«

»

Feb
18

Ditagih Denda & Bunga Kartu Kredit Bank Mega


  • [ Sudah dilaporkan ke pihak terkait pada 10 April 2015 ]
  • [ Sudah ditanggapi oleh pihak terkait pada 10 April 2015 ]
Share on Twitter

bankMegaSaya adalah pemegang kartu kredit Mega Visa dari Bank Mega dengan No Kartu 4201.9104.6038.3465 dengan limit 4.000.000 (Silver). Pertengahan November 2010 adalah awal pertama saya membayar cicilan kartu kredit Bank Mega. 27 Desember 2019 tanpa pemberitahuan saya dikirimkan lembar asuransi Mega Credit Shield Plus yang dikenakan biaya Rp 15.000-an setiap bulannya ke dalam lembar tagihan.

Selain itu saya jg dikenakan Collection Fee & Interest Charge yang cukup besar setiap bulannya. Juni 2011 adalah kali terakhir saya menerima lembar tagihan dari kartu kredit Bank Mega, kasarnya kartu kredit saya dibekukan karna belum ada pembayaran. Total tagihan per November 2011 adalah Rp 3.444.625. Saya baru resign dr pekerjaan & belum bs melakukan pembayaran, telepon dari kolektor Kartu Kredit Bank Mega hampir setiap hari berdering di rumah menanyakan kapan saya bisa melakukan pembayaran.

8 Agustus 2011 saya dikirimkan lembaran reschedule oleh orang kartu kredit bank mega, saya sedang tidak dirumah. Saya diminta me-reschedule tagihan kartu kredit saya totalnya Rp 3.975.794. Saya diminta tanda tangan & memfaks saja isi dari lembar reschedule tersebut. Reschedule diberikan waktu 13 bulan dengan DP Rp 1.000.000 dimulai pembayaran Agustus 2011 – Agustus 2012. Uang DP reschedule sudah saya bayarkan tgl 26 Juli 2011.

Saya kurang mengerti aturan reschedule krn orang Bank Mega tidak menemui & menjelaskan pada saya aturan main & mekanismenya, sy hanya diminta tanda tangan dan kirim faks. Reschedule saya dibuat flat setiap bulannya sebesar Rp 228.900. Karena saya belum bekerja, jadi sata baru bisa bayar DP Rp 1.000.000 dan cicilan pertama dibulan agustus 2011. Saya baru dapat kerja April 2012, gaji pertama langsung saya bayarkan cicilan Bank Mega sebesar Rp 1.000.000 dibulan Mei 2012 & membayarkannya lagi dibulan Juli 2012 sebesar Rp 746.000. Saya bayar sekalian 1juta & 750an ribu bukan karena malas bayar & habit, tetapi karena saya belum bekerja saat itu dan belum ada dana utk mencicilnya, makanya sekalinya ada uang saya langsung bayarkan sekalian supaya tidak terus2an ditagih kolektor via telepon rumah. Total tagihan dalam reschedule Rp 3.975.704 sudah saya cicil yg memang tidak teratur setiap bulannya, karena saya belum bekerja.

Saya hanya berpatokan pada bulan akhir reschedule berakhir yaitu Agustus 2012 saya sudah harus melunasi tagihan, saya cicil tidak teratur DP Rp 1.000.000 (Jul\’11), cicilan 1 Rp 230.000 (Agust\’11), cicilan 2 Rp 1.000.000 (Feb\’12), cicilan 3 Rp 1.000.000 (Mei\’12), cicilan 4 Rp 746.000 (Jul\’12) Total pembayaran reschedule saya Rp 3.976.000 saya anggap sudah lunas karena per Juli 2012 saya tidak pernah menerima telepon lagi dari kokektor Kartu kredit Bank Mega.

Per Maret 2014 tiba2 saya di telepon ke handphone saya oleh orang kartu kredit menagih kembali denda & bunga kartu kredit saya, sontak saya kaget. Oya, saya gak pindah rumah dan masih dengan nomor telepon rumah yang sama, hanya ganti nomor handphone saja, karena nomor lama hilang.Sekali lagi saya tidak tahu aturan reschedule, karena sesudah lunas saya yang bodoh tidak mengkinfirmasi perihal kelunasan tagihan saya, jadi pihak Bank Mega memanfaatkan kelengahan & kelemahan saya dengan terus memberlakukan bunga dan denda.

Dan adanya bunga dan denda inupun saya tidak tahu sebelumnya bahwa saya di denda 50.000 setiap bulan dan dikenakan bunga yang tidak jelas besarnya setiap bulan sekitar 45.000 s/d 149.000, total bunga dan denda saya setelah saya lunasi reschedulenya adalah Rp 4.170.153. Saya kaget bukan kepalang. Saya ada itikad baik untuk menyelesaikan permasalahan kartu kredit ini, saya diarahkan ke gedung multika wilayah mampang jakarta selatan untuk menyelesaikan bunga dan denda saya, karena saya tidak menerima akhirnya saya diminta membayar Rp 1.251.046 saya.

Saya benar-benar aneh, saya benar-benar kesal, kenapa begitu mencekik. Rasanya saya ingin bayarkan saja April 2014 itu karena saat itu saya memegang uang lawatan ayah saya yang baru seminggu meninggal. Padahal selama merawat ayah sebelum meninggalnya saya tidak lagi bekerja karena mengurus almarhum ayah. Saya minta kebijakan dari PT Bank Mega Tbk agar saya bisa dibebaskan dari bunga & denda yang saya tidak mengerti arah keluar masuknya itu dan nama saya tolong dibersihkan dalam daftar blacklist. Terima kasih.

Share on Twitter

Pengaduan Terkait:

  1. Kartu Kredit Bank Mega Ditagih Setelah Ditutup
  2. Tagihan Kartu Kredit Bank Mega
  3. Merasa Bingung dengan Bank Mega Kartu Kredit
  4. Tagihan Kartu Kredit Bank Mega
  5. System yang Buruk di Kartu Kredit Bank Mega
  6. Sulit untuk Menutup Kartu Kredit Bank Mega
  7. Non-Aktifkan Kartu Kredit Bank Mega
  8. Biaya Annual Fee Kartu Kredit Bank Mega
  9. Kartu Kredit Bank Mega Belum Juga Diterima
  10. Free Annual Fee Kartu Kredit Bank Mega Apakah Jebakan Belaka?

1 comment

  1. herusulistiadhi says:

    Perihal : Tanggapan atas pengaduan Ibu Siti Fatimah

    Redaksi yang terhormat,

    Sehubungan dengan surat Ibu Siti Fatimah di rumahpengaduan.com (18/2), “Ditagih Denda & Bunga Kartu Kredit Bank Mega”, Kami tidak dapat menghubungi yang bersangkutan, sehingga kami mengirimkan surat penjelasan terkait keluhannya.

    Demikian kami sampaikan, terima kasih atas perhatian dan kerja sama rumahpengaduan.com untuk memuat tanggapan kami.

    PT. Bank Mega, Tbk.
    Kantor Pusat,
    Heru Sulistiadhi
    Corporate Secretary

Leave a Reply