«

»

Feb
20

Penerbangan Lion Air yang Tidak Izin dari Kemenhub


  • [ Sudah dilaporkan ke pihak terkait pada 20 Februari 2015 ]
Share on Twitter

Lion AirSaya ingin meng-komplain Maskapai LION AIR agar kedepannya tidak ada lagi yang terjadi seperti yang kami alami.

Ceritanya kemarin tanggal 15 Februari 2015, kami sekeluarga ingin menjemput Kakak Saya perempuan dengan 2 Anaknya (yang besar ber usia 5 tahun, dan yang kecil ber usia 2 tahun) dengan penerbangan JT 0029 destinasi penerbangan dari Denpasar – Jakarta.

Seperti biasa, jadwal pertama kali kami di informasikan oleh kakak saya bahwa mereka akan landing jam 11.00 WIB di terminal 3 Cengkareng, 2 jam kemudian di beritahukan bahwa delay. Dan kami pun menunggu dengan sabar. sambil melihat ke monitor jadwal penerbangan di bandara terminal 3., kami mengecek kode penerbangan tersebut dan memasukkan kode tersebut. kode tersebut ada dan ada status landed.

kemudian kami pun bingung. dan jam 16.00 atau 17.00 saya pun mendatangi kios pesawat Lion Air dan berharap mendapatkan penjelasan mengenai penerbangan JT 0029. dan jawabannya pun menyulut emosi dan dia hanya menjawab \”TIDAK TAHU\”, \”Bapak tanya saja kepada kerabat bapak atau tanyakan langsung ke LION AIR yang di Denpasar\”.

Disini saya mulai bingung, Apakah LION AIR CGK berbeda dengan LION AIR DPS ? pada saat itu kerabat saya tidak bisa di hubungi dikarenakan alat telekomunikasinya lowbat. dan harus menjaga dua anak yang masih Balita.

Sambil terus menunggu saya mencoba menelepon HOTLINE Lion Air, dan dengan jawaban yang gampang dan mudah \”KAMI TIDAK TAHU, BEDA BAGIAN, DAN TANYAKAN KEPADA PIHAK DENPASARNYA\” apakah itu pelayanan yang di berikan oleh Pihak LION AIR ? memang mungkin penumpang telah di beritahukan alasan kenapa terjadi delay/cancel. namun jangan lupakan pihak kerabat atau famili yang menunggu kedatangan di terminal tujuan. seharusnya ada kerjasama yang baik antara kantor perwakilan penerbangan di tiap bandara.

kurang lebih Jam 19.30 CGK saya melihat kakak saya di CCTV kedatangan dan alat telekomunikasinya pun dapat menelpon ibu saya yang dari tadi menangis menunggu kabar anak dan cucu cucu nya tersebut. ketika saya bertanya kepada kakak saya perihal keterlambatannya. kakak saya di infokan bahwa JT 0029 TIDAK MEMPUNYAI IZIN TERBANG.

1. bagaimana bisa Pihak Lion Air sampai tega seperti itu ? menjual penerbangan yang tidak memiliki ijin terbangnya ? Jika terjadi kenapa-kenapa apakah tidak takut akan risiko nya ?
2. Jika ada pergantian penerbangan, alangkah baiknya kantor perwakilan di bandara tujuan di informasikan, sehingga jika ada pertanyaan dari kerabat/famili dapat menemukan jawaban (yang dirugikan bukan hanya penumpang, juga sanak famili yang menunggu kedatangan penumpang).
3. Cukup sampai disini saja praktik praktik penerbangan di Indonesia seperti ini.
4. Jika harapan kami tidak tersampaikan, mungkin pihak Lion Air sendiri yang harus mengalami hal serupa baru akan sadar bahwa hal tersebut dapat merugikan bagi kami orang yang tidak paham akan dunia penerbangan.
5. mencari keuntungan hal yang wajar dalam bisnis tapi safety harus di utamakan terlebih dahulu juga SOP yang berlaku.,

Share on Twitter

Pengaduan Terkait:

  1. Lion Air Merubah Waktu Penerbangan
  2. Penerbangan Lion Air Sering Telat
  3. Bagasi Hilang Pada Penerbangan Lion Air
  4. Kehilangan Bagasi Pada Penerbangan Lion Air CGK-LOP
  5. Tidak Ada Panggilan Terakhir Dari Lion Air
  6. Tidak Ada Kepastian Dari Pihak Lion Air
  7. Pelayanan Yang Buruk Dari Crew Ticketing Lion Air
  8. Pembatalan Tiket Oleh Pihak Lion Air
  9. Pengembalian Uang Refund yang Tidak Sesuai
  10. Kecewa Dengan Maskapai Penerbangan Lion Air

Leave a Reply