«

»

Feb
26

Tagihan Kartu Kredit Fiktif Bukopin


  • [ Sudah dilaporkan ke pihak terkait pada 26 Februari 2015 ]
Share on Twitter

Picture 013Tagihan Kartu Kredit Fiktif Bank Bukopin
Pada awal tangal 6 Januari 2015 Istri saya menelpon Bukopin call center 14005 menanyakan perihal status kartu kreditnya dan dilayani oleh Mbak Sari, Beliau megatakan bahwa“ untuk kartu kredit Ibu Nur Azizah dengan nomor 4211 6701 2714 8002 sudah diwritte off atau dihapuskan”. Setelah dijelaskan Istri mengatakan “kalau sudah dihapuskan tapi kok masih ada kollektibilitas BI”?.Lalu istri saya disarankan menghubungi 021 5604302 ext 1301-1307 agar lebih jelas. Setelah menelpon nomor tersebut pengecekan data harus ditunggu setelah tiga hari.

Karena proses harus menunggu, sayapun berinisiatif menyeleaikan sendiri permasalahan kartu kredit Bukopin istri saya di Bank Bukopin Panglima Sudirman Surabaya.Saya pertama menghubungi nomor 0315451117 dan tersambung dengan Bapak Dayat di nomor 087751054407, Pak Dayat megatakan “memang datanya Ibu Nur Azizah hanya ada di system Bukopin Surabaya kalau Jakarta memamg datanya tidak ada”. Akhirnya tercapai kesepakatan sayapun melunasi kartu kredit istri saya di Bukopin Surabaya bersama bapak Dayat dengan bukti lunas tertanggal 30 Januari 2015 Nomor : 0039/COLL/DIKK/1/2015

Saya berpikir urusan dengan bank Bukopin telah selesai .Namun tiba-tiba tgl 13/02/2015 pukul 10.19 wib dan tgl 14/02/2015 pukul 09.30 wib kami mendapat telepon dari pihak penagih Kartu Kredit Bukopin, mencari Bapak Syihabuddin.Ada seorang pria bernama Bpk.Immanuel dari Bukopin Surabaya dengan no.telephone: 031-28935300. Berulang kali hal ini saya jelaskan ke pihak penelepon, bahwa saya tidak memiliki kartu kredit Bukopin, saya katakan kalau rekening tabungan Bukopin saya punya di cabang Perak Surabaya degan nomor 1309005273, dibuka tgl 11 April 2014 namun sudah tidak aktif lagi. Tapi Pak Immanuel bersikeras tagihan saya ada di system card center Bukopin Surabaya sejak 2008 dengan nomor kartu kredit 4211 6701 2908 3089.
Tgl 14/02/2015 saya menghubungi call center Bukopin 14005 berbicara dengan ibu Ayu menayakan nomor kartu kredit tsb , ibu Ayu menjelaskan “nomor kartu tsb tidak terdaftar atau tidak ada”, di hari yang sama sekitar pukul 09.30 saya menelepon Pak Dayat di nomor 087751054407 menanyakan hal yang sama, dan jawabannya pun sama “ nomor kartu tidak ada”.

Akhirnya pada tanggal 20/02/2015 pukul 16.11 wib kami bertemu Pak Immanuel di graha Bukopin Surabaya, dia menunjukan kami selembar kertas print out yang bertuliskan nomor kartu, nomor hp, dan usaha saya..tapi sungguh lucu karena data yang tertera di print out tersebut persis sama degan data pada rekening tabungan Bukopin yang saya buat di tahun 2014. Lalu saya tanya dari mana dapat nomor hp dan usaha saya kalau dikatakan tagihan tsb ada di tahun 2008 sedangkan nomor hp dan usaha tsb baru terdaftar di Bukopin konvesional di tahun 2014 dan nomor hp saya itu hanya Pak Dayat yang tahu? pengajuanya kapan? bukti transaksi dan tagihan ada tidak?limit atau platpon berapa?. Pak Immanuel hanya menjawab” itu rahasia kita,yang jelas nama bapak ada di system kita”. Setelah itu pak Immanuel merasa bingung, dia memanggil assisten managernya yaitu Bapak Freddy Ginanto, nomor pegawai 212870844. Pak Freddy tetap bersikukuh dan mengatakan hal yang serupa dengan Pak Immanuel. Lalu saya katakan ke Pak Freddy, pak kalau memang saya punya kartu yang bapak sebutkan tolong saya minta data dan buktinya. Jangan membuat hal-hal yang tidak benar. Tiba-tiba pak Freddy marah dan berteriak mengusir saya untuk pergi dari Bukopin.

Saya berharap Bank Bukopin, melakukan pembenahan menyeluruh baik dalam managemen SDMnya,melakukan evaluasi, pengawasan dan control yang serius agar tidak merusak reputasi Bank Bukopin .

Atas tulisan saya ini ada respon cepat dan tanggaan dari pihak Bank Bukupin

Share on Twitter

Pengaduan Terkait:

  1. Ketidakjelasan Status Kartu Kredit Bank Bukopin
  2. Pengiriman Kartu Kredit Bank Bukopin Lama
  3. Layanan Pengiriman Kartu Kredit Bukopin Sangat Lambat
  4. Bukopin: Kartu Tambahan yang Annual Fee Dibebankan 2 Kali
  5. Kelalaian Bank Bukopin dalam Mengisi Data
  6. Kecewa Terhadap Pelayanan Bukopin
  7. Sudah Lunas, Bukopin Tidak Beri Surat Keterangan Lunas
  8. Pelayanan Bukopin Mengecewakan
  9. Kecewa Kepada Bank Bukopin
  10. Tagihan Kartu Kredit Dibayar Orang Misterius

Leave a Reply