«

»

May
05

Pegawai Toko Kue Clover Bake Shoppe tidak Sopan


Share on Twitter

Clover Bake ShoppeTanggal 26 april 2015 sekitar pukul 7 malam saya datang ke clover bake shoppe di jalan hayam wuruk no.47. Saya datang bersama suami, 2 anak, nenek dan suster saya. Mobil kami parkir di sebelah kiri toko clover karena kami sudah jalan melewati toko clover. Saya masuk bersama suami dan anak saya yang besar, sementara anak saya yang kecil, nenek dan suster saya tetap di mobil.

Kami kemudian memilih pudding cake dan beberapa roti dibantu oleh seorang pegawai wanita disana. Tak lama kemudian suster dan anak saya yang kecil masuk karena katanya anak saya menangis di mobil. Kemudian karena khawatir nenek saya sendirian di mobil maka suami dan kedua anak saya kembali ke mobil. Ketika sedang membayar di kasir tiba-tiba saya agak kaget karena pegawai wanita yang membantu saya memilih puding cake berteriak-teriak ke arah pintu masuk “jangan dikasi masuk, jangan dikasi masuk, kog dikasi masuk sih, bukannya ga boleh dikasi masuk ya?”

Lalu saya menengok ke arah pintu masuk yang dijaga seorang berpakaian security yang sedang bercanda dengan seorang pegawai pria yang sedang mengelap kaca sambil bernyanyi dengan agak keras sehingga seluruh pegawai wanita di ruangan itu tertawa. Di pintu masuk saya melihat nenek saya, saya pun agak bingung siapa yang dimaksud tidak boleh masuk, tapi karena tidak berfikiran apa-apa ya saya lanjut membayar.

Ketika itu nenek saya menghampiri saya dan bertanya apa ada toilet, lalu pegawai wanita yang berteriak tadi menjawab tidak ada, kemudian security tiba-tiba menghampiri nenek saya sambil memegang pundak kiri nenek saya dan bertanya “ibu cari apa?” Petugas kasir kemudian bertanya pada saya “ini datang sama ibu?”. Lalu saya jawab “iya, kenapa ya?” Lalu dia menjawab “ngga bu, soalnya banyak yang kaya gitu”.

Nenek saya memang berpakaian sederhana cuma kaos dan celana pendek, karena memang sehari-harinya beliau seperti itu. Beliau juga lebih senang membawa uang dengan kantong kresek daripada tas atau dompet karena punya trauma dirampok. Saya hanya bingung, sudah salah sangka tapi tidak ada pegawai yang minta maaf. Apakah di toko clover ini hanya orang-orang yang dinilai berada dan pantas menurut para pegawai disini yang bisa masuk dan membeli? Ini benar-benar sangat menyinggung dan menghina nenek saya, padahal kami datang membeli, bukan mau meminta-minta.

Bahkan gaji mereka pun didapat dari hasil penjualan produk yang dibeli oleh pelanggan termasuk kami. Sangat disayangkan toko srbagus itu dengan produk yang enak tapi pegawainya tidak bertata krama. Seharusnya bertanya saja “malam ibu, ada yang bisa saya bantu?” Jangan langsung memegang pundak begitu seperti nenek saya itu seorang pencuri atau pengemis. Toh tidak ada kejadian yang aneh-aneh karena kehadiran nenek saya.

Beliau hanya bertanya apa ada toilet, maklum orang tua. Apa sebegitu kasarnya memperlakukan seorang nenek tua? Bagaimana bisa pegawai-pegawai tidak bertata krama seperti itu dipekerjakan di toko ini? Ini adalah kunjungan kedua saya kesini karena cake pesanan mama saya. Saya sangat menyesalkan kejadian ini, semoga tidak terjadi kepada pelanggan lainnya. Saya menunggu pertanggungjawaban pihak manajemen clover bake shoppe hayam wuruk atas kejadian penghinaan terhadap nenek saya. Terima kasih.

Share on Twitter

Pengaduan Terkait:

  1. Pengaduan Pegawai BRI yang Tidak Sopan
  2. Pegawai Pom Bensin Shell tidak Sopan
  3. Pegawai JNE Yang Tidak Punya Sopan Santun
  4. Pegawai Indomaret Tidak Sopan
  5. Supir Taksi TAXIKU Tidak Tahu Jalan, Tidak Sopan, dan Memaksa Membayar
  6. Pelayan Pegawai Indomaret Sangat Tidak Profesional
  7. Tindakan Tidak Patut Pegawai Hasjrat Abadi Gorontalo
  8. Tidak Membayarkan Hak Pegawai
  9. Pegawai Indomaret yang Tidak Ramah
  10. Pembawa Acara Iron Chef Kids Indosiar Tidak Sopan

Leave a Reply