat Payah
  5. Penagihan Mega Metro yang Sangat tidak Sopan
  6. Kurir Bank Mega Sangat Mengecewakan
  7. Layanan Kurir Bank Mega yang Sangat Mengecewakan
  8. Kasir Jhonny Andrean Salon Sangat Tidak Sopan
  9. Kecewa dengan Supir Bluebird yang Tidak Sopan
  10. Kurir JNE Balikpapan Sewenang-wenang

Leave a Reply