«

»

Feb
16

Oknum Konter Check In Garuda Indonesia Depati Amir


  • [ Sudah dilaporkan ke pihak terkait pada 16 Februari 2015 ]
Share on Twitter

garudaSaya Naik Garuda Indonesia dari Pangkal Pinang tujuan Jakarta (GA137) Tanggal 12 Feb 2015 Pukul 12.15 . Pada saat saya melakukan check in di counter Garuda indonesia saya diminta membayar Airport Tax dan saya memberikan uang kepada petugas check in Garuda Indonesia yang bernama Tika sebesar Rp100.000. dan kemudian dia mengembalikan uang kepada saya sebesar Rp25.000. Lalu saya bertanya kembali secara baik-baik, berapa Airport Tax nya dan dia(Tika) jawab Rp25.000.

Terus saya pun bertanya kembali…Saya memberikan anda uang Rp100.000 harusnya Anda kembalikan kepada saya Rp75.000. Terus Tika menjawab ,Ibu kasih ke saya uang Rp50.000. Dalam hati saya perempuan ini sudah tidak jujur. Saya tanya lagi waktu saya kasih anda(Tika) uang, anda ada lihat begitupun 1 petugas bagasi berbaju kemeja putih yang berdiri di belakangnya melihat saya memberikan selembaran uang merah Rp100.000.

Saya bertanya lagi apakah di ruangan Bandara Pangkal Pinang ada CCTV? Jawab Tika “Ada” Dan saya pun segera menuju ruangan CCTV bersama beberapa security. Sampai di dalam, saya menjelaskan persoalan saya kepada para Security itu dari awal hingga akhir. terus security itu menjawab “Maaf Ibu, CCTV di konter Check In Garuda lagi rusak”. Saya merasa heran dan aneh dengan jawaban petugas security “kebetulan sekali bisa rusak hanya kamera cctv yang di counter Garuda”, saya hanya ingin melihat kembali bukti rekaman CCTV pada saat saya memberikan lembaran seratus ribu rupiah, tapi beberapa para security (Airport Depati Amir) bersikeras mengatakan kamera CCTV untuk konter check in garuda sering RUSAK!!!

Karena waktu boarding saya sisa 15menit dan saya pun gak mau berdebat lagi, karena saya sudah tau mereka hanya alasan, sangat aneh kamera CCTV di bandara Pangkal Pinang bisa rusak hanya yang di counter Garuda. Akhirnya karena capek berdebat dengan oknum yang tidak bertanggung jawab uang Rp100.000 saya relakan saja, begitu pula dengan uang kembalian Rp25.000 saya tidak ambil sama sekali, dan uang itu saya kembalikan ke oknum Check In Garuda yang bernama Tika (bandara Pangkal Pinang – Depati Amir). Saya memuat berita ini hanya agar orang lain tidak mengalami kejadian seperti ini. Sekiranya pengalaman saya ini dapat menjadi pengalaman dan pelajaran buat orang lain. Sekian dan Terima kasih.

Share on Twitter

Pengaduan Terkait:

  1. Penolakan Bagasi Oleh Petugas Garuda Indonesia
  2. Kehilangan Bagasi Pesawat Garuda Indonesia
  3. Informasi Telat, Garuda Indonesia tidak Membantu Konsumen
  4. Garuda Indonesia: Bagasi Kebawa Sampai Makassar
  5. Garuda Indonesia Tidak Profesional
  6. Sales Counter Garuda Indonesia Yang Menjengkelkan
  7. Pencurian Di Bagasi Garuda Indonesia
  8. Tas Dicuri di Shuttle Garuda Indonesia
  9. Bagasi ditinggal oleh Garuda Indonesia
  10. Uang Belum di Kembalikan Pihak Garuda Indonesia

Leave a Reply