«

»

Mar
05

SID BI Terblaclist atas Kartu Kredit BRI yang tidak Ada


  • [ Sudah dilaporkan ke pihak terkait pada 05 Maret 2015 ]
Share on Twitter

images1Saya dan suami coba mengupdate data SID BI di Jl Pahlawan Surabaya awal Januari 2015, print out kami terima dan kami cek ada data yang sesuai, tapi ada satu data yang aneh di SID saya ada muncul macet pada kartu kredit BRI atas penggunaan kartu kredit di tahun 2008. Saat saya cek ternyata Nama card holder tsb berbeda degan KTP saya yang seharusnya Nur Azizah namun untuk yang di BRI tidak ada huruf akhir h hanya tertulis Nur Aziza. Saya kemudian mengajukan complain terkait tagihan macet tersebut di plaza BRI Tower Surabaya bertemu Bapak Gunadi dengan saya lampirkan semua bukti-bukti pendukung namun toh Saya tetap diminta melunasi.

Saya bersikeras menolak pembayaran kartu kredit tsb dan meminta investigasi lebih dulu atas kelalaian pihak BRI. Nama saya, nama ibu kandung dan jenis usaha berbeda. Saya meminta surat investigasi tapi tidak ada tanggapan. Akhirya saya mencoba menghubungi Pak Gunadi agar dicari win-win solutionya aja. Karena bagaimanapun saya adalah pihak yag paling dirugikan, maju mundur sama sama pilihan susah buat saya. Pak Gunadi berjanji akan meghubungi saya tapi malah tidak pernah meghubungi saya. Saya jadi heran kok saya dicuekin ya sama pihak BRI, disaat saya sudah mau megalah untuk menyelesaikan eh dari pihak BRI hilang kontak.

Hampir 1 bulan saya menunggu telpon dari BRI, tiba-tiba saya mendapat telpon dari Reno kataya dari Collection Jakarta, dan terakhir dengan Lisa. Tapi sayang kesepakatan lunas yag diminta Collection BRI Jakarta terlalu tinggi diluar batas kemapuan keuangan saya, jadi kontak-kontakan dengan Collection Jakarta saya nilai buang waktu saja dan lebih banyak mubajirnya. Saya heran kok bisanya urusan peluasan kartu kredit yang simple begini harus Jakarta kenapa tidak di Surabaya aja? Apa mugkin sdm di BRI Surabaya kurang berbobot jika dibadinng Jakarta? Padahal kalau hitung hematya akan lebih baik di handle colection Surabaya sehingga bisa meghemat pulsa telpon kantor, pemerdayaan maksimal pegawai di kantor bri Surabaya dan yang paling utama face to face BRI Surabaya dengan case di regional lebih optimal,cepat, tepat dan tuntas. Sungguh disayangkan kalau BRI sebagai aset bangsa tidak bisa berhemat disaat pemerintah kita sedang berhemat anggaran.

Mohon tanggapan pihak BRI

Share on Twitter

Pengaduan Terkait:

  1. Kartu Kredit BRI Belum Diterima, Bill Tagihan Sudah Datang
  2. Kartu Kredit Mega Gold Yang Tidak Pernah Sampai
  3. Proses Pengiriman Kartu Kredit Yang Tidak Jelas
  4. Kartu Kredit Carrefour Yang Lama Pengirimannya
  5. Free Annual Fee Kartu Kredit Bank Mega Apakah Jebakan Belaka?
  6. Iuran Tahunan dari Kartu Kredit Bank Mega yang Sudah Ditutup dan SMS Kasar
  7. Surat Pelunasan Kartu Kredit Bank Mega Tidak Diterima
  8. Tidak Diberi Rincian Tagihan Kartu Kredit Mega Carrefour
  9. Lambannya Proses Penggantian Kartu Kredit BNI Yang Telah Kadaluarsa
  10. Bank Mega Menjebak Nasabah Kartu Kredit

Leave a Reply