«

»

Mar
04

Kecewa Pelayanan & Kebijakan Kartu Kredit Bank Mega


  • [ Sudah dilaporkan ke pihak terkait pada 04 Maret 2015 ]
  • [ Sudah ditanggapi oleh pihak terkait pada 10 April 2015 ]
Share on Twitter

bankMegaDengan Hormat,

Saya pemilik Kartu Kredit (KK) Mega Visa Gold dan Mega TSM (kedua-duanya sdh tdk aktif). Pada thn 2011, saat saya dan keluarga sdg berjalan-jalan di Bandung Supermall (skrg TSM), saya dihampiri marketing KK Bank Mega yang sdg berpameran disana. Sy ditawari untuk membuat KK, yang langsung sy tolak krn sdh memiliki kartu kredit dan debit dr bank lain. Akhirnya, karena \\"mulut manis\\" marketing yang menjelaskan benefit dari KK Bank Mega, dan mengatakan sdg ada promo gratis annual fee dan akan mendapat voucher belanja Metro dan HP apabila kartu di acc, saya tertarik dan mengisi form aplikasi (marketing memberikan brosur tipe2 HP yang akan dijadikan hadiah).

Singkat kata, kartu sy di acc sy terima dan kemudian diaktivasi,. Namun alangkah kagetnya saya pada saat menerima billing statement,tertera tagihan annual fee sebesar Rp.300rb. Tak hanya disitu, bonus yg dijanjikan pun tdk pernah muncul. Saya sangat kecewa, dan mengajukan komplain via telp dan memutuskan menutup kartu tersebut meskipun belum pernah dipergunakan. Petugas yang menerima telp menyebutkan bahwa saya dapat menutup dan menggunting kartu di cabang Bank Mega terdekat.

Keesokan harinya, saya mendatangi Bank Mega cab.Cimahi, saat itu sekitar pukul 12.30 dan saya bersedia menunggu petugas yang tidak ditempat karena memang sedang jam istirahat. Akan tetapi, sampaI pukul 13.30 saya menunggu, petugas yg sy tuju belum juga kembali dan berulang kali saya tanyakan pada security, katanya sedang istirahat (sementara petugas2 yang lain sudah kembali dan setahu sy jam istirahat hanya sampai pukul 13.00).
Karena sy memiliki keperluan lain yg tdk bisa ditunda, akhirnya saya pulang dengan tangan hampa dan kecewa atas pelayanan dan kinerja karyawan ybs.

Karena kesibukan saya saat itu, saya lupa untuk kembali memproses penutupan KK. Beberapa kali saya pernah mendapat telp dari collector, tp saya nyatakan tidak mau membayar karena saya merasa ditipu dan saya selalu menceritakan kronologis kejadian yg menimpa saya agar Bank Mega memiliki pertimbangan.

Untuk diketahui, saya juga pemakai Niaga Mastercard (free annual fee seumur hidup), dan Niaga Visa (dikenakan annual fee setiap tahun). Sy selalu full payment, tdk pernah menunggak utk menjaga nama baik.

Bulan lalu, saya mengajukan KPR dan ditolak karena coll.5. Setelah saya cek IDI di BI, ternyata berasal dari Visa Gold Mega sebesar Rp.609 rb yang datanya masuk sejak thn 2012.

Pada tgl 25 Feb 2015, saya mendatangi kantor Bank Mega Jl.Gatot Subroto Bandung dan oleh CS diarahkan ke bag.collection di Lt.5. Disana sy diterima oleh CS dan kemudian ibu F lalu ibu D (Leader ibu F) yang menyatakan sy tetap hrs membayar kl ingin dibersihkan namanya. Atas pernyataan tersebut, sy keberatan karena saya tidak pernah ada pemakaian dan kembali saya ceritakan kejadian yang mengalami saya. Mereka menyatakan bahwa untuk masalah dgn marketing mrk tdk bertanggungjawab, dan berdasarkan sistem, mereka tidak bisa menghapus atau mendiskon tagihan. Saya tetap harus membayar penuh.
Karena tidak juga menemukan kesepakatan, kasus saya katanya akan diteruskan pada atasan mereka di Jakarta untuk mendapat pertimbangan lain.

Saat berada disana, saya mendengar percakapan cust. di sebelah saya (ruangan terbuka, kursi hanya berjarak skitar 1m dan meja hanya diberi sekat pendek, jd obrolan kami bisa didengar satu sama lain). Disitu sy mendengar bahwa cust.tsb memiliki tagihan skitar Rp.15jt, dan apabila dilunasi di bln Feb, cukup membayar pokoknya saja sebesar Rp. 9jt.
Saat itu apa yang saya dengar tidak terlalu saya hiraukan, akan tetapi sesampainya di rumah, sy menjadi berpikir, kenapa mereka mau mendiskon bunga 6jt pada tagihan macet, sementara nilai tagihan saya yang hanya 10% nya saja susahnya minta ampun. Saya berargumen dengan petugas yang berganti-gantian menghandle saya sampai hampir 1 jam, tanpa ada solusi.

Dan juga yang menjadi pertanyaan saya (sayangnya juga saya baru menyadari di rumah), kenapa Kartu Mega TSM saya baik-baik saja, clear data di BI checking, padahal saya juga tidak pernah membayar sepeserpun atas tagihan kartu tsb sejak dikeluarkan thn 2011 (sampai bln Des 2014 msh mendapat billing statement dgn tagihan 853rb meskipun tdk ada pemakaian; dan akhirnya saya tutup tgl 5 Feb 2015 via telp ke 500010).

Saya adalah korban mulut manis marketing dan keambiguan kebijakan Bank Mega. Saya telah dirugikan baik secara moril maupun materil, dan saya menuntut keadilan. Jangan selalu mengatas-namakan sistem lalu nurani Anda tertutup. Bertindak profesional itu keharusan, akan tetapi harus bisa juga menempatkan sesuai proporsinya.
Demikian pengaduan saya, semoga bisa segera ditanggapi oleh Pimpinan Bank Mega yang terkait.

Saya ucapkan banyak terimakasih kepada rumahpengaduan.com yang telah bersedia menerima dan memfasilitasi pengaduan dari masyarakat pencari keadilan.

Hormat Saya,
FIFI

Share on Twitter

Pengaduan Terkait:

  1. Kecewa Pelayanan Pengiriman Kartu Kredit Bank Mega
  2. Kecewa dengan Kartu Kredit Bank Mega
  3. Kecewa Pembokiran Sepihak Kartu Kredit Bank Mega
  4. Kartu Kredit Bank Mega Carrefour tidak Bisa Ditutup
  5. Kecewa dengan Kartu Kredit Bank Mega
  6. System yang Buruk di Kartu Kredit Bank Mega
  7. Bank Mega Menjebak Nasabah Kartu Kredit
  8. Tagihan Kartu Kredit Bank Mega
  9. Non-Aktifkan Kartu Kredit Bank Mega
  10. Tidak Terima Billing Kartu Kredit Bank Mega

1 comment

  1. herusulistiadhi says:

    Perihal : Tanggapan atas pengaduan Ibu Nyayu Riani Safitri

    Redaksi yang terhormat,

    Sehubungan dengan surat Ibu Nyayu Riani Safitri di rumahpengaduan.com (4/3), “Kecewa Pelayanan & Kebijakan Kartu Kredit Bank Mega”, kami telah menghubungi beliau dan permasalahan telah selesai.

    Demikian kami sampaikan, terima kasih atas perhatian dan kerja sama rumahpengaduan.com untuk memuat tanggapan kami.

    PT. Bank Mega, Tbk.
    Kantor Pusat,
    Heru Sulistiadhi
    Corporate Secretary

Leave a Reply